Pagar Nusa Jatim Hat-trick Juara

Ketua Umum PB NU KH Said Aqil Siradj menutup Kejurnas III Pencak Silat Pagar Nusa. (FOTO: istimewa)

COWASJP.COM – Pimpinan Wilayah Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PW PSNU) Pagar Nusa Jawa Timur sukses mengukir rekor hat-trick juara umum  mempertahankan gelar juara umum di Kejurnas III Pagar Nusa 2020. Di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia, Jakarta, Senin malam 6 Januari 2020.              

Kontingen Jatim ditetapkan sebagai juara umum setelah mengantongi 24 medali emas, 8 perak, dan 6 perunggu. Raihan tersebut mengungguli Kontingen Jawa Tengah yang meraih 6 emas, 10 perak, dan 8 perunggu, serta DKI Jakarta yang berhasil mendulang 4 emas, 5 perak, dan 3 perunggu.       

Instruktur Pasti Nasional, Harry Purwono menyatakan bahwa pihaknya dari awal memiliki optimisme yang tinggi. PSNU Pagar Nusa Jatim menargetkan setidaknya 15 emas di Kejurnas III tersebut.  

"Prediksi awalnya 15 emas. Ternyata di luar dugaan hampir tiap laga kita berhasil memenanginya," kata Harry. 

suhu1.jpg

Harry mengaku telah mempersiapkan atlet-atletnya dengan matang dan dari bawah. Mengikuti kejuaraan di tingkat kabupaten dan Kejurda di tingkat provinsi.   Ia berharap, dengan kemenangan ini, ke depan timnya mampu mengikuti Kejurnas Ikatan Pencak Silat Nasional (IPSI).  

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa, M Nabil Haroen mengucapkan selamat kepada kontingen Jatim.         Kepada kontingen-kontingen daerah lain yang belum berhasil, ia meminta agar tidak berkecil hati.

Menurut pria yang kerap disapa Gus Nabil ini, silaturahim semua pendekar Pagar Nusa di seluruh Indonesia sangat penting dibandingkan gelar juara.  

suhu2.jpg

"Soal posisi juara 1, 2, dan 3 tidak begitu berarti, tetapi yang lebih penting dari itu adalah silaturahim kita seluruh Indonesia," kata Nabil yang juga anggota DPR RI ini.  

Kejurnas III ditutup oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Kiai Said berpesan kepada para pemenang agar tidak sombong, dan kepada yang belum menang agar tidak patah semangat.   "Dengan demikian, saya Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menutup acara ini dengan resmi dengan bacaan wallahul muwaffieq ila aqwamitthorieq wal hamdulillahirobbil 'alamin," ujar Kiai Said. (*) 

Pewarta : Imam Kusnin Ahmad
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda