Shooting The Santri

Shooting film The Santri di beberapa lokasi Kabupaten Blitar. (FOTO: istimewa)

COWASJP.COM – Beberapa hari ini tim dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Livi Zheng Crew lagi shooting film The Santri. Ini merupakan pembuatan film berlatarbelakang santri. Kerja bareng sutradara Hollywood asli Blitar, yaitu Livi Zheng (30), dengan PBNU.            

Kali ini shooting dilakukan di tanah kelahiran Livi di mana presiden pertama Republik Indonesia dimakamkan.  Ada beberapa tempat dijadikan lokasi pengambilan gambar. Di antaranya Candi Penataran Nglegok dan Candi Luwang  Sawentar Kanigoro. 

Karena ada shooting film, Candi Luwang Sawentar yang biasanya sepi di sore hari hingga malam, kali ini dipadati oleh santri dan pendekar dari Pagar Nusa dan Porsigal (Pendidikan Olahraga Silat Indah Garuda Loncat). 

Sebagian besar mereka membawa obor dari bambu menunggu aba-aba dari sutradara. 

santri1.jpg

Terlihat pula penjual makanan dan minuman di kiri-kanan jalan depan candi. Saat itu dilakukan pengambilan gambar atraksi pencak silat dan main bola api yang menggambarkan tradisi santri.

Livi bersama tim kameraman asli Los Angeles,  Amerika Serikat. Sedangkan Imam Pituduh selaku Wasekjen PB NU bersama Abdul Aziz dan H. Imam Kusnin Ahmad Ketua PC ISNU mendampingi. Juga belasan tokoh masyarakat ikut mendampingi saat shooting di Candi Luwang Sawentar di Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Sebelumnya, Livi dan tim sudah shooting di beberapa lokasi. Antara lain di Pondok Mambaus Shoilihin, Candi Penataran, Hutan Maliran, dan Pendopo Kabupaten.

Livi Zheng menuturkan, Film “The Santri“ yang diperankan oleh Gus Azmi, Veve Zulfikar, dan Wirda Mansur ini trailernya akan segera diluncurkan pada 22 Oktober 2019 mendatang. Bertepatan dengan Hari Santri. Dijadwalkan, bulan ini Livi bersama tim melanjutkan shooting ke beberapa lokasi di Blitar dan kota lainnya di Jawa Timur.

santri2.jpg

“Pekan lalu tiba di Blitar, mulai shooting hari Senin. Sekarang sudah satu minggu di Blitar. The Santri akan jadi film layar lebar, tapi kita juga bikin trailernya," kata Livi. 

Kemarin shooting di beberapa tempat. Di Pondok, hutan Maliran dan Pendopo Kabupaten. 

Film ini merupakan salah satu film yang nantinya diharapkan ditonton oleh seluruh dunia. "Kita bisa promosikan budaya Indonesia bahwa inilah kita yang kaya akan budaya” imbuhnya. 

Imam Pituduh selaku perwakilan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyampaikan, “Trailer film The Santri insya Allah diluncurkan 22 Oktober 2019. Bertepatan dengan Hari Santri.” (*)

Pewarta : Imam Kusnin Ahmad
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda