Bakti Sosial RSDK Ciamis

Lagi, 18 Anak Bisa Tersenyum

Kabid Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr Eny Rochaeni (kiri), Direktur RSDK Ciamis dr H Muhamad Ikbal (kedua dari kanan) dan relawan Smile Train Burlian (kanan) ketika menjenguk pasien peserta baksos operasi bibir sumbing di RSDK Ciamis.

COWASJP.COM – Untuk kali kedua, RSU Dadi Keluarga (RSDK) Ciamis menyelenggarakan bakti sosial operasi bibir sumbing dan celah langit-langit secara gratis. Kali ini, bakti sosial ini diikuti oleh 18 pasien anak-anak dari Ciamis, Banjar, Pangandaran, Tasikmalaya, dan Cilacap. 

RSDK Ciamis bekerja sama dengan Smile Train, sebuah yayasan sosial berskala internasional yang mengkhususkan diri pada operasi bibir sumbing dan celah langit-langi di seluruh Indonesia.

RSDK-Ciamis-2.jpg

Bakti sosial kali ini digelar sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun ke-3  RSDK Ciamis, sekaligus Hari Jadi ke-16 Kecamatan Baregbeg, Ciamis. 

Camat Baregbeg Edy Yulianto mengapresiasi bakti sosial ini, apalagi ada juga warga Baregbeg yang mengikuti kegiatan ini. “Kegiatan mulia ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Terima kasih kepada RSDK Ciamis dan Smile Train,” ujar Edy saat melihat langsung pasien dan proses operasi di RSDK Ciamis, Sabtu (17/10/2020).

Sebelum menjalani operasi, pasien terlebih dahulu menjalani pemeriksaan awal dan menginap di RSDK Ciamis. Mereka dipastikan memenuhi kriteria kesiapan operasi. “Dari 22 pendaftar, ada beberapa yang belum bisa menjalani operasi. Ada yang ragu dan kemudian mengundurkan diri. Ada yang secara medis belum siap menjalani operasi,” ujar dr H Muhamad Ikbal, Direktur RSDK Ciamis.

Operasi kali ini dilakukan oleh dr Muhamad Rizqy Setyarto, SpBP-RE, spesialis bedah plastik yang sehari-hari mengabdikan dirinya di RS Aro Pekalongan, serta dr Yantoko, SpBP-RE dari RS Persahabatan, Jakarta. Tim medis Smile Train ini dibantu oleh para perawat Instalasi Bedah Sentral RSDK Ciamis. 

RSDK-Ciamis-3.jpg

Tim medis inilah yang mengembangkan senyum bagi 18 pasien yang baru saja menjalani operasi.

Melihat kondisi pasien, dr Riza –sapaan karib dr Muhamad Rizqy— menilai masih banyak anak penderita bibir sumbing di Ciamis yang belum mendapatkan pertolongan. “Banyak pasien yang sudah berusia di atas tiga bulan. Kemungkinan di Ciamis ini masih banyak penderita bibir sumbing dan celah langit-langit yang memerlukan bantuan medis,” kata Riza.

Baksos kali ini juga didukung oleh Jabar Bergerak, organisasi yang mengurusi bidang keagamaan, pendidikan, sosial, pariwisata kuliner dan budaya, serta kesehatan dan lingkungan. 

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr Eny Rochaeni memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan bakti sosial ini. “Karena masih masa pademi Covid-19, saya berpesan agar kegiatan ini tetap memperhatikan protokol kesehatan. Alhamdulillah, kegiatan sosial ini berjalan dengan baik dan lancar,” aku Eny, yang hadir bersama komunitas Jabar Bergerak.
Sesuai dengan komitmen RSDK Ciamis dan Smile Train, bakti sosial operasi gratis bibir sumbing dan celah langit-langit ini akan dilakukan secara berkala, minimal tiga bulan sekali. 

“Kalau sudah ada 10 pasien atau lebih, kami akan berkoordinasi dengan Smile Train untuk menentukan jadwal operasi. Prinsipnya kami siap kapan saja untuk membantu masyarakat yang membutuhkan operasi bibir sumbing ini secara cuma-cuma,” tandas Ikbal.

Warga masyarakat yang ingin mendapatkan layanan gratis ini dapat menghubungi Fitri Merdiani (RSDK Ciamis) 0823-1988-3181, Burlian (relawan Smile Train Priangan Timur) 0813-2129-1384 atau Yayasan Smile Train Indonesia 021-75-999-808. Operasi akan dijadwalkan apabila sudah terdaftar minimal 10 peserta. Operasi gratis ini terbuka bagi warga Ciamis, Tasikmalaya, Banjar, Pangandaran, Cilacap, Majalengka, Kuningan, dan sekitarnya. (*)

Pewarta : Hartono Sanjoto.
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda