Sang Begawan Media

Bani Fir'aun

Dexter Caffey, founder dan CEO Smart Eye Technology. (FOTO: hitechies.com)

COWASJP.COMSAYA bukan keturunan Fir'aun. Kelihatannya. Setidaknya sampai  delapan tahun lalu. 

Belakangan DNA Fir'aun sudah ditemukan: E1b1a (atau: E-M2). Sejak itu banyak orang  melakukan tes DNA –sekadar untuk tahu apakah dirinya keturunan Fir'aun. 

Salah satu di antaranya: CEO perusahaan apps Smart Eye Technology Dexter Caffey. Usia: 50 tahun. Kawin sudah 25 tahun. Tidak punya anak. Ia tinggal bersama istri dan dua anjing whippets-nya. Yakni anjing kecil dan ramping hasil blasteran antara greyhound dan terrier/spaniel. Penyilangan itu awalnya bertujuan untuk membuat anjing balap.

Caffey berkulit hitam. Pun istrinya. Mereka tinggal di Atlanta, Georgia. Kini ia dengan bangga mengumumkan hasil test DNA-nya. Cocok dengan DNA Ramses III. Yakni anak Fir'aun yang berkuasa setelah Musa menyeberangi Laut Merah menuju –sekarang tanah Israel.

Ilmuwan kini terus menggali kebenaran ilmiah: apakah peristiwa penyeberangan Musa itu benar-benar terjadi. Masih belum ditemukan bukti ilmiahnya. Sebagian ilmuwan sudah mengumumkannya sebagai hanya legenda.

Sejak Caffey mengumumkan hasil tes DNA-nya banyak orang  menemukan diri mereka juga keturunan Fir'aun. Lalu saling mem-posting diri di laman ''Bani Fir'aun''. 

Banyak posting-an yang pakai nama Arab. Dalam tulisan Arab. Ada juga yang pakai bahasa dan tulisan Ibrani. Orang Yahudi. Hampir semua bangga bahwa dirinya keturunan Fir'aun.

Hanya satu-dua yang mengatakan apalah artinya menjadi keturunan orang "hebat".

Itu pula yang dinyatakan seorang guru bernama Rachel Edelson. Dia mengaku keturunan Cornelius Vanderbilt. Anda sudah tahu siapa Vanderbilt: konglomerat terkaya dalam sejarah Amerika Serikat. Yakni raja kereta api sekaligus raja kapal di abad ke-19. Pun bila dibandingkan dengan orang-orang terkaya saat ini –kalau nilai inflasi diperhitungkan.

''Saya cicitnya. Tapi tidak sepeser pun dapat bagian kekayaan. Saya hidup dari usaha saya sendiri,'' katanyi di media di Amerika.

Orang setingkat Prof Dr Thomas Best juga peduli dengan leluhurnya. Best ternyata keturunan proklamator Amerika Serikat: Presiden Thomas Jefferson.

Best adalah guru besar emeritus California State University Sacramento. Umurnya 79 tahun. Bagaimana bisa, profesor kulit hitam masih keturunan Thomas Jefferson yang kulit putih?

Sejarah kepresidenan Amerika akhirnya menulis bahwa bapak bangsa mereka memiliki simpanan: wanita kulit hitam. Sampai punya anak enam orang. Namanyi: Sally Hemings. Rahasia itu tersimpan rapi. Sampai akhirnya tidak bisa lagi ditutupi.

Biar pun masih keturunan proklamator, menurut Best tidak ada dampaknya bagi kehidupannya. ''Saya tidak pernah membicarakan soal keturunan Jefferson,'' ujarnya pada koran Sacramento Bee. ''Waktu bertemu teman pun tidak bicara soal Jefferson,'' tambahnya. 

Soal ''keturunan siapa'' memang sering jadi bahan ngobrol saat bertemu kenalan. Lalu saling mencocokkan. Saling merasa masih satu rumpun keluarga. Begitu juga di laman ''Bani Fir'aun''.

Caffey sendiri tergiur untuk tes DNA karena panggilan jiwa. Terutama setelah ke Mesir. Lalu melihat patung Ramses III. Ia memandangi wajah patung itu. Lama. Terutama bentuk matanya. Ia merasa wajahnya sangat-sangat mirip dengan Ramses III. 

Setelah itu ia merasa dirinya mirip sekali dengan Ramses. Ia seperti melihat dirinya di sosok patung itu. Lalu menjalani tes DNA di 23andMe, tempat di mana saya menjalaninya delapan tahun lalu.

Di Amerika kini tidak penting memperdebatkan siapa keturunan siapa. Cukup tes DNA. Tidak buang-buang energi. Tidak sampai harus konflik –seperti yang pernah saya tulis: klaim siapa keturunan Ba Alawi.

Caffey sendiri pemilik perusahaan cyber security. Sejak tahun 2017 lalu. Yakni sejak berkunjung ke Israel. Di sana ia ikut rapat keamanan cyber. Lalu terlihat olehnya layar laptop peserta rapat di sebelahnya. Ia bisa baca dokumen yang ada di layar itu. ''Harusnya ia melindungi kerahasiaan dokumen itu dari pandangan orang lain,'' kata Caffey dalam hati.

Sejak itu Caffey terpikir: bagaimana bisa membuat program agar orang lain tidak bisa melirik rahasia di layar laptop miliknya. 

Lalu Caffey bertemu beberapa ahli keamanan cyber di Israel. Ide barunya ia kemukakan. 

Tidak mudah. Mereka bilang sistem digital tidak bisa mengatasi. ''Bagaimana kalau lewat retina mata?'' katanya pada para ahli itu.

Setelah berbulan-bulan diriset akhirnya ditemukan: sebuah dokumen di layar komputer hanya bisa dibaca oleh yang bersangkutan. Atau oleh orang yang diberi wewenang membacanya.

Misalkan Anda kirim email ke teman Anda. Teman beneran maupun teman mata sapi. Maka teks email itu hanya bisa dibaca oleh Anda dan si mata sapi. Orang yang retina matanya tidak direkomendasikan tidak bisa membacanya.

Caffey lulusan universitas kecil –untuk ukuran Amerika– di kota kecil Youngtown, dekat Cleveland, Ohio: Youngtown State University. Ia ambil bidang finance. Lalu bekerja di perusahaan keuangan –dapat klien perusahaan-perusahaan Fortune500.

Sukses itu, katanya, terinspirasi dari ayahnya. Sang ayah yang memintanya jadi loper koran. Yakni saat Caffey masih remaja. Itu membuatnya tidak hanya punya penghasilan sendiri tapi juga belajar berkomunikasi dengan begitu banyak orang –sampai kenal secara personal.

Di situ Caffey belajar mempraktikkan nasihat sang ayah: orang sukses itu orang yang bisa mendengarkan orang lain. Kadang sulit bersabar ketika harus mendengarkan kata-kata yang tidak menarik dari orang lain. Tapi harus tetap punya waktu untuk mendengarkannya.

Tentu Anda boleh tidak sabar mendengarkan video di medsos –karena medsos bukanlah orang. Bahkan kadang-kadang ia itu Fir'aun. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan
Edisi 10 November 2023: Diam Hanyut

Lagarenze 1301

Namanya: Sugeng Teguh Santoso. Sering disingkat STS. Dialah yang melaporkan Wamenkumham Eddy Hiariej ke KPK dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi Rp 7 miliar. Tentu, Sugeng melaporkan kasus itu dalam kapasitas Ketua Indonesia Police Wath atau IPW, lembaga swadaya yang mengamati kinerja kepolisian dan penegakan hukum. Selain sebagai pengacara, Sugeng juga politisi. Sugeng menggantikan Neta S Pane, Ketua Presidium IPW sebelumnya, yang meninggal dunia Juni 2021. Hanya selang sehari setelah Sugeng melaporkan kasus Wamenkumham ke KPK, Yogi Arie Rukmana yang asisten pribadi Wamenkumham, balik melaporkan Sugeng ke Bareskrim atas kasus pencemaran nama baik. Ia tak terima namanya disebut sebagai perantara penerimaan suap. Sugeng kemudian meminta perlindungan ke LPSK dan disetujui mendapatkan perlindungan selama 6 bulan sejak Juli 2023. 

Lagarenze 1301

Ini cerita tentang paman yang lain. "Paman, teganya kaulaporkan aku ke polisi. Aku ini 'kan kemenakanmu." "Aku ini tidak pandang bulu. Kau ini kemenakan aku. Tapi kau catut nama aku, minta-minta duit dengan janji promosi jabatan." Sang paman mengaku lapor ke polisi sejak November 2022. Bareskrim Polri menetapkan sang kemenakan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik dan manipulasi informasi elektronik pada 27 Maret 2023. Kemenakan itu tak terima, ajukan praperadilan, namun ditolak. Sang paman adalah Edward Omar Sharief Hiariej. Sang kemenakan, Archimedes Bela. Eddy yang kelahiran Ambon 10 April 1973 adalah guru besar ilmu hukum UGM. Ia meraih gelar akademik tertinggi saat masih berusia 37 tahun. Lalu jadi Wamenkumham pada 23 Desember 2020. Sang paman puas? Tidak. Malah dagdigdug. Sebab, sebelum kemenakan jadi tersangka, pada 14 Maret 2023 sang paman dilaporkan ke KPK oleh Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso. Entah dapat data valid dari mana, IPW membeberkan bukti dugaan suap dan gratifikasi Rp 7 miliar dari pengusaha tambang di Sulsel. Uang ditransfer April-Mei 2022 melalui asisten pribadi hingga diduga berujung ke sang wakil menteri. Pada 9 November 2023, KPK pun membenarkan sang paman sudah jadi tersangka. Aduh, nasibmu paman. Kau dan kemenakanmu kini sama-sama jadi tersangka.

Handoko Luwanto

Jurnal Perusuh Disway Edisi: Malu MK (Kam,09-11-2023) 
#.Nama (Komen;Kata)AWARD [diReplyOrangLain;meReplyOrangLain] 
#1. (3;65) [0;2] 
#2.ACEP YULIUS HAMDANI (1;25) 
#3.Agus Suryonegoro III (14;729)★★ [5;5] 
#4.Agus Tejo (1;9) [1;0] 
#5.Ahmad Zuhri (5;123) [7;2] 
#6.alasroban (1;4) [1;0] 
#7.Alex Ping (4;153) [3;2] 
#8.Amat K. (12;55) [6;9] 
#9.AnalisAsalAsalan (6;244)★ [6;5] 
#10.Azza Lutfi (1;11) [0;1] 
#11.Beny Arifin (2;106)★ [2;1] 
#12.bitrik sulaiman (1;2) [1;0] 
#13.dabudiarto71 (1;13) 
#14.DeniK (2;45) [0;1] 
#15.didik sudjarwo (1;16) 
#16.Em Ha (1;19)★ 
#17.Er Gham (5;260) [2;0] 
#18.Fa Za (1;35) 
#19.Fiona Handoko (2;84) [3;1] 
#20.Gianto Kwee (1;6) [0;1] 
#21.Gregorius Indiarto (9;196) [4;7] 
#22.Guslurah (1;1) [1;0] 
#23.Handoko Luwanto (3;324)★ [4;0] 
#24.Hari Purwanto (4;70)★ [0;4] 
#25.imau compo (3;225) [0;3] 
#26.Jimmy Marta (6;132) [2;5] 
#27.Jo Neca (8;146) [0;6] 
#28.Johannes Kitono (2;434) [7;0] 
#29.Jokosp Sp (8;219)★ [1;7] 
#30.Juve Zhang (6;489) [1;1] 
#31.Kang Sabarikhlas (2;49)★ [4;1] 
#32.KEY (2;198) [5;1] 
#33.Komentator Spesialis (20;516)★★ [8;14] 
#34.Lagarenze 1301 (12;522)★★★ [14;3] 
#35.Leong Putu (12;189)★★ [13;3] 
#36.Liam Then (20;1728)★★★★⭐️ [7;11] 
#37.M.Zainal Arifin (3;14) [1;1] 
#38.Mahmud Al Mustasyar (4;228) [2;2] 
#39.mamat (1;28) [0;1] 
#40.Mirza Mirwan (7;1000)★★⚽️ [19;1]

thamrindahlan

Selamat Hari Jum'at nan penuh keberkahan bagi semesta alam. Diam hanyut menghanyutkan. Membaca tulisan Abah hari ini awak teringat sobat perusuh Liam Then. Koh Liam pernah repply pada koment awak topik 1000 GhuangZhou. Tidak perlu pesimis Pak Thamrin tentang perbedaan antara kesejahteraan rakyat Indonesia dibanding bandingke China. Awak paham pendekatan LT bahwa kita harus bergerak mandiri untuk memperbaiki hidup dan kehidupan ekonomi rakyat. Thanks Bro. Perihal hukum sekali lagi ingat Farel Prayoga dengan lagu "ojo dibanding bandingke , yo pasti kalah." Donald Trump seng ada lawan (trada temannya disini) Soal ini kita tak perlu kecil hati perihal perangai DT. InshaAllah WNI tidak ada yang seperti Mantan Presiden Amerika ini. Walaupun ada oknum pelanggar hukum di NKRI mungkin hanya 40 persen kelakuannya dibandingkan DT. Alhamdulillah disini Hakim Agung selalu mendapat penghormatan dari tersangka, pengacara, jaksa dan saksi. Tanda penghormatan itu diungkapkan dalam bentuk sapa salam : "Yang Mulia" Entah apa terjermahannya dalam bahasa Inggris Amerika mungkin ada bisa membantu. Yes pengacara fenomenal legend Almarhum Adnan Buyung Nasution mungkin bisa jadi panutan para pelaku / pegiat hukum dinegeri ini. Pendiri Lembaga Bantuan Hukum (LBH) memiliki wibawa hukum sehingga di muliakan dan dihormati teman bahkan lawan dan hakim Labu siam banyak diperdagangkan/ Obat ampuh ketika pandemi covid/ Diam diam dikau ternyata menghayutkan/ Setarakah ilmu dengan seorang mursid/ 

Rodrygo Goes

Masalahnya di Indonesia tidak ada short selling. Bursa basi, club gocap semua. 50 rupiah seminggu wkwk?. Ampas. Cupu. Cuma berani ngantongi newbie, pasukan satu lot. Bandarnya pada kere, slow hand, noob. Mentok jualan mimpi, fundamental & teknik menarik garis (wkwk).

Rodrygo Goes

"Trump" lupa jika Ia bukan Namrud, bukan Fir'aun, bukan raja hebat dari dinasti mana saja. Juga bukan salah satu founder owner dari seluruh kerajaan yang sudah runtuh di masa lalu. Yang sejarahnya kini sedang coba di acak-acak oleh pihak "New World Order". Mau di sapu rata seperti halnya sejarah Palestina. "Trump" itu cuma pengusaha properti, yang usahanya tidak perlu kreatif sama sekali itu?. Tinggal bayar tukang desain, di bangun, jual ke teman sendiri, ada cashflow, IPO, terbitkan surat hutang, pompa, di sewakan. Poinnya exit. Bedanya exit dari Trump adalah untuk membalonkan aset, bukan sekedar mengantongi pasukan satu lot?. Itu mungkin agar "Trump" bisa pinjam dulu seratus. Hidup dari pinjaman yang tak perlu di lunasi. Iya, "Trump" itu cuma hoki jadi presiden karena masuk di skenario film kartun.
 
Mirza Mirwan

Di sela "muring-muring" -nya di persidangan Senin lalu, selain membantah tuduhan ia melakukan kesalahan, Trump juga bilang bahwa pemberi pinjaman (lender) "extremely happy doing business with me." Kalau dipikir-pikir ada benarnya juga ketika kemarin pengacara Trump minta agar Engoron segera mengakhiri persidangan kasus penipuan Trump itu. "There's no victim, there's no complainant, there's no injury. All of that is establish now by evidence," begitu argumen Christoper Kise, sang pengacara. Sayangnya permintaan itu tak digubris Engoron. Persidangan tetap berlanjut Senin pekan depan dengan menghadirkan lagi Donald Trump Jr. Engoron menyarankan pengacara untuk menghadirkan beberapa saksi ahli di persidangan selanjutnya. Nilai aset digelembungkan itu mestinya yang dirugikan lender. Lha tapi pihak lender tidak pernah komplain, kok. Seperti Pak Sabarikhlas, saya termasuk goblik dalam memandang kasus perdata Trump itu. Masih gagal paham. Terlepas dari soal bahwa Trump itu sosok yang menyebalkan, kenyataannya dalam berbagai polling di internal GOP untuk memperebutkan tiket capres, Trump tetap yang teratas, rerata 57%. Secara nasional head to head dengan Biden juga masih unggul 4% - 8%. Aneh? Nggak juga, kali.
 
Rodrygo Goes

Statistik itu cuma ilmu menarik-menarik garis, tidak ada apa-apanya di banding hukum kebebasan bandar. Statistik cuma lelucon di akuntansi (wkwk).
 
Mirza Mirwan

Eh, judul "Diam Hanyut" hari ini mengingatkan pada Bu Djuwariyah (almh), guru Bahasa Daerah saya semasa SMP. Kami, murid-muridnya, memanggil beliau Bu Djudjuk. Zaman itu, 1969-1971, Bu Djujuk adalah satu-satunya guru yang mengenakan kain-kebaya dan berkerudung. Dari Bu Djudjuk itulah saya bisa dengan mudah memahami pesan dalam tembang "Macapat" -- Sinom, Kinanthi, Pangkur, Megatruh, Mijil, Gambuh, dsb. Bahkan dari Bu Djudjuk juga murid-murid bisa menciptakan tembang macapat versi mereka. Pesannya mungkin dangkal saja, tetapi aturan "guru wilangan" dan "guru lagu" pasti sudah benar. Tiga tahun menjadi murid Bu Djudjuk belum pernah saya melihat beliau marah. Tetapi, memang, murid yang paling nakal sekalipun bisa takzim di depan Bu Djudjuk. Nah, yang terkait dengan "diam hanyut" itu sebutan yang diberikan Bu Djudjuk pada seorang teman saya, saya coba mengingat-ingat tetap lupa, yang belum pernah sekalipun Bu Djudjuk mendengar suaranya. Ia memang pendiam. Anteng. Bu Djudjuk menyebutnya "antêng kaya tai kèli", tenang kayak tinja hanyut, bukannya "antêng krênêng, gemandhul kêpis", ungkapan (unèn-unèn) yang umum. Untuk Mas Jamil dan Mbak Ziza, putra-putri beliau yang barangkali menjadi pembaca CHD, salam takzim saya untuk Mas dan Mbak.
 
Em Ha

2019 adalah pengalaman berharga. Kampanye sekuat tenaga, mendukung penuh emosi. Parahnya ada yang sampai pada taraf memutus tali silaturrahim. Ternyata, paslon yang di dukung kalah. Apa lacur, dengan entengnya ia masuk kabinet pak lurah, mungkin maksudnya untuk mengamankan assetnya agar jelas arah. Kita pendukung, hubungan susah dijaga, emosi susah ditata. Cukup, cukup 2019 aja, Jadi pendukung paslon secukupnya, biasa biasa aja. Nikmati Demokrasi, jangan lupa nyoblossss... 
 
Em Ha

Diam-diam lihat kalender, 10 November, Hari Pahlawan. Cak Surabaya diam-diam lupa, tak masukkan cerita perjuangan anak bangsa dalam catatan hariannya. 30 Oktober 1945 Jenderal Inggris mati ditembak pemuda. Brigadir Mallaby meregang nyawa. Ia boleh hebat di medan tempur perang dunia II lainnya, tapi di Surabaya ia bukan apa-apa. Inggris murka, Surabaya diultimatum menyerah, mendidih darah Bung Tomo, berteriak AllahuAkbar, membakar semangat para Suhada menyambut semuanya Jihad para Ulama. Pertempuran 10 November 1945 Surabaya adalah sejarah dan kisah nyata, bahwa penjajah Portugis mesti musnah, penjajah Inggris harus angkat kaki, penjajah Belanda jangan bercokol lagi. Mengenang Hari Pahlawan. Mengenang suadara kita di Palestina masih berjuang mengusir penjajah israel. 7 Oktober 2023 | 10 November 1945
 
Nimas

Tak tega melihat tangis pilu anak2 di tinggal orang tua mereka, dan sebaliknya tangis ortu mereka, kehilangan anak2 bahkan saudara mereka. Yg kami lakukan hanya doa dan sedikit donasi yg kami kumpulkan. Tak seberapa memang. Salut dengan para relawan yg rela tak tinggalkan Gaza demi membantu distribusi suplay makanan dan pakaian. Dan membantu para dokter perawat di rumah sakit. Semoga perang segera berakhir...
 
Agus Suryonegoro III

TOPIK lain. Yaitu tentang Palestina. Situasi saat ini makin memprihatinkan. Ada yang menganggap ribuan kematian hanya sekedar angka. Rasa kemanusiaan hanya muncul kalau menyangkut warganya sendiri. Dan PBB tidak bisa apa-apa .. Meski ada anggota yang baik hati, tapi semua terjerat hak veto dari salah satu atau lebih, dari 5 negara yang punya hak veto - tapi punya "kepentingan lain", sehingga mengalahkan rasa "kemanusiaan"-nya.. Sekarang hanya tinggal menyisakan harapan dari negara lain tetapi tanpa melewati PBB. Satu dua negara mulai memperhatikan.. ### Berdoa, semoga Alloh memberi jalan keluar..
 
Fauzan Samsuri

Ada juga pepatah Indonesia yang mengatakan; Diam itu emas, pepatah ini senada dengan ajaran agama; Katakan yang baik atau lebih baik diam, diam dalam konteks ini menjadi baik, daripada kita bicara kotor lebih baik diam, tapi dalam hal kita melihat kemungkaran, diam bukan pilihan yang baik karena kita bisa merubahnya lewat kekuasaan atau lewat lisan/tulisan, yang tidak bisa kedua-duanya pakai hati atau diam, dari pilihan yang terakhir ini orang kerap kali meplesetkan diam menjadi pepatah; Diam itu emas, emas itu kuning dan kuning itu.......(yang suka hanyut di kali). 

mzarifin umarzain

Kita bangga punya "kemaluan". Tapi bukan untuk dipamerkan.

Fiona Handoko

selamat pagi bp thamrin, bp analis, bp jokosp, bp sumartan, bp jo, bp hl dan teman2 rusuhwan. ada 3 mahasiswi kedokteran sedang menunggu giliran untuk ujian lisan. penguji terkenal sebagai dosen killer. mahasiswi pertama masuk. dosen, "sebutkan bagian badan yg bisa membesar hingga 7 kali lipat." mahasiswi pertama mukanya memerah, tidak berani menjawab. hanya tertawa terkikik kikik, "hihi hihi." sang dosen marah. "keluar kamu dan panggil berikutnya." masuklah mahasiswi kedua. "sebutkan bagian badan yg bisa membesar hingga 7 kali lipat." mahasiswi kedua pun tidak menjawab. hanya tertawa, "hihi hihi". dosen tambah marah dan mengusir mahasiswi kedua. masuklah mahasiswi ketiga. "sebutkan bagian badan yg bisa membesar hingga 7 kali lipat." "liver, pak. dia bisa membesar hingga 7 kali lipat jika terkena radang." "bagus. untuk kamu sudah cukup. katakan pada kedua temanmu di luar. 'hihi hihi' hanya berkembang maksimal 5 kali lipat." pertanyaan berikut. "hihi hihi" itu apa y? 

Udin Salemo

hari main catur lawan kang nanang/ 
hadiahnya motor sumbangan uwak/ 
hari pahlawan jangan cuma dikenang/ 
berbuat baiklah untuk orang banyak/

Leong Putu

Leong Putu suami rupawan/ 
Gayanya cool bicaranya tenang/ 
ku ucap slamat hari Pahlawan/ 
Jasa jasamu akan slalu ku kenang/ 
.... #hari pahlawan.
 
Echa Yeni

Diam nya orang +6dua(saya) dlm hati pake tmpat tanam bunga Jaddiy Diam(POT) *Sodaraan dg &masak/ dann ce o.o ka

Wilwa

Game of Thrones adalah sebuah film fiksi yang endingnya tak disangka seperti kisah Tiga Negara/San Guo. Kebetulan Jokowi pernah membuat petinggi World Bank terpana ketika Jokowi menyerukan agar dunia bersatu menghadapi perang dagang Tiongkok versus Amerika saat itu dengan frase “The Winter Is Coming”. Jokowi rupanya penggemar game of thrones. Tiga Negara pada dasarnya juga sebuah game of thrones. Pertarungan berebut kekuasaan. Dengan ending yang tak terduga. Saya memprediksi bahwa siapapun yang menang pilpres 2024 harus menyiapkan mental untuk ending yang tak terduga di 2029 nanti. Hanya saja saya berharap jangan sampai Indonesia Bubar 2030 seperti yang pernah diucapkan Prabowo. 

Wilwa

Dulu sekali ada game komputer Tiga Negara. Tapi waktu itu game komputer belum secanggih saat ini. Game itu membuat saya tertarik mempelajari sejarah Tiongkok. Sama seperti minat saya mempelajari sejarah Indonesia, India, Eropa, Amerika, Timur Tengah. Kisah Tiga Negara paling terkenal dari semua sejarah Tiongkok. Lalu apa hubungannya dengan pilpres 2024? Ada. Tiga koalisi ini mirip dengan tiga negara. Dan saya prediksi endingnya mungkin sama. Pada akhirnya clan Sima yang berkuasa, menyingkirkan tiga clan yang bertarung. Klan Liu yang mendirikan kerajaan Shu (kini di provinsi Sichuan = Four Region), Klan Sun yang mendirikan kerajaan Wu (kini di sekitar Nanjing = South Capital) dan Klan Cao yang mendirikan kerajaan Wei (kini di provinsi Henan = South of River). Klan Sima mendirikan dinasti Jin yang menyatukan tiga negara menjadi satu kembali. Endingnya klan Sima mengkhianati klan Cao setelah klan Cao mengalahkan klan Liu dan klan Sun. Sima adalah perdana menteri Cao

Liam Then

Saya kok prihatin lihat kondisi Amerika. Makin begitu , saya makin prihatin kepada diri sendiri, memikirkan bahwa bahkan orang Amerika saja, belum tentu semuanya tahu dan prihatin memikirkan Indonesia, apalagi saya. Masalahnya gimana ngga prihatin memikirkan Amerika, itu negara nyimpen 5000 hulu ludak nuklir, informasi yang dilepaskan ke publik, 3750 dalam status aktif , 2000 dalam status "pensiun" ,nunggu di bongkar. Bagaimana ngga prihatin,lihat saja orang-orangnya di sana, yang kalo stress mulai bawa senapan serbu ke tempat ramai, nembak membabi buta ,bikin orang mati kemudian bunuh diri. Bagaimana ngga prihatin, melihat masih banyak orang belum "ngeh", masih suka teriak "matilah Amerika". Kalo Amerika mati, sya jamin pasti banyak yang diajak barengan. Itu kekuatan satu hulu ledak setara 25 kali -60 kali kekuatan bom yang pernah di pake di Jepang sono. 3750 biji lebih, bayangkan saja, kota besar di Seluruh dunia saja gak sampai 1000 biji. Makin kepikiran makin prihatin, gak boleh mati, gak boleh bokek, 10 persen ekpor nasional Indonesia tujuannya ke Amerika. 17,9% impor Amerika berasal dari Tiongkok, dan Tuhan tahu ekspor Indonesi ke Tiongkok berapa. Amerika ndak boleh mati, Ndak boleh bangkrut, tapi kok ya kelakuannya dua puluh tahun ini di kancah dunia, khusunya di Timur Tengah ,suka bikin ngelus dada, prihatin. Pusing mikirin Amerika, baca berita dalam negeri saja, MK MK MK, ah tambah prihatin. 

Juve Zhang

Kritik membangun boleh boleh saja. Pasti IKN akan dilanjutkan oleh Pak Ganjar. Yg di stop itu infrasteuktur berlebihan. Sesuatu berlebihan tak baik bagi kesehatan. Wkwkwkkwkw.

Er Gham

Sebelum ada zaman handphone, orang yang buang hajat pantas diberikan peribahasa 'diam itu emas'. Sekarang, ditemani medsos dalam toilet. Hehehe. 15.01

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Pewarta : -
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber : Disway.id

Komentar Anda