Bagaimana Mengatasi Akne Vulgaris (Jerawat) Bandel?

Foto: Istimewa for CoWasJP.com

COWASJP.COM – Akne vulgaris (jerawat) merupakan suatu penyakit berupa peradangan folikel pilosebasea

Dengan gambaran klinis berupa komedo, papul (benjolan kecil berwarna merah pada kulit), pustul (pustula juga merupakan komedo yang meradang), nodul (nodul adalah jenis jerawat yang lebih serius). Nodul terbentuk di bawah kulit, kemudian menjadi komedo yang meradang dan keras), kista (jerawat dalam kulit yang berisi nanah) dan jaringan parut. 

Akne vulgaris tersebar di area area favorit bagi mikroorganisme “kuman” yaitu di daerah muka (wajah), leher, lengan atas, dada, dan punggung.

jerawat.jpgGambar 1. Jenis jenis Jerawat

Akne vulgaris merupakan masalah kulit tersering di dunia dan dapat mengenai sekitar 85 - 100% orang pada kelompok usia 14-17 tahun pada wanita, dan 16-19 tahun pada pria. 

Akne vulgaris memang bukan merupakan suatu penyakit yang fatal, namun dapat memberikan dampak negatif. Seperti berkurangnya keindahan kulit, timbulnya  benjolan dan flek bekas akne vulgaris, sehingga dapat mengganggu hubungan psikososial bagi penderita yang mengalaminya. 

Pada seorang gadis akne vulgaris dapat terjadi sebelum mereka mengalami menstruasi yang pertama kali. Setelah pada masa remaja kelainan ini berangsur berkurang. Khususnya pada wanita akne vulgaris terkadang menetap sampai umur 30 tahun atau lebih.

Ada bermacam-macam jenis akne, yaitu: Akne vulgaris, Akne sekunder, Hidradenitis supurativa

Akne vulgaris dapat terjadi ketika lubang kecil pada permukaan kulit yang disebut pori-pori mengalami sumbatan. Pori-pori merupakan lubang bagi saluran yang disebut folikel, yang mengandung rambut dan kelenjar minyak. Biasanya, kelenjar minyak membantu menjaga kelembaban kulit dan mengangkat sel kulit mati. Ketika kelenjar memproduksi terlalu banyak minyak, pori-pori akan banyak menimbun kotoran, dan juga mengandung bakteri. Hal ini yang disebut komedo.

Ada empat faktor yang diduga berperan dalam proses timbulnya akne vulgaris yaitu adanya: 

a) Pertumbuhan sel kulit yang berlebihan dan proses pendewasaan sel kulit yang terlalu cepat, sehingga menyisakan keratin yang keras pada lapisan kulit dalam jumlah yang terlalu banyak.

b) Peningkatan produksi sebum.

c) Pertumbuhan mikroorganisme yang tidak terhambat karena lingkungan tempat mereka bertumbuh sangat mendukung.

d) Adanya proses peradangan. 

Penyebab lainnya bisa disebabkan oleh faktor-faktor internal dan eksternal yaitu:

a) Faktor internal, yaitu ketidakseimbangan hormon, herediter, peningkatan sebum, dan tekanan psikososial (psikis). 

b) Faktor eksternal yang dapat berupa pemakaian kosmetik yang tidak cocok atau berlebihan, konsumsi makanan yang tidak sehat atau berlemak, iklim yang tidak baik dan bakteriemia.

TIPS MENGATASI

Tips mengatasi Akne Vulgaris yang membandel

Gambar Akne Vulgaris

Penatalaksanaan pada pasien akne vulgaris bergantung dari tingkat keparahan lesinya. Hal ini juga terkait dengan penampilan fisik lesinya, efek psikologisnya, lama waktu sakitnya, akibat dari pengobatan sebelumnya, dan timbulnya jaringan parut. 

Secara tampilan fisiknya pasien akne vulgaris dapat dibagi dalam derajat ringan, derajat sedang dan derajat berat.

Terapi  Non  Bedah

Ada 3 (tiga) hal yang penting pada pengobatan pada akne:

jerawat1.jpg

*Mencegah timbulnya komedo, biasanya dipakai bahan-bahan pengelupasan kulit

*Mencegah pecahnya mikrokomedo atau meringankan reaksi keradangan. Dalam hal ini, antibiotika mempunyai pengaruh besar.

*Mempercepat resolusi lesi beradang.

Pengobatan akne memerlukan waktu yang lama, berbulan-bulan bahkan sampai bertahun-tahun, untuk mengontrol penyakitnya dan mencegah terjadinya sikatrik (bopeng). Akne yang ringan hanya membutuhkan terapi topikal, sedangkan penderita akne sedang dan berat membutuhkan terapi oral dan topikal. Penderita mungkin membutuhkan antibiotika oral secara berkala selama 6 bulan, sedangkan terapi topikal diperlukan selama perjalanan penyakit. 

Penatalaksanaan akne vulgaris meliputi usaha untuk mencegah terjadinya erupsi (preventif) dan usaha untuk menghilangkan akne (kuratif). Kedua usaha ini harus dilakukan bersama mengingat bahwa kelainan ini terjadi akibat pengaruh berbagai faktor (multifaktorial), baik faktor internal dari dalam tubuh sendiri (ras, familial, hormonal) maupun faktor eksternal (makanan, musim, stres) yang kadang-kadang tidak dapat dihindari oleh pasien. 

Nah, buat Anda yang memiliki Akne Vulgaris atau jerawat yang buandel, jangan berkecil hati. Karena 

Akne disebabkan oleh tipe kulit dan perubahan hormon pada masa pubertas, yang menyebabkan timbulnya sebore dan bertambahnya produksi bahan tanduk di dalam saluran kelenjar palit. Yaitu kelenjar yang memproduksi sebum dan terdapat dalam kulit jangat. Kelenjar palit seringkali memiliki reaksi yang berlebihan terhadap kadar hormon seks yang normal.

Sifat akne adalah kumat-kumatan dan kita hanya bisa mengurangi dan mengontrol aknenya dan bukan menyembuhkannya.

Pengobatan akne didasarkan pada tipe, kerasnya, lokalisasi, dan macam lesi. Pengobatan membutuhkan waktu lama dan kemungkinan disertai efek samping.

92% penderita akne akan memberikan respon terhadap pengobatan.

Sebaiknya kulit Anda dirawat lebih intensif saat Anda usia pubertas, menjelang Haid. Tingkat stress yang tinggi, keluarga Anda jerawatan, dan aktivitas Anda menyebabkan keringat yang berlebihan. (ern@)

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda