Gotong Royong Bangun Rumah yang Terkena Puting Beliung

Provost Banser Jatim gotong royong bangun rumah yang hancur kena puting beliung. (FOTO: Imam Kusnin Ahmad/CowasJP)

COWASJP.COM – Corps Provost Banser Jawa Timur (Jatim) mengadakan Kerja Bhakti Sosial  membangun kembali rumah warga Ngluyu, Nganjuk, Jatim yang porak poranda terkena angin puting beliung. 

Kegiatan bertajuk Bhakti Korsa Corps Provost Banser Jatim ini berlangsung dua hari 18-19 Januari 2020 lalu. Ada sekitar 80 orang anggota dari berbagai perwakilan di Jatim yang hadir. Mulai dari Trenggalek, Kediri, Batu, Malang, Blitar, Madiun, Bojonegoro, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Nganjuk, Lamongan dan daerah lainnya.                                    

"Alhamdulillah, meski dadakan anggota CPB Jatim kompak bisa hadir," ujar Zainal Arifin Korlap Bhakti Korsa Corps Provost Banser  kepada Cowas JP.

Provost-Banser-2.jpg

Menurut Arifin yang dibenarkan oleh Kasat Corps  Provost Banser Jatim Syaicul Huda, yang dibangun adalah rumah Eko Yulianto  yang berlokasi di daerah Ngluyu Nganjuk. Rumah itu 25 Desember lalu diterjang angin puting beliung. Rumah Eko bersama dua warga lainnya porak poranda rata dengan tanah. Atas inisiatif dan masukan dari  pimpinan CPB Nasional, Corps Provost Banser  Jatim menggelar Bhakti Korsa CPB 2020. Gaung bersambut, CPB Banser Jatim mendukung dan merealisasikan rencana ini.

"Atas masukan pimpinan kami mendukung dan melaksanakan kegiatan ini. Alhamdulillah sebagian besar anggota CPB Jatim dari berbagai kabupaten hadir membantu.Tidak hanya tenaga.Tapi juga sebagian dana," tambah  Syaicul Huda.     

Provost-Banser-3.jpg

Ikut berpartisipasi dalam kegiatan  Kasat Provost Nasional dan Jatim adalah Kasat Basada Nasional Yunianto Wahyudi yang juga hadir dan membantu. Menurut Arifin bantuan tidak hanya datang dari anggota CPB. Bantuan juga datang dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Nganjuk. " Selain itu juga ada bantuan dari Banom NU yang lain. Misal Muslimat dan Laziznu," ungkap Arifin.

Meski waktunya singkat, karena rasa kebersamaan dan empati sangat tinggi dari anggota maka di antara mereka gugur gunung melakukan Bhakti Korsa.
Bahkan ketika material batu habis mereka secara rame rame mengambil batu kali yang jauhnya sekitar 500 meter dari lokasi.

Provost-Banser-4.jpg

"Yang diderita Mas Eko juga derita sahabat yang lain. Untuk itu kami bersama  dengan niat  yang tulus   mengadakan kegiatan ini," tandas Arifin. "

Acara ini sekaligus untuk ajang kangen - kangenan di antara para anggota CPB. Tidak hanya satuan, yang lain juga banyak yang ikut, " tambah Syaicul Huda. Ia berjanji akan terus mengawal pembangunan rumah Eko sampai bisa ditempati kembali. (*)

Pewarta : Imam Kusnin Ahmad
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda