Harapan Menag RI pada Pionir IX

Suasana pembukaan Pionir IX PTKIN 2019 di UIN Malang. (FOTO: bojonegorotimes.com)

COWASJP.COM – Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (Pionir) IX PTKIN 2019 tengah berlangsung. Mulai Senin 15 Juli - Jumat 19 Juli 2019 di UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang. Mempertandingkan 38 lomba.

Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin berharap 3.280 atlet yang berlaga menjadi sarana perekat tali asah, tali asih, dan tali asuh antar-sivitas akademika UIN, IAIN, dan STAIN. 
"Misi kebersamaan dan rekonsiliasi nasional adalah misi penting Pionir untuk menyulam kembali ukhuwwah Islamiyyah dan ukhuwwah wathaniyyah," kata Menang RI dalam sambutannya di pembukaan Pionir IX. 

“Saya merasa harus datang dan bertemu dengan mahasiswa se-Indonesia sebagai wujud komitmen meningkatkan prestasi olahraga dan seni. Juga menebarkan moderasi beragama di kalangan mahasiswa.”
Menurut Lukman, Pionir adalah sarana terbaik untuk memperkuat tali silaturahmi kebangsaan. Menjadikan para peserta lomba sebagai duta-duta PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) untuk menciptakan prestasi nasional.

kusnin1.jpgMenag RI Drs H Lukman Hakim Saifuddin saat memberikan sambutan. (FOTO: bojonegorotimes.com)

“Pionir adalah momentum rekonsiliasi nasional untuk menguatkan kembali tali kebhinekaan. Menjahit kembali Merah Putih dan menebarkan sajadah panjang ke-Indonesia-an”, terang Menag. 

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin berharap Pionir menjadi tempat bersemainya para atlet yang dibutuhkan di even-even nasional bahkan internasional, demi mengharumkan nama bangsa. 

kusnin2.jpgFOTO: wartatransparansi.com

Guru Besar Hadits UIN Makassar ini memandang, Pionir menjadi sarana strategis untuk mengembangkan semangat riset, olahraga, dan seni di kalangan mahasiswa PTKIN. 
“Akan muncul ilmuwan, olahragawan, seniman dan peneliti-peneliti muda dari garba PTKIN”, harap Kamaruddin Amin.

Para mahasiswa sangat diharapkan menjadi aktor penting dalam pengembangan PTKIN. 

”Melalaui Pionir mahasiswa bisa meningkatkan kemampuan menemukan (inventor), menciptakan (creator) dan melakukan pembaharuan (inovasi) agar mampu berkompetisi di kancah nasional.” 

Pembukaan PIONIR IX 2019 berlangsung sangat meriah. Diisi dengan penampilan dan atraksi menarik para mahasiswa PTKIN. 
Tampak hadir dalam pembukaan, Walikota dan Bupati Malang, 58 Rektor/Ketua PTKIN se-Indonesia serta Wakil Rektor/Wakil Ketua PTKIN Bidang Kemahasiswaan.(*)

Pewarta : Imam Kusnin Ahmad
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda