Cara Kerja dan Keajaiban Otak Manusia

Foto-Foto: Istimewa

COWASJP.COM – Bagaimana cara kerja otak manusia? 

Belajar hal baru berarti menyusun kembali cara otak bekerja. Otak kita memiliki ratusan miliar neuron atau sel-sel otak yang saling terhubung. Belajar adalah menciptakan dan memperkuat jalan dari impuls-impuls listrik menempuh neuron-neuron ini. Tapi di antara dan tiap hubungan di otak kita ada celah kecil yang disebut sinapsis.

Setiap kita yang mau belajar hal baru, sinyal listrik itu harus melewati celah ini untuk melanjutkan perjalanannya. 

Celah antara kedua sel otak itu amat kecil. Tapi itu tidak berarti sinyal langsung jalan dari satu sisi ke sisi yang lain. Bagi kita, ini seperti menyeberangi jurang yang dalam. Dan menempuh dari satu sisi ke sisi yang lain dapat menunjukkan sesuatu tentang cara kita belajar.

Pertama kali sinyal menyeberang dari satu sel otak ke sel yang lain menuntut upaya keras. Dan sama halnya ketika kita melewati jurang. 

Perjalanan pertama menyeberang adalah yang paling sulit. Setelah sekali menyeberang jurang, perjalanan menyeberang kian lama kian mudah. Dan hal serupa terjadi ketika kita mempelajari sesuatu.

otak.jpgDahsyat dan ajaibnya otak manusia. (DESAIN: tribunnews.com)

Memulai belajar memang sulit. Tapi, ketika sinyal terus menerus menyeberangi celah sel-sel, otak kita membentuk jalan yang lebih solid. Begitu kita menyeberang terus menerus, usahanya kian tidak berarti. Kita dapat melakukannya kapan pun kita mau.

Kita akhirnya mempelajari sesuatu. 

Keajaiban Otak Manusia

Para ilmuwan telah mengungkapkan bahwa otak manusia tersusun dari sel-sel kecil disebut neuron, yang dalam satu otak jumlahnya mencapai 10.000.000.000 (sepuluh ribu juta sel). Setiap sel neuron ini memiliki beberapa serabut saraf yang tersusun rapi, dan setiap serabut saraf memiliki beribu-ribu plasma sel. 

Tapi, ingatan manusia dibangun berdasarkan tingkat reaksi (rangsangan) dan keterkaitan (impuls) antara plasma sel. Maka, setiap hubungan antar dua plasma sel membentuk satu jalan, dan jumlah jalan-jalan ini menjadi acuan kemampuan manusia dalam menghasilkan kecerdasan.

Semakin banyak jalan pertemuan antar dua plasma sel, semakin besar pula daya ingat dan kecerdasan manusia. 

Bisakah jumlah jalan yang dihasilkan ini dihitung sehingga tingkat kecerdasan manusia bisa diperkirakan? Agar kita bisa menghitung jumlah jalan, kita membutuhkan sehelai kertas untuk menghubungkan antara planet Bumi dan planet Mars, mengapa? 

otak1.jpgDESAIN: liputan6.com

1. Karena angka yang muncul adalah satu, sedangkan di sisi kanannya tujuh nol. Artinya, sepuluh juta kilometer. 

2. Di setiap detik, terjadi reaksi-reaksi kimiawi dalam otak manusia, diestimasikan jumlahnya berkisar antara seratus ribu hingga satu juta reaksi.

3. Seandainya aktivitas yang dilakukan seluruh perusahaan telekomunikasi di dunia dijumlah lalu kita bebankan pada otak untuk menggantikannya, itu sudah bisa dijalankan (dicover) sebagian otak yang bentuknya tak lebih besar dari biji kacang.

4. Prof. Mark Ruzenzn dari Universitas California selama bertahun-tahun melakukan riset untuk mempelajari kapasitas memori yang dimiliki ingatan manusia. Ia menemukan kapasitas memori manusia sangat besar sekali dan tak seorang pun mampu menghitungnya. 

5. Ia menemukan, seandainya otak diisi pengetahuan baru sebanyak sepuluh pengetahuan di setiap detik dan selama kurun waktu 60 tahun secara terus menerus, malam dan siang tanpa henti, maka bagian otak manusia yang telah diberi pengetahuan-pengetahuan ini  hanya sebesar sepersatu juta dari bentuk akal manusia. 

6. Di antara informasi (data) yang dinyatakan para ilmuwan bahwa 10 juta sel saraf bertempat di otak dan bahwa ukuran fisik otak tidak berkorelasi dengan kecerdasan. 

7. Otak manusia mampu melakukan 400 juta proses penghitungan di setiap menit. 

8. Manusia mampu memproses hingga tiga puluh miliar informasi di setiap detik. 

9. Pada umumnya, otak manusia mengandung sekitar 28 miliar sel saraf untuk melakukan impuls saraf. Tanpa sel-sel ini, sistem saraf kita tak akan mampu menerjemahkan informasi yang kita terima melalui organ-organ indera, mengirimkannya ke otak dan tidak mampu membawa sinyal-sinyal dari otak dan menunjukkan kepada kita apa yang harus kita lakukan.

Perlu diberitahukan, bahwa setiap dari sel syaraf ini layaknya sebuah komputer berbentuk sangat mini yang berdiri sendiri dan mampu memproses sekitar satu juta data. Masing-masing dari sel syaraf ini bekerja  secara independent, namun saling menjalani komunikasi di antara sesamanya berupa serabut syaraf yang panjangnya mencapai 100 ribu mil. 

10. Kemampuan otak dalam memproses data sangat luar biasa, khususnya ketika mau memperhatikan bahwa komputer, seberapapun cepatnya, tidak bisa melakukan lebih dari satu hubungan di setiap proses.(*)

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda