Jayapura - Bandung sekitar 14,5 Jam, Semangat Berbagi Mengalahkan Segalanya

Dr Aqua Dwipayana (paling kanan) bersama tim buku Dahsyatnya Silaturahim Bersih Hati Bersih Pikiran.(FOTO: CowasJP)

COWASJP.COM – Setelah menempuh perjalanan sekitar 14,5 jam dari Jayapura, akhirnya Subuh Kamis, 25 April 2019 saya tiba di Bandung. Berangkat dari Bandara Sentani Jayapura pukul 17.00 WIT atau pukul 15.00 WIB Rabu kemarin dengan transit di Makassar tujuan Jakarta. Tadi malam dari Bandara Soetta jalan darat kurang lebih 6 jam menuju Bandung.

Selama dua hari di Jayapura, saya mengikuti  kegiatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo yang lumayan padat. Tiba di Jayapura pada Selasa pagi, 23 April 2019 lalu. Agenda utamanya rapat koordinasi penanganan bencana banjir di Jayapura. 

Hadir dalam acara itu selain wakil dari kementerian dan instansi terkait, juga Direktur Utama Freeport Indonesia Tony Wenas. Di pesawat dari Jakarta ke Jayapura Tony duduknya persis di sebelah saya.

Sedangkan Rabu kemarin Doni bicara di acara Musrenbang Provinsi Papua. Sebelum ke Bandara Sentani Jayapura, Bapak tiga anak dan satu cucu itu menyempatkan waktu untuk rapat dengan para kepala adat yang anggotanya terkena banjir di Jayapura. Doni terutama mendengarkan curhat mereka dan memberikan berbagai solusi.

Menjadikan para Wartawan sebagai Mitra Strategis

Rabu malam 24 April 2019 kami mendarat di Bandara Soetta sekitar pukul 21.15. Setelah mengambil bagasi, saya melanjutkan perjalanan ke Bandung. Sesudah menempuh perjalanan darat sekitar 6 jam, saya tiba di Bandung.

Dilihat dari lamanya perjalanan dari Jayapura ke Bandung yang sekitar 14,5 jam, terasa jauh dan lama. Waktunya hampir sama dari Jakarta ke Eropa dengan satu kali transit.

Meski telah menempuh perjalanan belasan jam, namun alhamdulillah saya tetap semangat. Hal itu disebabkan ada agenda utama pagi ini di hotel Grand Setiabudi Bandung. 

Doni mengundang saya untuk sharing Komunikasi dan Motivasi di acara Diklat Teknis Penanggulangan Bencana Bagi Wartawan. Temanya adalah Meningkatkan Sinergitas Badan Nasional Penanggulangan Bencana dengan Media.

Selama ini di manapun bertugas, Doni selalu menjadikan para wartawan sebagai mitra strategis. Mantan Pangdam III/Siliwangi ini hubungannya sangat harmonis dengan wartawan termasuk dari media-media utama.

"Teman-teman wartawan selama ini banyak mendukung mensosialisasikan berbagai kegiatan yang saya lakukan bersama jajaran. Dengan begitu masyarakat jadi tahu dan memberikan dukungan penuh," ungkap Doni yang dikenal sebagai Jenderal Trembesi yang sangat rendah hati.

Banyak Belajar pada Peserta yang Cerdas dan Berpengalaman

Kepala Pusdiklat BNPB Agus Wibowo menginfokan bahwa sejak Rabu kemarin sampai Jumat 26 April 2019 puluhan wartawan dari media cetak, elektronik, dan online mengikuti acara tersebut. Mereka antusias sekali mendengarkan paparan para narasumber.

"Teman media-media yang ikut Diklat sudah siap untuk sharing dengan Pak Aqua. Buku super best seller The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi karya Bapak dan buku Produktif Sampai Mati sudah dibagikan ke mereka," ujar Agus.

Semangat saya untuk berbagi pada sharing Komunikasi dan Motivasi di Bandung, termasuk nanti malam dengan jajaran redaksi harian Pikiran Rakyat yg temanya Sukses dan Bahagia di Masa Pensiun mengalahkan segalanya. Terbayang bahwa di dua sesi itu saya akan banyak belajar pada semua peserta yang umumnya cerdas dan memiliki banyak pengalaman di bidang jurnalistik.

Semoga semua kegiatan yang sepenuhnya saya niatkan ibadah ini memberikan manfaat maksimal pada banyak orang utamanya seluruh peserta, BNPB, dan Harian Pikiran Rakyat. Aamiin ya robbal aalamiin. (*)

Penulis: Dr Aqua Dwipayana, pakar komunikasi dan motivator nasional.

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda