Reuni Cowas JP IX di Jogja (3)

Di Antara Mimpi dan Air Mata Bahagia

Anggota CoWasJP dengan semangat melakukan senam pagi yang diadakan oleh panitia reuni di Yogyakarta, (Foto-Foto: Sukma/CoWasJP)

COWASJP.COM – “Seperti mimpi saya ini, Pak Aqua. Bisa sampai di sini, melihat langsung lereng Gunung Merapi. Melihat petilasan Mbah Marijan yg legendaris,” kata saya kepada Pak Aqua Dwipayana.

“Loh kenapa ?” tanya pak Aqua ... bahkan Ero putera Pak Aqua pun bingung melihat saya. Pak Aqua dikenal sebagai motivator nasional. Di dalam Reuni Cowas JP (Konco Lawas Jawa Pos) IX di Jogjakarta, 11-12 Agustus 2018, beliau menjadi tuan rumah sekaligus penyandang dananya.

"Ya, biasanya saya bisa melihat kejadian Merapi meletus hanya dari TV. Dan itu pun sudah lebih dari 5 tahun yang lalu. Ternyata sekarang saya sampai di sini dengan perjalanan yang  "mahal" dalam arti yang sesungguhnya. Panjang dan berliku (kayak lagu hehe),” kata saya.

"Ya itu semua yang mengatur Ketua  Panitia Reuni, juragan Erwan (Widyarto)", jawab Pak Aqua dengan rendah hati.

Dari jauh saya melihat Pak Aqua hanya duduk di Warkop di temani puteranya dengan selalu senyum dikulum.  Pak Aqua melihat kami berkeliling di petilasan Mbah Marijan sampai puas. Nampaknya beliau sangat puas bila melihat orang lain bahagia.

Pak Aqua, Juragan Erwan, Mas Adib (Lazwar Irhami), Mas Iwa (Ikhwanudin) dan Panpel Reuni Cowas IX semuanya, saya pribadi hanya bisa mengucapkan banyak terima kasih atas segala atensi dan penyambutannya selama acara reuni berlangsung.

panitai.jpgPanitia reuni Yogyakarta yang di saat berfoto bersama yang di dampingi Bapak Aqua Dwipayana (ke empat dari kanan dan putranya Ero (ketiga dari kanan)

Terasa sekali peseduluran sampek matek di Desa Pentingsari, Jogja, kemarin. Suka cita bersama ketawa, bersenda gurau saling ledek, meski begitu tidak ada sakit hati secuil pun. Happy dan happy yang kami rasakan.  Masio (walaupun) home stay kita sedikit bau aroma yang kurang sedap, bau kambing hehe... tapi kita cuek saja.

Karena tidak mengganggu sedikit pun kegembiraan kita semua. Kita tetap hahaha hihiii sampai larut. Bahkan dari home stay depan kami terdengar gelak tawa para cowok  lintas generasi guyon gayeng, Sesekali berdebat lalu ngakak lagi. OOC (obong-obong congor atau merokok)? Sudah pasti ! Wong ahli hisap kabeh (semua). Sampai semuanya kayak bandeng asep. 

Reuni kali ini full surprise. Ya, benar. Banyak sekali kejutan manis untuk peserta reuni, bahkan para driver mobil sewaan kita pun merasakan surprise.

SURPRISE KALI PERTAMA

Begitu datang sebagai "welcome drink" masing-masing peserta diberi goodie bag yang berisi 5 kaos, 4 topi, 1 celemek, 1 mug, notes + bollpoint-nya. 

Setelah itu pembagian homestay untuk masing-masing peserta yang diatur per kelompok. Yang laki-laki di rumah sendiri. Yang perempuan-perempuan juga di rumah sendiri. Jad suami isteri tidak serumah. Dengan begitu semuanya bisa saling kenal dan bercengkerema bebas.  Dan ternyata memang meriah dan gayeng banget dengan diatur seperti itu. 

Ada 28 rumah sewa (homestay) yang disediakan. Ada yang serumah 7 orang, 5 orang. Total peserta sekitar 130 orang. Terciptalah rekor baru jumlah peserta! Kalau di Malang 110 peserta, di Jogja 130 peserta. Bahkan lebih bila para driver dihitung. Juga keluarga Panitia Pelaksana Reuni IX sekaligus HUT III CowasJP di Jogja.

Setelah bertemu dengan masing-masing induk semangnya, kelompok-kelompok kecil itu pulang ke homestay masing-masing. Karena homestay kita agak jauh dari pendopo utama, mungkin juga kasihan melihat kita emak-emak rempong, maka dengan tulus hati induk semang kita mengangkut barang-barang kita semua dengan mobil pick up-nya.

Seumur hidup saya pertama kalinya naik pick up duduk di bak belakang sambil selonjor (meluruskan kedua kaki).  Angin sepoi-sepoi dingin berembus menambah sejuknya suasana. Sesejuk hati kita semua. 

Setelah istirahat sejenak, kami pun siap-siap untuk menghadiri acara puncak reuni (pertemuan akbar atau cangkrukan akbar) di pendopo utama. Dengan dresscode yang sudah ditentukan panitia. Kaos khusus Reuni IX Cowas JP. Keren.

KEMBULAN BARENG

Acara kembulan bareng (kumpul bersama) dan rembugan bareng (musyawarah bareng) ini makin gayeng karena ada tayangan langsung final Sepakbola AFF U16 Championship. "TV raksasa" dihadirkan juga di pendopo.

Alhamdulillah, Indonesia U16 menang lewat adu penalti dan juara! Suasana ceria dan bahagia pun makin memuncak.

kembulan.jpgKembulan

Panitia sangat mengapresiasi peserta Reuni yang notabene sebagian besar gibol (penggila sepakbola). Dapat dibayangkan kan betapa serunya nonton bola di acara reuni yang di hadiri sekitar 130 anggota CoWas? 

Ternyata makin malam makin seru. Surprise makin banyak karena puluhan doorprize dibagikan dari vendor-vendor rekanan Pak Aqua. Sebelum pulang ke homestay masing-masing kita semua dibagiin salak pondoh asli 2 kg/keluarga. Wah senangnya. 

HARI KEDUA

Pagi-pagi sekali, Minggu 12 Agustus 2018, kami semua diharuskan siap di lapangan untuk senam dan main game ringan. Dengan dresscode yang berbeda (warna biru). Kami pun dengan semangat, walaupun belum pada mandi, airnya brbrbrrrrr duuiingiin kayak es,  mengikuti instruksi instruktur yang disediakan panitia, 

toing.jpg

Tu wa ga pat buzzz.... dasar sudah usia lanjut... pada lemot. Loadingnya lamaa. Hahaha! Rekornya hanya sampai hitungan 23.

Surprise? Tentu saja ada lagi. Doorprize dibagikan lagi, yaitu vocher hotel , Tiket pesawat Sriwijaya Air, BRI Emoney, mukena, dompet dan lain-lain. 

Badan terasa hangat setelah olahraga, barulah mandi , dingin segarrr.

Setelah sarapan di homestay masing-masing, kita pun bersiap siap Lava Tour ke lereng Merapi. Dengan dresscode yg berbeda lagi! Semua sudah disediakan panitia.

Seakan crew my Trip my Adventure, kami menaiki hardtop  offroad yang bermuatan 4 penumpang. Tersedia 25 hardtop yg di sewakan Pak Aqua untuk para peserta reuni.

Per hardtop sewanya Rp 350.000. Total 25 hardtop = Rp 8.750.000. Woww mehong. Mulailah perjalanan tour Lava ini dengan medan yang cukup terjal dn berliku. Badan pun terguncang-guncang cukup keras. 

Sampai di tujuan pertama wisata ini, yaitu Museum Merapi.

ita.jpg

Bu Sulikah, mantan karyawan Jawa Pos bagian keuangan, serta peserta paling sepuh, usia 74 tahun, mencolek saya. "Mbak mari diontang-anting jeep langsung aku pipis alias ngompol. Wis tuwo iki yo ngene!” katanya. Kita berdua ketawa bareng.

Setelah melihat-lhat lereng Merapi yang masya Allah fantastis,  hingga kini belum pulih 100% akibat letusannya tahun 2010 lalu, serta beberapa kali muntahan wedus gembelnya.

Rombongan pun meninggalkan Merapi setelah 2 jam lebih kita mengelilinginya.

Sebagai akhir dari rangkaian acara ini adalah makan siang bersama di RM Jejamuran. Tentu saja menu yang disajikan sangat sehat karena semuanya dari bahan dasar berbagai jenis jamur.

Ada sate bumbu kacang dari jamur shitake, sup dari jamur es, jamur masak asam manis yang sangat tasty. Jamur merang goreng crispy dan ada jamur merang masak tongseng. Dan 1 lagi jamur champignon balado dan orak-arik pedes jamur campur.... hem hemm yummy

SURPRISE-NYA?

inilah puncaknya. Ny. Kholili Indro mendapatkan hadiah umroh! Subhanallah langsung airmata saya bercucuran dan sy lihat Nita, Mbak Oemi, Bu Sulikah semua meneteskan airmata haru...

Hadiah umroh kedua dari keluarga Pak Aqua jatuh ke Pak Herman Rivai. Semuanya langsung menjerit bahagia. Dan Pak Herman pun sampai speechless, tidak bisa berkata-kata haru campur bahagia... Hadiah umroh tersebut diberikan kepada isteri tercinta, Ny. Meneer Herman.

Pewarta : Ita Lizamia
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda