Seniman Berbagai Negara Peduli Corona di Jogja

Masak Bareng, Bagi-bagi Bareng

COWASJP.COM – Banyak pihak bergerak. Memperkuat jejaring modal sosial. Membagi yang mereka punya. Sebisanya. Kalangan seniman di Jogja pun melakukan hal yang sama. Berbagi kepada mereka yang terdampak corona. 

Uniknya mereka membagi makanan dan masker yang mereka buat sendiri. Gotong royong. Mereka membuka kesempatan kepada siapapun untuk bergabung. Tidak hanya mendonasikan dana melainkan dengan memasak bersama. 

Public Kitchen Yogyakarta nama programnya. "Wujudnya kerja bareng memasak, bagi-bagi makanan, masker, dan lain-lain untuk pekerja informal yang terkena dampak ekonomi dari kebijakan social distance," ujar Iwan Wijono. 

Iwan adalah seniman yang menjadi salah satu motor Public Kitchen ini.

Para seniman pendukung di antaranya Nusantara Tribe, Sesama, River House, dan Performance Klub. Mereka datang dari berbagai aliran seni dan beragam warga negara. Mereka bergerak dari Riverhouse Njomblang, Kasongan, Bantul, Yogyakarta. 

masak.jpg

Di tempat itu, mereka membuka dapur umum. Dengan jadwal dapur umum pada tanggal 1, 3, 6, 8, 10 April 2020. "Silakan yang mau bergabung," ajak Iwan. 

Public Kitchen ini membuka kesempatan untuk para relawan menjadi chef, pembagi makanan dan Artists Perform in The Kitchen. Yang berminat bisa menghubungi Anissa +60 17 883 5998. 

Atau yang mau datang langsung, Iwan juga membagi lokasi Google Maps Riverhouse Njomblang, Kasongan, Bantul, Yogyakarta https://goo.gl/maps/UJibReDVRT32

Jadwal buka dapur untuk umum jam 09.00-13.00. Kemudian makanan langsung dibagi pada pukul 13.00-15.00 WIB. 

masak1.jpg

Iwan mengingatkan sesiapa yang mau bergabung. Dikatakan, dapur hanya menampung maksimal 10 orang. "Kami mohon juga memakai masker/ADP sendiri. Di dapur sudah disediakan hand sanitizer," tandasnya.

Hari pertama Public Kitchen pada 1 April 2020 dilanjut mendistribusikannya. Mereka membagi makanan dan masker dari donasi kepada para tukang becak, tuna wisma/gelandangan, kusir andong, tukang parkir, buruh gendong, dan pengemis. 

Iwan berharap program subsidi silang ini bisa berjalan sesuai jadwal. "Please support program ini dan forward ke teman2, agar dapur umum ini bisa jalan terus. Subsidi silang. Terima kasih. (*)

stay-home.jpg

Pewarta : Erwan Widyarto
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda