Ayah Ibu Pake Helm, Anak Tidak

Chris sedang kampanye helm untuk anak-anak. (Foto: M. Nasaruddin/CoWasJP.com)

COWASJP.COM – Di tengah-tengah seriusnya penyelenggaraan district conference, Rotary Internasional D 3420 di Hotel JW Merriot, Kamis hingga Sabtu hari ini, kampanye pemakaian helm untuk anak-anak merupakan salah satu topik menarik.

Yang mengkampanyekan adalah Chris Sperduto, warga negara asing yang sudah 16 tahun tingal di Bali. "Orang Indonesia itu gila. Kalau naik sepeda motor ayah dan ibunya mengenakan helm, tapi anaknya yang dibonceng tidak," tutur Chris yang kemarin naik panggung dengan mengenakan helm.

Masalah helm, adalah soal kecil. Tapi sangat membahayakan. Lantas dia menampilkan sejumlah korban kecelakaan yang korbannya tida mengenakan helm. Salah satunya foto seorang pelajar yang tergeletak di tengah jalan akibat kecelakaan.

rotarywjLyg.jpg

Chris sedang kampanye helm untuk anak-anak. (Foto: M. Nasaruddin/CoWasJP.com)

"Foto ini jelek sekali. Tapi saya perlihatkan untuk jadi pelajaran bagi yang lain. Saya kalau melihat foto ini mau menangis," komentarnya dengan bahasa Indonesia yang belum faseh.

Menurut dia, di Indonesia tiap tahunnya 35 ribu orang meninggal akibat kecelakaan sepeda motor. Dan 300 ribu lainnya luka-luka. Ironisnya, yang jadi korban itu, 80 persennya tidak mengenakan helm. "Ini harus kita berantas bersama," tambahnya dengan nada penuh semangat.

Lantas dia nengajak anggota rotariyan untuk melakukan kampanye pemakaian helm bagi anak-anak. Caranya, anggota mengumpulkan uang, lalu belikan helm. Di bagian belakang ditempel lambang rotary. 

Helm tersebut dibagikan secara cuma-cuma untuk anak-anak. "Kita kampanyekan penggunaan helm untuk anak-anak. Caranya, bagi-bagikan helm gratis. Kita edukasi mereka sambil promosikan rotary," tegasnya. *

Pewarta :
Editor :
Sumber :

Komentar Anda