Motivator Subsidi Silang, Dari UI Sampai UIN

COWASJP.COM – Brand silaturahim telah mengantar Dr Aqua Dwipayana ke panggung motivator selebriti Indonesia. Selain karena kepiawaiannya berbicara di depan audience, dia lebih dikenal karena mengamalkan hampir semua yang ditausiyah-kannya. Yakni, gemar bersilaturahim, berbagi, dan menyantuni.

Memang tidak murah menghadirkan doktor lulusan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung itu. Selain tarif minimal dua jam-an yang fantastis, fasilitas hotel minimal bintang empat, juga transportasi pesawat terbang kelas bisnis. 
 
Meski begitu, undangan sharing Komunikasi dan Motivasi tetap mengantre. Jadwalnya padat. Banyak yang dengan terpaksa ditolaknya kecuali yang mau menjadwal ulang sesuai dengan keluangan waktunya. 24 jam sehari rasanya tak cukup bagi dia untuk bicara, bersosialisasi, dan silaturahim.

Mulai BUMN, perusahaan swasta, pemerintah daerah, perguruan tinggi, sampai penjara. Rasanya hanya dia motivator kondang yang konsisten memberikan sharing Komunikasi dan Motivasi pada penghuni lembaga pemasyarakatan yang biasa disebut warga binaan.

Didukung Penuh Keluarga yang Kompak

Sharing Komunikasi dan Motivasinya menembus Universitas Indonesia (UI) Depok sampai Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang. Balai Sidang UI membeludak dan ratusan orang mendengarkannya di UIN Raden Fatah. Bro Aqua yang bukan alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) itu, bahkan menjadi anggota tim advisor Salam Ganesha ITB, dalam rangka mencari dana abadi hingga puluhan miliar untuk PTN ternama tersebut.

cowas.jpg Kenangan manis HUT III Cowas JP: Tour Lava Merapi yang didanai BRO AQUA.

Namun, tidak semua undangan sharing Komunikasi dan Motivasi tersebut diganjar dengan duit. Sebab, Bro Aqua bisa disebut juga sebagai Motivator Subsisidi Silang. Pendapatan dari berbagai sumber itu sebagian dialirkan untuk kegiatan sosial. Termasuk, sharing Komunikasi dan Motivasi gratis bagi institusi TNI/Polri. Bro Aqua juga memberikan toleransi tinggi pada institusi pendidikan dan lembaga nonprofit lain.
  
Sebagian lagi untuk biaya mengumrohkan puluhan orang setiap tahun yang tahun depan menginjak seri keempat. Amalannya itu berhasil menggugah pemilik Paragon Technology and Innovation - perusahaan kosmetik terbesar di Indonesia - Nurhayati Subakat yang awal 2020 ini memberangkatkan lima orang wartawan dari berbagai provinsi di Indonesia ke Tanah Suci. Itu merupakan salah satu hasil syiar dakwahnya yang digelorakan Bro Aqua melalui sharing tulisannya di Komunitas Komunikasi Jari Tangan atau melalui berita di berbagai media. 
 
Bro Aqua tak akan sampai pada titik ini jika tak didukung penuh oleh keluarga yang kompak. Istrinya, Retno Setiasih, salah seorang pejabat di Otoritas Jasa Keuangan, sangat mendukung kegiatannya. Bahkan, tak jarang dia memberikan ide-ide segar kepada suaminya.
 
Sedangkan dua anaknya, Ara (Alira Vania Putri Dwipayana) dan Ero (Savero Karamiveta Dwipayana) setidaknya sudah mulai mengamalkan ajaran yang dijalani orang tuanya. Mereka berdua rajin melakukan kegiatan sosial di lingkungan masing-masing. Ara di Korea dan Ero di Unpad.

 

Selalu Berbuat Baik, Bahkan Dia Makin Rendah Hati

Saya pribadi selalu menahan diri memberi komentar panjang atau menulis tentang aktivitas Bro Aqua. Sebab, di mata saya, Bro Aqua selalu berbuat baik. Saya mengkhawatirakan diri sendiri. Karena biasanya komentar akan berhamburan pujian-pujian yang saya khawatir berlebihan.
 
Dalam sebuah kajian Subuh Pak Kiai mengingatkan, pujian berlebihan bisa menjurus pada pemujaan (kultus). Jika yang dipuji menikmati pujian tersebut, akan mampu membelokkan niat ikhlas menjadi pamrih. Pamrih merupakan awal dari riak, dan riak merupakan syirik kecil.

cowas1.jpg

Kita semua, sahabat Bro Aqua, tentu tidak ingin membelokkan niatnya yang ikhlas. Tidak meracuninya dengan pujian berlebihan. 
 
Selain itu, pujian berlebihan juga membuat malu Bro Aqua. Dalam salah satu sharingnya secara lembut dia menulis, tidak ada salahnya memberikan pujian proporsional, profesional, dan tidak berlebihan. Apa adanya saja.

Selama ini saya mengamati meski banyak yang memuji aktivitas dan berbagai kiprahnya baik di dalam negeri maupun mancanegara, Bro Aqua sama sekali tidak berubah dan tak terpengaruh. Bahkan dia makin rendah hati dan selalu menjawab, "Alhamdulillah... Terima kasih. Semuanya bisa terjadi sepenuhnya karena TUHAN. Saya hanya menjalankan perintahNYA saja. Mohon doa dan dukungannya agar saya dapat konsisten melakukan semua kegiatan positif terutama yang bermanfaat buat orang banyak."

Mari kita beri Bro Aqua apresiasi secara wajar dan kita  doakan agar semua aktivitas yang dilakukannya bernilai ibadah. Aamiin ya robbal aalamiin...*

Penulis adalah wartawan senior yang pernah menjabat sebagai Wakil Pemimpin Redaksi Harian Jawa Pos.

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda