The Power of Silaturahim

Setelah Oman, Dubes RI di Myanmar Undang Sharing di Yangon

COWASJP.COM – Berkah Ramadhan terus saya rasakan. Begitu banyak rejeki yang saya peroleh di bulan yang penuh berkah ini, sehingga tidak henti-hentinya mengucapkan syukur ke TUHAN atas semua nikmatNYA tersebut.

Salah satu rejeki itu saya terima pada Jumat pagi, 24 Mei 2019 kemarin. Sesaat setelah memberi komentar positif atas pendapat yang disampaikan Duta besar (Dubes) RI di Myanmar Irjen Pol Prof Iza Fadri, tentang satu topik di Grup WA Forum Minang Maimbau (FMM) - anggotanya banyak tokoh yang berasal dari Sumatera Barat - beliau langsung merespon WA saya di Grup yang sama.

"Mampir ke Yangon Pak Aqua," ungkap Iza Fadri.

Setelah itu saya menyampaikan akan melanjutkan komunikasinya lewat jalur pribadi di WA dengan beliau. Tujuannya agar tidak mengganggu komunikasi dengan ratusan anggota yang lain di Grup WA FMM.

Dari komunikasi pribadi di WA, saya bisa merasakan bahwa mantan Gubernur Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (sekarang Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian-pen) tersebut serius mengundang saya untuk sharing Komunikasi dan Motivasi di Myanmar. Beliau menyatakan siap menerima saya di sana dan mengagendakan acaranya.

"Saat saya di Yangon, kapan saja Pak Aqua bisa datang ke sini. Dari Jakarta ke Yangon banyak alternatif pesawat dengan transit di Kuala Lumpur, Singapura, atau Bangkok. Untuk masuk Yangon tidak perlu pakai visa. Sedangkan jumlah warga negara Indonesia di sini sekitar 600 orang," jelas guru besar pertama dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian ini.

Kemudian Iza Fadri menginfokan jadwal kegiatannya. Rencananya awal Juni 2019 beliau berada di Tanah Air untuk menghadiri berbagai kegiatan termasuk menandatangani nota kerja sama dengan Universitas Andalas Padang pada 7 Juni 2019. Kembali ke Myanmar pada 17 Juni 2019.

Dibekali Kewirausahaan, Dubes RI untuk Oman Berharap PMI Tidak Kembali ke Timteng

Kami sepakat, saya ke Myanmar setelah 17 Juni 2019. Sedangkan jadwal detil sharing Komunikasi dan Motivasinya akan dibicarakan kemudian setelah ada kepastian kedatangan saya ke sana.

"Jika Pak Aqua datang, insya ALLAH saya siapkan Guest house buat Bapak menginap selama di Yangon. Tempatnya bisa menampung sekitar 30 orang. Awal tahun kemarin ada tiga rombongan ke sini termasuk dari Universitas Negeri Padang," tambah Iza Fadri.

Presiden Joko Widodo melantik Iza Fadri sebagai Dubes RI untuk Myanmar di Istana Negara pada Selasa, 20 Februari 2018. Bersama beliau dilantik 16 Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBPP) lainnya.

Lebih dari setahun bertugas di Yangon Iza Fadri merasa betah. "Pak Aqua, saya senang tugas di sini. Yangon sekarang sudah maju. Dulu memang mereka menutup diri. Kotanya berpenduduk 5,5 juta orang," pungkas laki-laki yang  berasal dari Sumbar ini.

Sebelumnya Dubes RI untuk Oman Musthofa Taufik Abdul Latif melalui Pelaksana Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Muscat Ahmad Ma'rufi pada Senin siang, 20 Mei 2019 waktu Jakarta atau pagi waktu Oman kirim WA ke saya. Isinya mengundang saya sebagai pembicara seminar kewirausahaan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Oman pada Jum'at, 28 Juni 2019 mendatang. Pesertanya sekitar 200 orang. Acaranya akan dirangkaikan dengan Halal Bihalal dan Sosialisasi Proses PMI Bermasalah.

"Tujuan dari acara tersebut adalah agar para PMI dibekali kewirausahaan sehingga mereka bisa mandiri dan tidak kembali lagi ke Timteng untuk jadi pembantu. KBRI Muscat telah melaksanakan beberapa kegiatan untuk mengupgrade pengetahuan para PMI sejak awal 2019," ungkap Toto, panggilan akrab Musthofa Taufik Abdul Latif.

Saya sangat mensyukuri semua undangan tersebut. Semoga lancar, sukses, barokah, dan memberi manfaat yg optimal. Aamiin ya robbal aalamiin.(*)

Dari Bogor saya ucapkan selamat mensyukuri dan mengoptimalkan semua amanah yang diterima. Salam hormat buat keluarga ya. 14.00 25-05-2019.

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda