Umroh The Power of Silaturahim III (28)

Mayoritas Jamaah Tak Kenal Pak Aqua

Di ruang tunggu Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.(FOTO: istimewa)

COWASJP.COM – Siang itu di awal Februari 2019, HP saya terus saja berbunyi. Nada deringnya mengisyaratkan ada pesan WhatsApp (WA) yang masuk. Tumben, pikir saya. Kok susul-menyusul bunyinya. Setelah saya baca WA itu, saya langsung sujud syukur..... alhamdulillah. Rupanya WA itu berisikan maklumat tentang berbagai persiapan yang harus kami lakukan menjelang keberangkatan Umroh The Power of Silaturahim (POS) III 

Menjadi bagian dari rombongan umroh POS III tentu saja merupakan suatu kebahagian yang luar biasa atas karunianya serta rizki yang di berikan Allah SWT. Menjadi tamu Allah di Baitullah. Subhanallah, air mata ini terus saja mengalir manakala membayangkan sebentar lagi bisa bersujud di Baitullah.

"Silahkan para jamaah mempersiapkan mental dan fisik serta memenuhi persyaratan untuk mendapatkan visa, antara lain, segera suntik vaksin meningitis dan rekam biometrik di kota masing-masing," begitulah salah satu bunyi WA dari pemimpin rombongan POS III Ustadz Nurcholish MA Basyari. Beruntunglah para jamaah yang tinggal di kota-kota besar tertentu, seperti Jakarta, Surabaya, Malang, dan Makassar, dapat melakukan rekam biometrik di kotanya sendiri.

Ada jamaah dari Jayapura, yang untuk merekam biometrik harus terbang ke Makassar, Sulawesi Selatan, karena di Papua belum ada tempat untuk rekam biometrik. Ini dialami pasangan suami-istri, Bapak Mochtarom dan Ibu Tutik Nursiana, yang bahkan terpaksa harus menginap di Makassar untuk melakukan rekam biometrik. Begitu pula dengan ibu Siti Aisyah yang akrab disapa Kak Butet dari Bah Jambi, Simalungun, Sumatera Utara. Untuk rekam biometrik, dia harus menempuh perjalanan darat sekira tiga jam ke Kota Medan. Beberapa jamaah lain juga mengalami perjuangan serupa untuk dapat merekam biometrik.

aqua1.jpgDoa dipimpin Ustadz Nurcholis MA Basyari (paling kanan).

Tibalah deadline untuk menyerahkan segala dokumen persyaratan yang diperlukan untuk umroh pada akhir Februari 2019. Semua calon anggota jamaah POS III akhirnya dapat memenuhi persyaratan tepat pada waktunya, kecuali satu orang yang akhirnya harus di "dieliminasi". Sayang sekali memang, kesempatan emas yang belum tentu datang dua kali akhirnya terbuang.

Akhirnya, setelah menunggu sekira 4,5 bulan, kami menerima kepastian tanggal keberangkatan ke Tanah Suci via pesan WA juga. "Jadwal keberangkatan umroh POS III Insya Allah mulai tgl 2 April sampai dengan 12 April, jamaah diharuskan kumpul di Jakarta mulai 31 Maret 2019, seluruh tiket pesawat sudah disediakan". 

Itulah "sakti" nya ketua rombongan POS III ini, ustadz Nurcholis, hanya melalui WA saja beliau mengkoordinasi seluruh anggota jamaah yang berjumlah 49 orang dari seantero Nusantara. Beliau dibantu Ibu Yayah Nuriyah sebagai volunteer atau relawan, yang belakangan diketahui ternyata istri tercinta Ustadz Nurcholis. Meski hanya via grup WA, semuanya berjalan dengan sangat baik sampai tiba saatnya kami terbang dari daerah masing-masing menuju Jakarta dan dari Jakarta menuju Jeddah.

Di Jakarta, kami menginap dua malam di Mess Perwakilan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Seskoad) di kawasan Berlan, Mattraman, Jakarta Timur. Di Mess itulah seluruh jamaah pertama kalinya bertatap muka dan saling berkenalan satu sama lainnya. Anggota jamaah tertua ialah Ibu Sriatun dari Malang yang berusia 72 tahun, sedangkan jamaah termuda ialah Farhan Maulana Rasyad, yang berusia 18 tahun dan tidak lain ialah cucu ibu Sriatun.

Malam hari setelah jamaah masuk Mess pada 2 April 2019, diadakan malam keakraban dan ramah tamah dengan Pak Aqua Dwipayana, sang penggagas dan sponsor yang mendanai  gerakan Umroh The Power of Silaturahim. Terungkaplah, mayoritas anggota jamaah belum mengenal Pak Aqua. Karena itu, para jamaah menyambut antusias dan penuh suka cita acara tersebut karena berkesempatan tatap muka langsung dan mengenal lebih dekat pakar komunikasi dan motivator kondang itu.

Ustadz Nurcholis yang memandu acara tersebut mempersilakan para jamaah memperkenalkan diri dan latar belakang terpilihnya sebagai anggota jamaah POS III. Selain memperkenalkan diri dan asal daerahnya, para jamaah tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kesempatan untuk beribadah umroh bersama Jamaah POS III.

"Jangan berterima kasih kepada saya. Berterimakasihlah kepada Allah. Karena Allah Swt sajalah semua ini bisa terjadi,” kata Pak Aqua yang dikenal sangat rendah hati an ringan tangan terhadap sesama itu.

Di Akhir acara, kami mendapatkan banyak souvenir dari keluarga Pak Aqua dan para relasi beliau. Tidak hanya barang-barang perlengkapan yang diperlukan para jamaah, Pak Aqua juga menyampaikan "salam tempel" kepada kami semua dengan jumlah yang tidak sedikit.  Para jamaah merasakan surprise. Subhanallah. 

aqua2.jpg

Mendapatkan hadiah umroh saja sudah sangat bersyukur, apalagi ditambah dengan uang saku yang tidak sedikit jumlahnya. Belum lagi, kami yang datang dari berbagai daerah  juga mendapatkan bantuan tiket penerbangan pergi pulang (PP) dari teman baik Pak Aqua, yakni Dirut Citilink Pak Juliandra Nurtjahjo secara pribadi.

Sungguh Luar biasa karunia Allah kepada jamaah POS III. Hanya Allah sajalah yang dapat membalas kebaikan beliau dan keluarga beserta tim dan para koleganya. 

Keesokan harinya, 3 April 2019, ba’da subuh kami berangkat menuju Bandara Soetta Cengkareng. Dua unit bus Seskoad mengantarkan kami dari Messs hingga Terminal 3 Bandara Soetta. Tidak sampai satu jam kemudian, kami pun tiba Bandara Soetta. Dan di sana Pak Aqua sudah menunggu rombongan tiba. Surprise lagi bagi para jamaah Umroh POS III. 

Selama tiga jam beliau menemani jamaah POS III  di ruang tunggu bandara. Beliau berpesan dan mewanti-wanti agar tidak memberikan apapun dan membelikan oleh-oleh dari Tanah Suci. 

"Hanya satu permintaan saya. yaitu tolong saya dan keluarga didoakan agar tetap sehat dalam berkah dan ridho ALLAH SWT,” ujar Pak Aqua.(*)

Penulis: Ita Lizamia, anggota Jamaah Umroh POS III asal Surabaya, Jawa Timur

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda