Telepon Aqua, Urusan dengan Garuda Tuntas

Yuleng Ben Tallar (paling kanan). Baju putih kiri Dahlan Iskan. Bersama wartawan senior Surabaya diundang Aqua Dwipayana makan malam di Hotel Mercure, Surabaya.(Foto: CoWasJP)

COWASJP.COM – ockquote>

pengantar-yuleng-cowas1aoTJp.jpg

SAYA pagi tadi membaca tulisan di Facebook dari rekan saya, Sutan Kasidhal, SE, yang baru saja terpilih sebagai Ketum GARANSI, di Jakarta. "Alhamdullilah dan syukurillah..., berkat bantuan sochiebku, Aqua Dwipayana, semalam, maka pagi ini bisa berangkat dengan mulus tanpa tambahan biaya..."

Rupanya ia dua hari lalu (Senin, 09/10/2017) ketinggalan pesawat Garuda Indonesia yang akan menerbangkan dari Jakarta ke Surabaya. Walau ia mengaku hanya terlambat 5-10 menit, faktanya ya memang melebihi waktu yang sudah ditentukan oleh pihak maskapai.

Tentu ia tidak mau diam begitu saja, mencoba komplain dan berdebat panjang dengan pihak manajemen Garuda. Ada alasan yang ia kemukakan, antara lain harus berlari ke gate 16 yang jaraknya cukup jauh. Dan keterlambatannya, menurut dia, hanyalah beberapa menit.

Rupanya pihak Garuda bersikeras. Sutan Kasidhal tidak bisa terbang dengan Garuda pada malam itu. Kalau mau terbang, ya esok hari dengan tambahan biaya tentunya. Sutan yang berperawakan besar lemaslah sudah.

Sampai kemudian ia teringat dengan Aqua Dwipayana, yang dikenalnya ketika kami dari Khalifah-10 mengadakan muhibah ke Jogja tempo hari. Oleh Aqua kami dijamu dgn sangat baik sebagai tamunya, tinggal di huniannya di Komplek Perumahan Sawit Sari tak jauh dari kampus UGM. Sutan segera menghubungi Aqua lewat telepon untuk meminta tolong. 

"Barakallah... memang betul, saya sendiri merasakan kepiawaian beliau dalam menyelesaikan permasalahan.  Hanya dalam kurun waktu tujuh menit lewat telepon, masalahnya tuntas dengan happy ending..." ujarnya.

Padahal sebelumnya, ia membutuhkan waktu hampir dua puluh menitan untuk berdebat dengan petugas Garuda, tanpa bisa menyelesaikan persoalan secara win-win solution...

Selama ini Aqua menjalin hubungan sangat baik dengan pihak Garuda. Sejak puluhan tahun lalu setiap bulan Aqua selalu naik Garuda ke berbagai kota di Indonesia dan luar negeri. Hal itu membuat Aqua berteman akrab dengan banyak karyawan Garuda hingga level direksinya.

Motivator Hebat dan Ulung

Di tangan Aqua Dwipayana, Sang Motivator dan Pakar Komunikasi, persoalan beres. Sutan bisa terbang dengan Garuda esok hari tanpa harus mengeluarkan tambahan biaya. Hanya saja, ia harus mencari hotel di dekat bandara kalau tak ingin begadang semalaman di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

"Yang paling berharga buat saya, karena beliau, bertambah lagi sahabat saya, Mas Bondan selaku Duty Manager Garuda Indonesia di bandara Soekarno Hatta," ujar Sutan Kasidhal.

Mengenai Aqua, Sutan dengan tulus mengatakan, memang tepatlah kalau pria itu disebut sebagai Motivator HEBAT dan ULUNG. "Jadi bukan HEBAT saja, tapi juga ULUNG dalam menyelesaikan persoalan," tambahnya.

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan syukron buat saudaraku Aqua Dwipayana yang telah memberi pelajaran kepada saya bahwa bagaimanapun emosi tidak akan menyelesaikan permasalahan yang kita hadapi..." ujar Sutan akhirnya. 

*Penulis adalah wartawan senior di Surabaya.

Pewarta :
Editor :
Sumber :

Komentar Anda