Mengapa Perempuan Itu Hebat?

Foto-Foto: Istimewa

COWASJP.COM – Perempuan adalah makhluk yang diciptakan begitu sempurna. Bahkan keindahannya begitu menakjubkan. Hingga ribuan tulisan menggambarkannya begitu luar biasa.

Perempuan bukanlah mahluk yang lemah. Justru perempuan adalah mahluk yang kuat, dengan intuisi yang tajam.

Keseimbangan hormon Estrogen dan Progesteron membuat kulitnya tampak halus dan mulus.

Kecerdasan dan struktur otaknya tak kalah dengan laki laki. Nyaris sama. Yang membedakan hanya rasa dan logika.

Jadi, jika ada sekelompok manusia menganggap bahwa perempuan adalah objek seksual semata, atau menempatkan perempuan sebagai warga kelas dua, maka harus di lawan.

 Pada konteks budaya dan agama mungkin iya, namun pada konteks kemanusiaan, tentu tidak.

susi.jpgSusi Pujiastuti salah seorang perempuan hebat Indonesia masa kini. (FOTO: citraindonesia.com)

Semakin bertambahnya usia bumi dan peradaban, tentunya manusia memasuki masa yang penuh dengan informasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

10 M Sel Saraf Otak

Perempuan dan laki laki memiliki 10 miliar sel saraf di otaknya. Yang mempunyai kemampuan merekam lebih dari 86 juta bite  (lebih kurang 11 juta huruf) per hari.

Jika  dikalkulasikan memori manusia selama hidupnya mencapai 100 triliun bite  (sekitar 12,5 triliun huruf)! 

 Sejatinya jika otak manusia dimaksimalkan, maka komputer secanggih apa pun akan terkalahkan. Sayangnya stereotip bahwa perempuan itu lemah dan cenderung tidak pintar, menguasai alam bawah sadarnya sehingga mereka tidak memiliki semangat untuk memaksimalkan potensinya.

Sel darah merah di dalam tubuh manusia yang mempunyai masa hidup sekitar 4 bulan, menempuh perjalanan sekitar 1.600 km di dalam tubuh kita selama masa hidupnya. Dan sepanjang waktu tersebut sel darah merah membawa oksigen yang akan menyegarkan otak setiap saat.

DR. Robert Groski, ahli neurologi dari Universitas California, Los Angeles menemukan bahwa corpus collosum pada otak perempuan lebih tebal daripada laki-laki. Alhasil perempuan mampu mengerjakan berbagai pekerjaan yang tidak saling berhubungan dalam satu waktu (multitasking). Maka, seringkali perempuan bisa mengerjakan banyak hal secara bersamaan. Sedangkan laki laki ketika sedang berkonsentrasi, tanpa disadari pendengarannya akan menurun.

risma.jpgWalikota Surabaya Tri Rismaharini juga perempuan hebat Indonesia. (FOTO: satukanindonesia.com)

Rangkaian saraf otak manusia yang kini baru sebagian dipetakan oleh ahli saraf, mempunyai daya kompleks 1.400 kali lebih kompleks jika dibandingkan dengan rangkaian telepon. Tentu ini sangat luarbiasa. Sayangnya terkadang kita tak pernah menyadarinya. Bahkan impuls saraf dari saraf ke saraf di dalam otak berkecepatan sampai 400km/jam. Setara dengan kecepatan laju mobil Ferrari terbaru yang kecepatannya sekejap mata.

Dengan kondisi seperti ini, seharusnya tak ada kalimat “saya tidak bisa” yang keluar dari mulut kita.

Dahsyatnya Jantung

Jantung setiap hari menghabiskan tenaga yang besarnya cukup untuk mengangkat beban seberat hampir 1 ton ke ketinggian 13 meter. Maka sebagai contoh, jantung manusia yang telah berumur 50 tahun telah melakukan kerja yang sama dengan mengangkat beban 18.000 ton ke ketinggian 230 km. Atau boleh dikatakan berat itu sendiri beberapa kali lebih berat dibanding muatan terberat yang pernah ditempatkan di orbit bumi.

Maka seharusnya seorang perempuan tidak boleh menjadi manja dan gampang pingsan hanya dengan permasalahan permasalahan yang ada.

Wahai Perempuan Hebat Indonesia, janganlah engkau bermanja manja! Maksimalkan hidupmu! Kita diciptakan untuk menurunkan gen kecerdasan dan membangun karakter kelangsungan generasi manusia. Jika tidak engkau maksimalkan potensimu, jika engkau salah mengasah dan mengasuh serta mendidik anak anakmu, jika engkau tidak menempatkan rasa cinta dan kemanusiaan sebagai prioritas kehidupan, maka hancurlah generasi yang akan dan sudah engkau lahirkan.

Maka pesanku, jadilah Perempuan Hebat Indonesia, hari ini dan di masa yang akan datang.
Salam.(*)

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda