Ikut Semut

Ikut berjejal dari Jalan Nanjing Timur menuju pinggir sungai. (FOTO: DISWAY)

COWASJP.COMKE TIONGKOK kali ini saya bikin percobaan kecil-kecilan: menyelamatkan bibir dengan cara baru.

Pakai virgin coconut oil. Biarlah dibilang tidak modern. Atau bau jelantah. Yang penting berusaha.

Anda pun sudah pernah mengalami. Di puncak musim dingin seperti ini bibir kering. Lalu terasa tebal. Bersisik.

Hari ketiga, mulai seperti ada kulit bibir yang harus dikelupas. Tangan suka usil: ingin mengupas kulit kering yang mengganggu itu. Padahal akibatnya sudah tahu: akan ada luka tipis. Sedikit berdarah. Pedih.

Wanita tidak mengalami itu: pakai lipstik. 

Laki-laki pakai lipstik?

Robert Lai-lah orang pertama yang mengajari saya pakai lipstik. Lebih 25 tahun lalu. Lip balm. Balsem bibir. Harus selalu ada lipstick di kantong baju tebal. Sebentar-sebentar lipstikan.

Problem tidak hanya di bibir. Juga di kulit tangan. Kulit kaki. Kulit tumit. 

Kulit tangan seperti bersisik. Pun kulit kaki. Tumit pecah-pecah. Kadang seperti jijik.

Teman Singapura kelahiran Hong Kong itu pula yang mengajari saya pakai lotion. Dibelikan merek tertentu.

Setiap habis mandi harus mandi lotion. Wajah, tangan, kaki, tumit, dan seluruh telapak kaki.

Kalau ia melihat kulit saya mulai bersisik, ia paksa saya: ia oleskan lotion ke seluruh tangan saya. Lalu minta saya lepas kaus kaki. Dilihat tumit saya. Kasar. Pecah-pecah. Ia gosok dengan lotion.

Saya ikut jadi konsumen merek lotion kesukaan Robert.

Kali ini saya berangkat membawa VCO. Asli Indonesia. Bikinan Ricky Elson.

Saya bawa yang botol kecil. Takut tidak lolos di bandara. Dan lagi ini pergi yang tidak lama. Sebotol isi 90 cc pun mestinya cukup.

Sudah lama Ricky memproduksi VCO. Untuk membantu petani kelapa di Ciheras –tempatnya mendirikan padepokan teknologi motor.

Saya pilih yang bikinan Ricky karena tahu proses pembuatannya. Pernah melihatnya dengan mata kepala sendiri. Juga tahu keasliannya.

Tentu banyak supermarket menjual VCO. Pun di Hong Kong. Di mana saja. Selama di luar negeri saya belum pernah melihat ada VCO made-in Indonesia. Di jejeran VCO yang dipajang selalu saja didominasi buatan Filipina.

Maka selama di Beijing saya mengantongi VCO dari Ciheras. Sebelum mendarat di bandara Beijing saya olesi bibir dengan VCO.

Saya usap juga punggung tangan dengan VCO. Pun wajah saya. Semua bau minyak kelapa. Sebentar. Lalu menghilang. Atau hidung saya yang menjadi kebal. Nggak masalah.  Toh tidak akan ada yang mencium orang tua seperti saya.

Yang penting bibir aman. Kulit tangan tetap lembut. Tumit mulus. Halus. Kulit tidak terpapar bahan kimia. VCO adalah nabati. Alami. Back to nature.

Pun selama di Shanghai. Meski tidak sekering di Beijing udara Shanghai tetap kering –di musim dingin. Buktinya: cucian saya sudah kering dalam semalam. Hanya sedikit lebih lambat dari di Beijing: kering dalam waktu setengah malam.

Itu kebiasaan lama saya. Hanya membawa sedikit baju di musim dingin. Lihatlah foto-foto saya: bajunya seperti tidak pernah ganti.

Setiap mandi malam, saya sekalian cuci celana dalam, kaus terdalam, dan kaus kaki. Lalu diperas. Digantung di gantungan baju. Bangun tidur, pakaian sudah kering. Siap dipakai kembali.

Pun celana. Hanya membawa satu jeans tebal. Itu pun belum pernah saya pakai. Jeans yang warna hitam ini enak sekali di badan. Hangat.

Setelah saya pakai tiga hari, saya cuci di kamar mandi. Tidur pakai celana tidur. Pagi hari jeans itu sudah kering. Kasihan jeans warna biru muda. Tetap di bangku cadangan.

Istri saya sudah saya sarankan ikut gaya saya: jangan bawa baju banyak-banyak. Ini musim dingin. Musim kering. Tapi dia punya agama sendiri: ''saya ini wanita''.

Ya sudah.

Saya bukan seperti yang Anda tuduh: takut istri. Tapi saya memang tidak pernah berbantah.

Di malam tahun baru kemarin pun saya bawa VCO itu menyusuri Jalan Nanjing Timur, Shanghai. Menuju Old Jazz. Di Peace Hotel. Bersama menantu, Mas Tatang. Yang lain seperti rencana awal: tidak keluar kamar hotel.

南京东路 padat. Kami pilih lewat jalan satunya yang sejajar.

Setelah agak dekat ke sungai, menurut rencana, baru belok kiri. Ternyata semua jalan belok kiri dijaga. Tidak boleh dimasuki.

Kami diarahkan terus ke utara, ke pinggir sungai. Itulah tujuan utama malam tahun baru: pinggir sungai.

Saya sudah mencoba menjelaskan: tujuan saya ke hotel ''itu'', bukan ke pinggir sungai. Tetap saja tidak bisa.

Maka jadilah saya turis pada umumnya. Berjejal menuju pinggir sungai. Lalu belok kiri di situ. Bertabrakan dengan arus manusia yang dari jalan Nanjing Timur yang seperti air bah.

Ternyata saya bisa belok ke arah Peace Hotel. Hanya harus memutar. Mengikuti arus yang sudah diatur untuk kelancaran malam tahun baru. 

Malam kemarin jalan Nanjing Timur dibelah dua: sisi selatan untuk pejalan kaki menuju sungai. Sisi utara untuk yang kembali dari sungai. 

Yang membelah jalan itu barisan tentara. Bukan pagar. Barisan tentaranya bukan satu baris, tapi dua baris. Saling membelakangi. Antara barisan tentara yang menghadap utara dan yang  menghadap selatan ada zona kosong 1,5 meter. Rapi sekali.

Yang selatan penuh manusia menuju sungai.

Yang utara penuh manusia yang meninggalkan sungai.

Di tengah-tengahnya ruang kosong yang dipagari tentara.

Di tiap simpang empatnya ada pengaturan yang lebih rapi. Jalan yang memotong Nanjing Timur tidak ditutup. Kendaraan tetap bisa memotong jalan Nanjing Timur. Ikut lampu bangjo.

Menjelang lampu merah, 16 tentara membentuk gerakan rapi menutup jalan. Semua pejalan kaki harus berhenti di depan tentara itu. Suasananya menjadi padat. Seperti air deras yang dibendung. Tidak ada yang mencoba menerobos tentara.

Begitu lampu menjelang hijau, 16 tentara itu membuat gerakan seperti pintu membuka. Gerakan yang rapi khas tentara. Barisan 16 tentara itu tetap lurus. Disiplin. Seperti benar-benar pintu yang membuka. Pejalan kaki pun melintas.

Ratusan ribu manusia diatur seperti itu. Bukan tutup jalan secara permanen. 

Pergerakan tentara itu sendiri menjadi bagian pertunjukan yang menarik di malam tahun baru. Saya pun menontonnya agak lama. Mas Tatang membuat videonya. 

Seorang tentara minta saya tidak berhenti di situ. Saya bilang: saya hanya ingin lihat Anda mengatur orang, bagus sekali. Ia pun sedikit tersenyum. Senyum tegas. Membiarkan saya dan mas Tatang di situ.

Lalu masuk Peace Hotel. Saya hafal lewat mana. Pernah bermalam di situ. Sering nonton Old Jazz-nya.

Kali ini saya tidak bisa masuk.

"Sudah penuh," kata petugas. "Tidak ada peluang sama sekali," tambahnya.

Ups. Ya sudah. Nonton pengaturan manusia saja. Di sepanjang jalan Nanjing Timur. Yang sudah seperti sungai besar dengan manusia sebagai air bahnya. Hanya bedanya, airnya mengalir dua arah.

Sesekali saya merogoh saku baju tebal. Mencari VCO. Sudah seperti pakai lipstik: minyak di dalamnya sudah membeku. Sejak di Beijing. Tidak pernah mencair lagi. Tinggal buka tutupnya, oleskan ujungnya ke bibir, ke pipi, ke punggung tangan. Lalu diusap-usap.

Bangun tidur, saya merasa tetap aman. Muka saya tidak dipenuhi semut.(*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan di Tulisan Edisi 1 Januari 2024: Ikut Tidur

Lagarenze 1301

Terima kasih tak terhingga, Pak Dis memilih komentar saya di Hari Ibu sebagai "Komentar Tahun Ini". Saya memaknainya sebagai penghargaan. Bukan untuk saya, tetapi untuk ibu saya, dan untuk ibu-ibu lainnya. Sejujurnya, ketika menulis komen itu, saya mbrebes mili. Setetes bahkan jatuh ke layar HP. Saya menghapus air mata itu dengan ibu jari, serasa membelai wajah ibu, lalu mengingat lagi betapa besar pengabdian dan pengorbanannya, membesarkan kami, anak-anaknya. Tak tergantikan, tak terbayarkan, dengan apapun. Kami sekarang hanya bisa mendoakannya.... Sungguh beruntung dulur yang ibunya masih hidup. Masih ada waktu untuk membahagiakannya.

Mbah Mars

Banyak sekali pelajaran yg didapat anggota rombongan anak dan cucu Abah DI. Yang terlewatkan atau memang tidak ditulis adalah: apakah rombongan 12 orang itu memperhatikan dan mempraktekkan adab safar. Sebagai keluarga muslim, apalagi punya gen pesantren mustinya iya. Apakah rombongan memperbanyak dzikir ? Apakah rombongan sering berdoa, karena musafir itu mustajab doanya ? Bagaimana sholatnya saat safar, apakah dijamak qashar?. Apakah dalam safar dipraktekkan akhlak mengutamakan orang lain, misalnya yg lebih tua ? Apakah saat berangkat melakukan shalat safar ? Sungguh sayang kalau momentum safar tidak dimanfaatkan untuk mendidik anggota safar agar memiliki adab-adab mulia sesuai tuntunan agama.

doni wj

Mosok tho, Bah, hotel tidak punya space utk sekedar senam? Apa nggak bisa senam di lorong kamar? Ataukah lorong termasuk public space yg jadi area larangan menggelar acara pribadi? Jangan2 Abah yg malu utk bertanya ke staff hotel? Pun, mas ketua rombongan, jangan diambil hati. Peserta memang cenderung sekate-kate kalo sudah menyangkut kebiasaannya yg tidak terakomodasi. Itulah budaya rombongan, harus ada yg mengalah. Tapi pengalaman mengikuti senam Disway.di Prambanan membuat saya mengangkat topi. Sudah sangat lama saya tidak berolahraga. Kalaupun termasuk mendekati gerak badan, itu jalan karena aktivitas sehari2. Tidak lebih dari 5-10 menit. Atau renang total 50-100m saja, ketika menemani anak main di waterboom. Biasanya, dalam kondisi demikian, badan akan pegal-linu luar biasa kalo dibawa olahraga nonstop 30-40 menit saja. Istilahnya njarem, ngethok2. Terlebih di bagian kaki. Luar biasanya, saya tidak merasakan itu setelah mengikuti senam Disway kemaren. Capek iya. Lemes juga. 3 lagu terakhir bahkan konsentrasi sudah menurun dalam mengikuti gerakan. Tanda kurang cairan dan oksigen. VO2 max rendah. Tapi njarem dan ngethok2 itu tidak ada sama sekali. Dan itu hanya bisa terjadi karena pemanasan yg cukup. Juga pendinginan di akhir sesi. Oleh karenanya, saya angkat empat jempol untuk rangkaian senam Disway. 2 jempol tangan dan 2 jempol kaki. Jempol kelimanya tidak terangkat. Sedang latihan beban terapinya Pak Agus Suryono.. wkwkwkwk

Mbah Mars

Bolkin:"Sayang ntar malam kita ke Malioboro ya" Maemunah:"Aseeeekkk. Nonton kembang api ya Mas ? Menikmati pergantian tahun" Bolkin:"Enak aja. Kita jualan terompet" Maemunah:"Nih pisau. Bunuh saja aku"

Juve Zhang

Photo pak Bos seperti nya depan kantor Om Jin Ping di Tian An Men walau ceritanya Shanghai. Wkwkwkk . Xin Tian Di itu melestarikan rumah peninggalan dinasti Manchu. Itu lah Shanghai zaman purbakala. Kalau musim dingin begini tidak rekomendasi berenang di kolam Hotel.... hanya kelas Suhu Shao Lim temple yg bisa berenang di Musim Dingin..... itu konon yg buat PM Li Ke Qiang meninggal waktu pulang ke Hotel di Shanghai dan berenang di kolam dingin. Entah nama hotel nya apa. ..

Xiaomi A1

Arti CHD.. Sejak awal pandemi, ada 2 hal yg menjadi rutinitas wajib buat saya pribadi. Hal pertama yaitu olahraga 30-60 menit per hari (ini wajib bgt). Lalu yg kedua adalah membaca/nulis komen CHD. Sudah saya "titeni" jika saya sangat sibuk maka saya tidak komen CHD. Boleh dikata olahraga dan CHD sudah menjadi piranti manajemen rutinitas dan pressure. Terimakasih CHD..Selamat Tahun Baru 2024..

Liáng - βιολί ζήτα

iseng-iseng saja CHDI : "Kalau dibuat rata-rata umur mereka 82 tahun –karena salah satu dari enam pemainnya berumur 97 tahun." Saya tidak begitu mengetahui secara mendalam mengenai Old Jazz Band di Fairmont Peace Hotel - Shanghai. T e t a p i . . . . . ha ha ha ha ha . . . . . saya tahu koq Abah   b o ' o n g . . . . . Lha wong 5 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 1 February 2018, NIKKEI ASIA sudah memuat berita mengenai Old Jazz Band di Fairmont Peace Hotel - Shanghai tersebut..... : * ..... Zhou Wanrong, 97 tahun, .....  Anggota tertua dari band Peace Hotel ..... * * ..... Di sebuah bar yang remang-remang, enam anggota band jazz tertua di dunia -- rata-rata berusia 82 tahun ..... * Selengkapnya : https://asia.nikkei.com What-the-Old-Jazz-Band-says-about-Shanghai Usia mereka dalam artikelnya NIKKEI ASIA - 1 February 2018 ternyata SAMA PERSIS ya dengan CHDI - 1 January 2024..... ?? Lha koq usia mereka bisa TETAP sih..... ?? Ngomong-ngomong ..... Abah dapet nyontek dari mana ayo ..... wkwkwkwkwk ..... Maaf ya ..... Abah ..... Hari pertama tahun 2024, saya sudah isengin Abah..... akun saya jangan di-banned ya..... Abah.

Jimmy Marta

Nambah lagi kosakata kaum akar rumput. Rakyat jelantah. Kaum kusam. Benar bung Ulik. Mungkin dibanding abah, kaum kusam itu adalah saya juga...haha..

Handoko Luwanto

Selamat tahun baru 2024 buat para sobat Perusuh Disway dan Abah sekeluarga beserta seluruh timnya di Disway. Memasuki awal tahun baru ini semoga kita semua makin beroleh kekuatan hasil dari tempaan berbagai kesulitan selama tahun 2023. Terima kasih buat reply kak Jimmy Marta kemarin, juga kepada Abah yg memilih Komentar of the Year hari ini. Itu memotivasi untuk bikin fitur "Singgasana Perusuh Disway of the Year" karna awalnya fitur ini belum siap :-).

Ulik Kopi

Tak kalah dengan orang gedean Dalam rasakan senang Walau lembaran gaji sebulan Hanya cukup untuk kakus Soal rekreasi sih harus Setianya anak istri Menantikan bahagia Sehari bagaikan sang raja Selesai anak istri berdandan Tembakau kau matikan Jendela pintu lalu kau kunci Tentu tak sabar mereka pergi Stop bis kota dengan pasti Libur kecil kaum kusam Yang teramat manis begitu romantis Walau sekali setahun Itu penggalan lirik lagu Liburan Kecil Kaum Kusam, oleh Iwan Fals. Gambaran yang substil dari Iwan Fals. Bagi mereka kaum Kusam, liburan adalah kesempatan bagi sang bapak. Untuk sedikit eksis, membawa keluarga buah hatinya bergembira. Teringat dulu, ketika mobil saya mogok di Ancol. Padahal belum juga sempat keliling. Saya dengan istri dan anak pertama yang masih kecil. Bingung tidak tahu mau bagaimana. Pada saat itu ada seorang yang masih muda, tampak bersama anak perempuannya kecil. Ia menanyakan masalah mobil saya. Lalu bilang bahwa dia adalah mekanik mobil. Dan menawarkan bantuan. Tentu saja saya sambut dengan gembira pertolongan itu. Singkatnya, mobil sayakbisa jalan lagi tapi tetap nantinya harus ke bengkel. Saya memberinya sejumlah uang sebagai upah dan lebih lagi sebagai terima kasih. Entah mengapa lagu Iwan Fals di atas jadi terngiang-ngiang. Saya merasa dibantu oleh 'kaum kusam' yang sedang liburan. Tapi sekarang ini saya jadi berpikir, sayalah kaum kusam itu.

Juve Zhang

Kesenangan tertinggi dari gacoran di disway cuma satu jika Rupiah Kita tak jatuh bebas seprti 1997 atau lebih buruk lagi seperti Argentina.. itu Saja Goal Utama 2024 ini.. ... kalau lah perusuh 70.% s.d. 90 ^% mau ikut sama sama memikirkan bahaya nya kita sekarang di bombardir program gratisan Argentina dan mau ikut serta dalam menahan bahaya nya program 002. Maka saya merasa senang sekali.... minimal ilmu Ekonomi yg pernah di dapat di bangku kuliah ada manfaatnya..... dan sangat membahagiakan kalay ilmu ekonomi yg pernah di dapat di kuliah bisa di terapkan secara nyata bagi Indonesia. Kita akan selamat dari bencana Rupiah jika kita sendiri yg mau menjaganya...anda paham kemana paku anda harus ditusuk pada 14 februari 2024.... tahap satu cukup singkirkan yg Pilot Mau ke Argentina..... tahap Dua saya tak akan kampanye lagi ...dua dua nya waras programnya... bukan program Argentina. Saya tak perlu kampanye lagi kalau Pilot Argentina sudah jatuh ke laut di Tahap satu.... itulah Goal 2024...semoga Rupiah Selalu Jaya.....

Handoko Luwanto

Sambil menunggu tim Disway mengubah info "detik/menit/jam" menjadi info "yy:mm:dd, hh:mm:ss" pada tiap komentar, mohon boleh usul ada fitur dari web Disway yang bisa "mencolek" setiap Perusuh lewat email masing-2. Jadi setiap postingan komentar di-Send, ada fitur pendeteksi nama Perusuh yg di-mention. Yang bisa diawali dengan karakter @, sperti pada chat WA. Misalnya, ada komentar "...menjawab komentar @Lagarenze 1301 di bawah ini...", yg begitu ter-Send, fitur akan segera mengirim email ke Lagarenze 1301. Berakibat muncul notif ada email masuk di Hp Lagarenze 1301. Demikian juga saat suatu komentar masuk di Komentar Pilihan Disway. Kembali ke usul sebelumnya, yaitu soal info "yy:mm:dd, hh:mm:ss". Tujuannya adalah menambah kategori untuk jurnal dengan tahta 123, 212, 369 dst. Kategori baru yg diyakini akan membuat sobat Lagarenze 1301 kesulitan merebut tahtanya wkwkwkwk....

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

PERCAKAPAN AWAL TAHUN 2024.. "Ingatkah, apa yang terakhir kau makan di akhir 2023..". "Ya ingatlah. Bukan sate Xinjiang atau sate kambing muda. Tetapi nasi, lodeh tempe dan telur mata sapi..". "Kalau makanan yang pertama masuk perut di tahun 2024..?". "Buah apokat potong..". "Di jus..". "Tidak. Hanya dipotong..?". "Mengapa tidaj di jus, dan dikasih susu n coklat..?". "Kan untuk sarapan yang sehat. Cukup dipotong. Memanfaatkan 'the power mengunyah'. Makin dikunyah, banyak enzym yang menyehatkan membuat kita makin sehat..".. ### Alhamdulillah.. (Sehat. Nikmat. Ra macem-macem. He he..)

Udin Salemo

Dulu saya pengen malam tahun baru ke Kuala Way Seputih dekat tambak udang Bratasena. Mancing malam sampai pagi. Ada teman yang ngajak. Kebetulan ada adik saya tinggal di Sekampung, Metro. Keinginan yang belum kesampaian.

Lagarenze 1301

Malam tahun baru ini saya di Lampung saja. Gara-gara jadwal tugas ke Papua tertunda. Sedangkan anak-anak dan ibunya memilih ngumpul di Malang. Anak kedua saya, perempuan, SMA di Malang. Jadi malas keluar rumah. Apalagi, hujan deras mengguyur di awal malam. Mau menikmari Old Jazz nggak ada. Lebih asyik nonton Netflix. Atau Prime Video. Padahal, di Lampung banyak tempat wisata yang asyik untuk bermalam tahun baru. Pulau Tegal Mas, Pulau Pahawang, hingga jejeran bukit, gunung, dan pantai. Semua surga. Tempat wisata baru pun terus bermunculan. Di Pelabuhan Bakauheni sudah ada Bakauheni Park, tempat wisata terpadu yang dikelola oleh Jatim Park. Untuk wisatawan yang horang kaya, hotel bintang lima pun tak ketinggalan. Yang baru diresmikan, Hotel Grand Mercure dengan gedung 36 lantai, tertinggi di Sumatra. Di kawasan Pantai Mutun sudah hadir Hurun Beach Resort yang dikelola JW Marriot, hotel bintang lima tepat di pinggir pantai Teluk Lampung. Ada Novotel. Santika. Aston. Dan ratusan hotel bintang tiga ke bawah. Saat weekend atau libur panjang, semua sesak, antara lain oleh pengunjung berpelat mobil B dan BG. Mau ke Grand Elty Krakatoa yang dikelola Grup Bakrie? Sudah jauh-jauh hari fully booked. Ke Pantai Arang? Jumlah pengunjung dibatasi dan sudah penuh dipesan sejak sebulan lalu. Lampung sesungguhnya surga wisata. Gathering Perusuh III, ehm, bisa di Lampung, sekalian untuk tahun baruan Ayrton dan Aqila bersama kakek-neneknya. Tahun baruan di dalam negeri 'napa.:)

Rizal Falih

Malam tahun baru. Saya pilih tidur lebih awal. Mengikuti saran dokter, untuk istirahat yang cukup. Jam 9 sudah terbang ke alam mimpi. Meskipun tidak nyenyak benar, karena di ruang tengah, istri, anak-anak dan kponakan yang datang kerumah, buat acara masak-masak ala restoran all you can eat. Self-service. Menunya tidak sebanyak dan selengkap di resto. Alat-alat memasaknya juga simpel. Hanya perlu kompor gas portabel dilengkapi dengan gas kaleng kecil. Idenya dari anak-anak muda. Semua serba praktis, bahan-bahan yang diperlukan untuk dimasak juga bisa dibeli di supermarket. Beli secukupnya, jika tidak habis bisa dimasukan ke kulkas. Tidak mubazir. Jam 24 kurang terbangun, di luar rumah, suara petasan dan kembang api sudah mulai ramai terdengar. Ruang tengah terlihat sepi. Ada jus jeruk di meja. Saya tuang dalam gelas dan diminum sebagian. Rupanya semua sudah berkumpul di balkon. Melihat pesta kembang api. Salah seorang keponakan sudah siap menyalakan juga. Setelah sumbu disulut api, stik diarahkan ke udara, lalu terlihat asap melesat keatas. Meledak. Efeknya memunculkan gugusan warna warni di udara. Cantik sekali. 1 stik kembang api kecil menghasilkan 8 kali ledakan di udara, dan 10 ledakan, stik yang besar. Usai pesta kembang api, malam kembali sepi. Masih terdengar suara ledakan. Tidak sesering tadi. Pun suaranya semakin jauh. Saya masuk ke rumah dan melanjutkan mimpi. Selamat tahun baru sahabat dan perusuh Disway, sehat & sukses selalu di tahun ini.

Leong Putu

Wkwkwk..... Barang kalau lama ndak laku, biasanya disale 50%+25% cepat lakunya. Kalau jomblo?

Afa

Haha sempat kepikiran juga. Bebas. Me time. Tidak seperti pakbos yg digiring kesana kemari. Oleh anak SMA kelas 1. Pasrah. Harus nurut perintah xaxaxa

Amat K.

Udah diskon habis-habisan masih gak laku, kita keep aja sekian tahun. Barang langka biasanya punya harga jual tinggi.

Ulik Kopi

Keluarga, adalah titik awal kehidupan. Juga tempat kembali dan bernaung bersama. Sayang modernisme liberalisme mengubah banyak hal. Di Barat muncul budaya yang memajukan erotisme dan pornografi. Hubungan di luar nikah jadi manifestasi kebebasan. Setelah revolusi Prancis hukuman mati atas perzinahan dihapus. Bahkan kebebasan ini jadi tanpa batasan, hingga ke praktek abnormal pun. Awal revolusi seksual bermula pada tahun enam puluhan. Sekarang ini semua penyimpangan dan anomali mulai mendapat tempat. Kerusakannya terasa pada konsep keluarga dan pentingnya bagi masyarakat. Kegagalan pernikahan dan perceraian banyak padahal pernikahan menurun. Zina dan pelacuran mewabah dan biasa. Aborsi dan anak hasil zina jadi umum. Seperti gambaran dari Abah tempo hari. Juga sudah dikeluhkan, penurunan demografi dan penuaan masyarakat. Lha kalau lesbi dan hombreng makin banyak ya makin sedikit kelahiran. Mereka maunya mengadopsi anak, terus nanti jadi seperti mereka. Ya bisa habis lama2. Agama menekankan pentingnya keluarga, yang bisa menjadi benteng. Untuk menjaga kesehatan jiwa, akal, keturunan dan alasan kita menyimpan harta. Maka laku kita dalam berkeluarga adalah amanah menjaga spesies. Bagaimana manusia maju dan modern tapi tetap selamat dan waras? Berpegang pada addin atau agama. Karena kita selain ingin selamat di dunia juga di akhirat. Mari liburan..

Jimmy Marta

Selamat untuk bg L1301. Anda memang layak dp bintang. Puisi untuk ibu memang sangat mbrebes mili. Pantas sangat jd komentar of the year 2023. Jk ditambah fakta data bg HL. Pemegang rekor pertamax dan direplay terbanyak. Desember keknya bulan keberuntungan anda (mungkin hut nya...wkwk) Selamat juga untuk sang ketua bg LP. Pemegang rekor tergacor. Perusuh of the year 2023. 1093 rusuhan setahun itu pasti bukan kaleng2.. hehe.

Gregorius Indiarto

Menjelang Tahun Baru. "Tutup tahun, tahun lalu di rumahmu, tahun ini di rumahku" kata seorang kawan. Kumpul dirumahnya, hanya 5 KK. Para anak bermain di luar, di tempat yang lapang, yang bebas bergerak, sambil bermain kembang api. Sesekali masuk rumah untuk mengambil cemilan dan minuman yang disediakan tuan rumah dan keluar lagi. "Malam ini tidak ada bakar bakar, semua direbus, lebih sehat" kata tuan rumah. Semua setuju, "Gari ngemplok, 'gak usah protes" ucap hati kami atau hati saya. Menunggu pk 00.00, dengan ditemani banyak jenis makanan, kopi hitam dan minuman lainnya, kami para orang tua ngobrol, panjang x lebar, tidak hanya dua arah mata angin (Ngalor Ngidul) saja, tapi Barat dan Timur, serta 4 arah mata angin lainnya, dari ngobrol ekonomi sampai politik. Tapi itu hanya "ngobrol kosong". Karena kami bukan ekonom pun politikus. Dan akhirnya, pk 00.00. "Met Tahun Baru" Semoga sukses menyertai kita di tahun 2024. Salam sehat dan bahagia.

Lagarenze 1301

Tempat terbaik menikmati pergantian tahun di Shanghai, menurut saya, di atas Sungai Huangpu, dengan berdiri di atas cruise yang melaju pelan, bersama kerlap-kerlip lampu dari gedung pencakar langit di kiri kanannya. Saya hanya bisa membayangkan suasana pergantian tahun di atas Sungai Huangpu yang membelah kota, dengan luncuran roket kembang api yang meledak di langit Shanghai, dengan latar belakang Shanghai Tower yang setinggi 632 meter itu. Hanya bisa membayangkan saja, karena ketika ke sana bukan di penghujung Desember. Pun kalau waktunya tepat, belum tentu bisa menembus kepadatan manusia di tempat itu. Apa mau di kata, saya hanya sempat menikmati keindahan Sungai Huangpu dari atas Huangpu Cruise River saat pergantian hari, suatu tahun di bulan Juli. Begitu eksotiknya pemandangan senja yang terbenam, ketika naga hitam menyergap matahari yang segera tergelincir, berganti cahaya lampu dari gedung yang menyala satu per satu.

Everyday Mandarin

Tempat tujuan wisata Zhang Yuan (张园) awalnya taman keluarga Zhang Honglu, seorang saudagar di masa senja Dinasti Qing. Disebut Zhangjia Huayuan (dulu ditulis 張家花園), disingkat Zhang Yuan, Taman Bunga Keluarga Zhang. Dikenal sebagai taman nomor 1 di Shanghai. Hingga kini, di seantero lokasi Zhang Yuan tetap dipertahankan tulisan Traditional Chinese sebagai tempat cagar budaya yang penuh sejarah, 張園. Mumpung hari terakhir liburan, di YT film Stephen Chow: God of Gamblers III back to Shanghai 赌侠 bisa membawa Anda kembali ke Shanghai era 1930-an. Sekejap saya teringat permainan kata ini: 上海自来水来自海上. Baca dari kiri maupun kanan akan sama hasilnya. Arti: Air ledeng Shanghai asalnya dari laut.

Rizal Falih

Membayangkan Ibu Dahlan sampai rela berdesakan dalam antrian, demi sate kambing muda Xinjiang. Saya jadi penasaran, seperti apa rasanya. Sepertinya sudah dipastikan maknyus. Lidah seorang Ibu, pasti tidak meleset. Meskipun rasanya pasti tidak otentik lagi. Saya coba cari di aplikasi, untuk pesan secara online. Nihil. Ups ada, Xinjiang Halal Restoran, tapi sudah tutup permanen. Saya cuma ingin menycoba aja, apakah rasanya seenak sate kawat, sate solo, sate cirebon, atau sate padang ditempat biasa saya makan. Dulu, karena sekarang sudah tidak berani lagi. Makan sate 10 tusuk. Plus sop nya. Sekarang paling cuma berani makan 1 tusuk. Takut kolesterol naik. Soal makanan, rasanya negeri ini adalah surganya. Sate saja ada bermacam jenis. Selain yang sebut diatas. Masih ada sate maranggi, sate buntel, sate klatak, sate lilit dan masih banyak yang lain. Semua itu rasanya enak. Kaya akan rempah khas negari kita. Sungguh saya masih penasaran. Tapi biarlah, rasa penasaran ini saya simpan di dalam dada.

Fa Za

Kapan tahun baru yg sebenarnya? Jika dihitung dari 1 januari ke 1 januari berikutnya, menurut perhitungan astronomis belum genap 1 tahun. Masih kurang kira² 6 jam lagi. Karena itu, yg 6 dikumpulkan dlm waktu 4 tahun jadinya 24 jam (atau 1 hari). Yang 1 hari itu dijadikan tgl 29 februari setiap 4 tahun sekali.

Udin Salemo

#everyday_berpantun Amak mengajarkan jangan takabur/ Nasehat beliau waktu jualan beras/ Melihat orang kaya pergi berlibur/ Aku bersemangat kerja lebih keras/ Beli pulsa di Toko Daeng Lina/ Tokonya tak jual minuman keras/ Pergi jauh jalan-jalan ke China/ Itulah hasil nyata dari kerja keras/ Harun mau pergi ke Pulau Buru/ Bantu juragan emas dan jadi buruh/ Tahun baru dan semangat baru/ Sehat dan sukses buat perusuh/ ---------------------------------------------------------- bialah bakandang lapang/ asa takabek itiak sarati/ bialah batarompa japang/ asa lai dapek nan di hati/ sanak pai ka pasa mambali kuini/ nan disinan tampek ajo manggaleh/ banyak urang nan tempang jalan kini/ dek banyak menghayal karajo maleh/

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

USIA DAN TAHUN HANYALAH SEDERETAN ANGKA.. "Pak. Menurut bapak, bagaimana rasanya saat usia melewati 70 tahun..?". "Tidak ada rasa khusus, kecuali rasa syukur. Sebenarnya sih rasanya masih 50 plus plus.. He he..". "Kok bisa..?". "Lha saat usia 35 tahun, saya dapat tugas belajar di UGM. Saat itu, teman sekolahnya kan seusia 25an. Jadi seakan, dari sisi 'rasa' saya dapat bonus 'rasa lebih muda' 10 tahun..". "Bonus rasa lebih muda ya..?". "Iya. Hanya rasa lebih muda. Fisik sih tetap. Paling hanya terpengaruh dikit-dikit..". "Yang lain..?". "Yang lain ada sih. Tapi rahasia. He he.. Oh, tambah ini ding.., waktu dapat tugas belajar S2, saya udah usia 45, sedangkan teman seangkatannya 30an. Jadi bonusnya nambah, jadi 15 tahun.. Dan di kantor, sekarang teman-temannya rata-rata 40an. Yang paling tua 56 tahun. Jadi saya juga ikutan merasa 56 tahun. Lebih dikit..". "Jadi usia dan tahun tidak membebani ya pak..?". ### Usia dan Tahun. Sesungguhnya adalah hanya 'sederetan angka'. Yang menentukan adalah 'pikiran kita'. Rasa tua. Rasa muda. 'Rasah mbayar'..!!

Jimmy Marta

Pernah ingin istiqomah spt pak bos, tp tak kesampaian. Niat terhalang takdir. Ada saatnya gk bisa, ada kalanya tak boleh. Ya sudah. Manusia hanya pemilik rencana. Keputusan itu milikNYA. Setahun 432 rusuhan, dg kata 15720, rasanya cukup lumayan. Itu kan berarti 1,18 komen perhari. Dan 36,39 kata per komen. Makasih rekapan nya bg Handoko L. Urutan 13 gk pp lah...

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

TAHUN BARUAN KE PASAR ATOOM.. Saya ke Pasar Atoom Surabaya bukanlah untuk 'tahun baru'-an.. Ke sana, mencari suatu keperluan, karena di mana-mana toko pada tutup.. Kebetulan udah 5 tahunan tidak ke sana. Agak pangling.. Memasuki gerbang parkir, saya mengira, di dalam pasar akan sepi. Tempat parkir VIP yang bayar Rp 50 ribu itu hanya ada 5 mobil. Memasuki parkir gedung, saya merasa seperti di Hongkong tahun 70an. Jalur masuk dan jalur naik tempat parkir seperti tidak terpelihara. Kusam, kotor dan 'pating slengkrah'. Tetapi sampai tempat parkir atas, ternyata lot sudah full dengan mobil-mobil kinclong. Usia mobil relatif baru. Usia 3-5 tahun. Sulit cari tempat parkir kosong. Begitu masuk pertokoan, ternyata saya masuk yang 'bagian' mall. Artinya lokasi yang baru dibangun, atau di renovasi. Kok tau..? Lha ada papan penunjuk. Kiri: Pasar Atoom. Kanan: Mall Pasar Atoom. Suasana di Mall dan Pasar, semua sama-sama full orang. Sama sekali beda dengan suasana di halaman parkir VIP yang 'kosong melompong'. Karena lapar, saya langsung tanya Security, di mana food court nya. Wuih. Semua meja full. Stand nya banyak. Tapi pengunjung jauh lebih banyak. Lebih dari 30% stand jualannya ada kata 'babi'. Maka untuk amannya, saya cari rumah makan sederhana saja. Yang penjualnya bisa dipastikan adalah orang Madura. Sehingga bisa dipastikan hanya jualan makanan muslim. Sorenya, hari ini saya isi dengan mengunjungi teman yang kebetulan lagi opname di Rumah Sakit. ### 01.01.2024.1500.

Udin Salemo

Wow, selama tahun 2023 saya bisa berkomentar dengan jumlah kata 33.315. Kalau lebih gacor lagi saya bisa bikin novel, nih. Sebuah novel hanya membutuhkan kata 40.000 - 60.000. Ayo, Udin bisaaa... Untuk nama-nama berikut siapkan nomor rekening bank. Kirim ke mimin. Barangkali Abah Dis mau beri apresiasi, :) Anda-andalah para juara dengan jumlah kata terbanyak dalam berkomentar. Liam Then (89.312 kata) Juve Zhang (71.987 kata) Wilwa (49.200 kata) Lagarenze 1301 (44.160 kata) sumber dari hasil rekapan ko Handoko Luwanto.

Yellow Bean

Mamak, kalau kakinya terus terasa kurang nyaman sedang Pak D I. Menganjurkan pengobatan seperti lutut yang lainnya kenapa tidak. Apakah ada rasa jenuh dengan kamar operasi?. Saya beberapa kali masuk kamar operasi untuk penyelamatan kaki dan tangan. Mau tidak mau harus mau karena kalau tidak mau pasti sangat menyiksa diri sendiri. Terapi paska operasi juga berbeda-beda dari operasi 1 sampai ke 3. Yang paling menyiksa ketika mendapatkan bius spinal yang konon di pakai untuk pasien sesar. Sedangkan saya harus memakai bius total. Pembersihan efek bius spinal lebih lama. Efek aroma tidak sedap dari keringat adalah bau tengik yang cukup menyiksa. Karena saya termasuk mudah pusing kalau mencium aroma yang tajam. Namun kenyamanan setelah operasi penyelamatan adalah organ tubuh bisa di fungsikan secara normal. Semangat Mamak. Kalau suami saya dulu justru takut saya melepaskan platina. Takut tulang rapuh katanya. Alhamdulillah sekarang justru lebih nyaman dan kaki tidak pincang dan tidak diseret ketika berjalan. Mba Isna pasti akan sangat siap merawat dan melayani bunda kesayangannya. Semangat!!!!!.

Handoko Luwanto

Singgasana Perusuh Disway of the Year: 2023 (437 orang) sejak 30 Sep23 Komentar Terbanyak 

#.Nama (Komen;Kata)AWARD [diReplyOrangLain;meReplyOrangLain] 

#1.Liam Then (1156;89312)✏️;14✒️;89★;9⭐️;4⚽️;16⚾️ [314:633] 

#2.Leong Putu (1093;18109)✏️;15✒️;67★;3⭐️;20⚽️;3⚾️;2⏰ [708:359] 

#3.Juve Zhang (1024;71987)✏️;10✒️;59★;5⭐️;23⚽️;2⚾️ [688:286] 

#4.Udin Salemo (909;33315)✏️;5✒️;55★;3⭐️;7⚽️;12⚾️;1⏰ [347:548] 

#5.MULIYANTO KRISTA (879;7412)✏️;7✒️;15★;1⭐️;1⚽️;19⚾️;32⏰ [242:652] 

#6.Lagarenze 1301 (816;44160)✏️;8✒️;179★;29⭐️;7⚽️;1⚾️;28⏰ [537:177] 

#7.Wilwa (789;49200)✏️;9✒️;71★;6⭐️;1⚽️;11⚾️ [122:514] 

#8.mzarifin umarzain (690;9661)✏️;5✒️;40★;3⭐️;14⚾️;2⏰ [24:527] 

#9.Jo Neca (620;11949)✏️;2✒️;34★;1⭐️;6⚾️ [150:436] 

#10.Jokosp Sp (491;24492)✏️;60★;2⭐️;2⚾️ [120:354] 

#11.Er Gham (449;15557)✏️;1✒️;33★;1⭐️;1⚽️ [194:52] 

#12.Komentator Spesialis (439;14612)✏️;4✒️;28★;3⭐️;3⚽️;3⚾️ [230:252] 

#13.Jimmy Marta (432;15720)✏️;2✒️;55★;1⭐️;2⚽️;2⚾️ [145:234] 

#14.AnalisAsalAsalan (408;18488)✏️;3✒️;44★;2⭐️;1⚽️;2⚾️ [137:216] 

#15.Handoko Luwanto (334;31491)✏️;122★;7⭐️;1⚽️ [145:26] 

#16.imau compo (301;15116)✏️;21★ [69:142] 

#17.Liáng - βιολί ζήτα (296;25319)✏️;100★;12⭐️;1⚽️ [179:39] 

#18.Amat K. (292;6378)✏️;30★;1⭐️;2⏰ [99:192] 

#19.Pryadi Satriana (292;20692)✏️;22★;2⭐️;10⚽️ [283:67] 

#20.Yellow Bean (269;11441)✏️;1✒️;24★;2⭐️;1⚽️;1⚾️ [71:108] 

#21.Agus Suryono (260;12521)✏️;1✒️;41★;5⭐️;1⏰ [98:67] 

#22.Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺 (251;13585)✏️;2✒️;51★;6⭐️;3⚽️

Handoko Luwanto

Rockie of the Year baru akan muncul pada 1 Januari 2025. Karna aplikasi ini baru muncul pada edisi 30 Sep23, maka smua Perusuh Disway yg muncul pada tahun 2023 otomatis menjadi rockie di tahun 2023 :-)

Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺

DIMANA SAJA DAN BERAPA KALI ANDA PERNAH MELEWATI TAHUN BARU..? Ternyata ini daftar saya.. Yogyakarta 21 kali. Surabaya 21 kali. Ambon 8 kali. Bandung 11 kali. Semarang 1 kali. Jakarta 3 kali. Edmonton 1 kali. Berlin 1 kali. Sydney 1 kali. Adelaide 1 kali. ### Ternyata Yogyakarta dan Surabaya pegang rekor kembar.. Yogyakarta = masa muda. Surabaya = masa tua. (Ssst.. Tapi berjiwa muda).. (He he..).

Liam Then

Fakta unik. Meskipun kita ,umat manusia setiap tahun mengalami tahun baru, didalam makro kosmos, lingkup yang lebih besar, kita masih dalam perjalanan bersama matahari dalam perjalanan mengelilingi inti galaksi Bima Sakti. Satu lap = 250jt tahun. Matahari menyeret bumi dan anggota sistem tata surya kita dengan kecepatan 800.000km/jam melintasi jalur orbit. Sungguh kuasa Tuhan maha besar, luar biasa, segala apa tetap pada tatanannya. Coba jika sekali sempat, buka video di YouTube, melihat animasi traksi lintasan sistem tata surya kita, sungguh menggugah pikiran. Bumi kita dan semua anggota tata surya, menyatu dalam satu "chaos" lintasan spiral yang indah. Memikirkan dan kadang kembali sadar bahwa semua terjadi dengan kecepatan masing-masing, bumi mengelilingi matahari dengan kecepatan 107.000km/jam, sesambil itu, kita semua digendong matahari, dalam perjalanan berkecepatan 800.000km per jam. Betapa beruntungnya kita, lahir sebagai manusia, meskipun hidup kita sebagai manusia tergolong singkat, bak percikan api kecil yang datang dari dua logam beradu, dibandingkan dengan betapa luar biasa sebenarnya panjang lintasan waktu. Betapa indah kuasa Tuhan, bisa mengalami semua dalam perspektif pribadi, betapa istimewanya keberadaan kita di semesta ini fisik dan psikis. Kuasa maha besar Tuhan, eksistensi istimewa manusia, hidup didalam satu bulatan kecil ringkih yang begitu indah, satu-satunya di jagat semesta. #Tak perlu serius, pinjam dulu seratus Jan'01,24

Handoko Luwanto

Nama: Agus Suryonegoro III - 阿古斯·苏约诺,

Lengkap, Periode: Tahun 2023 

#.Edisi (Komen;Kata) AWARD [diReplyOrangLain;meReplyOrangLain] 

#1.26-11-2023=Mimpi Sungai (4;109)✏️ [2:1] 

#2.27-11-2023=Batu Ampar (15;664)★★ [8:1] 

#3.28-11-2023=Ompung Joglo (13;786)★ [4:7] 

#4.29-11-2023=Mimi Tjong (11;989)★★★⭐️⚽️ [14:1] 

#5.30-11-2023=Alpukat Sigit (8;451) [3:0] 

#6.01-12-2023=Ubah Batu (1;32) [2:0] 

#7.03-12-2023=Kelong Bay (8;387)★★⭐️ [3:0] 

#8.04-12-2023=Pollux Flower (8;368) [2:1] 

#9.05-12-2023=Doni Monardo (2;101) 

#10.06-12-2023=Reagen Andani (7;434)★★★★★⭐️ [1:4] 

#11.08-12-2023=Darmawan Wigwam (2;80) 

#12.09-12-2023=Emas Ton (6;114) [2:0] 

#13.10-12-2023=Emas Eksi (2;67) [4:0]

#14.11-12-2023=Emas Natal (1;11) [0:1] 

#15.12-12-2023=Rektor Tengah (3;102) 

#16.14-12-2023=Panas Nyata (7;225)⚽️ [10:0] 

#17.15-12-2023=Emas Antam (4;23) [0:2] 

#18.16-12-2023=Emas Nico (4;186)★ 

#19.17-12-2023=Pleno Vital (6;407)★★ [3:1] 

#20.18-12-2023=Sinuhun Breksi (18;1127)✒️★★★ [6:8] 

#21.19-12-2023=Gatal Garuk (10;392)★★★ [0:6] 

#22.20-12-2023=Utang Emas (6;439)★★★★ [3:1] 

#23.21-12-2023=__Jembatan Butuh (6;627)★★★★⭐️ [3:0] 

#24.22-12-2023=__Banteng Terluka (10;410)★★★ [4:2] 

#25.23-12-2023=Lempar Handuk (11;941)★★⚽️ [7:3] 

#26.24-12-2023=Trik SGIE (4;338)★★ [3:0] 

#27.25-12-2023=Devis Tresi (7;603)★★★⭐️ [10:1] 

#28.26-12-2023=Tidak Libur (12;868)★★★★★⭐️ [7:3] 

#29.27-12-2023=Makan 400 T (7;124) [5:2]

Jokosp Sp

Saya juga ikit terharu Pak Lagarenze, karena Ibu saya juga masih ada dan sekarang sudah masuk umur yang ke 95 tahun. Ditinggal Bapak lebih dulu, sudah 32 tahun yang lalu. Dan alhamdullilah masih sehat dan ayu, masih bisa jalan kaki cukup jauh syubuh ke Masjid berjamaah. Alhamdullillah kita diberikan seorang Ibu yang luarbiasa biasa........Aamiin.

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Pewarta : -
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda