Umroh The Power of Silaturahim III (25)

Siapa Sangka Saya Datang Lagi ke Sini

Penulis Ita Lizamia (tengah) saat akan berangkat ke bandara.

COWASJP.COM – Setahun yang lalu, tepatnya 17 April 2018 di tempat ini di Mess Seskoad  Jl. Kesatrian Raya no. 5 Berlan Matraman Jakarta Timur, diadakan acara syukuran dalam rangka pemberangkatan jamaah umroh The Power of Silaturahim (POS) II.

Waktu itu saya datang ke acara tersebut karena ada 5 teman dari Konco Lawas Jawa Pos (Cowas JP) yang turut serta berangkat umroh.

Waktu itu saya hanya ingin mengayu bagyo, ikut berbahagia,  yang memang pas waktunya saya nengok anak di Jakarta.

Dengan bermodalkan tekad dan sedikit pengetahuan tentang jalan di Jakarta, selepas Maghrib berangkatlah saya dari kos-kosan anak di daerah Sudirman Jakarta Selatan menuju ke Matraman Jakarta Timur.

Alhamdulillah setelah berkali-kali telepon teman yang tahu lokasinya, akhirnya dengan selamat sampai juga saya di tempat yang dimaksud dan bertemu dengan teman-teman yang akan berangkat umroh. Semua senang dan gembira. Terpancar aura positif dari wajah mereka.

ita1.jpgPenulis(tengah) bersamakeluarga

Dan siapa sangka saya datang kembali lagi ke sini ke tempat ini Mess Seskoad Jl. Kesatrian Raya Berlan Jakarta Timur sebagai salah satu peserta Umroh dari 50 jamaah POS III. Tentu saja ini adalah peristiwa yang sangat luar biasa bagi saya khususnya dan  merupakan berita bahagia bagi sanak saudara dan keluarga besar saya. Orang Jawa bilang saya "kesawapan" doa dari orang-orang yang akan berangkat umroh.

Harap-Harap Cemas Menjelang Berangkat Umroh

Subhanallah walhamdulillah... Saya mendapat hadiah umroh gratis  ini dari Bapak Aqua Dwipayana sejak 10 November 2018. Namun jujur saya belum berani memberitahukan kepada    siapapun termasuk anak-anak saya tentang hadiah Umroh tersebut. Masih terlalu dini pikir saya waktu itu. 

Dengan harap-harap cemas kala itu, sebulan berlalu belum ada kabar apapun dari Pak Aqua, November berlalu begitu saja. Desemberpun begitu... Saya sih percaya janji dari Pak Aqua Insya ALLAH tidak meleset. Dan saya bersabar serta terus berdoa untuk itu. Sampai akhirnya...

Setelah dibuatkan WAG jamaah umroh POS III pada pertengahan Januari 2019 lalu oleh ketua rombongan POS III,  Ustad H. Nurcholish MA Basyari, barulah saya berani memberitahukan berita gembira luar biasa ini kepada anak-anak dan para kerabat. Dari WAG inilah akhirnya kami dibimbing diberikan maklumat-maklumat yang harus kami lakukan.

Tahapan demi tahapan semua dipaparkan hanya melalui WAG. Dan Alhamdulillah jamaah POS III dari seantero Nusantara bisa menyelesaikan maklumat demi maklumat dengan baik dan benar, meskipun 1 orang yang dengan terpaksa dieliminasi karena sampai tanggal deadline yang ditentukan orang tersebut belum juga menyerahkan syarat-syarat yang harus dikumpulkan. Sayang sekali memang. 

Tanggal 2 April setelah  Isya untuk pertama kalinya kami semua anggota rombongan POS III bertemu, bertatap muka yang sebelumnya hanya saling kenal lewat medsos. Dalam pertemuan Intern tersebut kami diberikan kesempatan untuk saling  memperkenalkan diri satu-persatu. Dengan sabar dan telaten Pak Aqua juga ikut acara perkenalan meskipun pada hari itu pagi harinya beliau harus ke Pekanbaru untuk sharing Komunikasi dan Motivasi. Sorenya kembali ke Jakarta dengan agenda satu-satunya silaturahim dengan kami jamaah umroh POS III. 

itac8fd4.jpg

Begitu mendarat di Bandara  Halim Perdanakusuma Jakarta sang penggagas umroh POS I, II, dan III itu langsung meluncur ke Mess Seskoad. Kemudian disusul istrinya Ibu Retno Setiasih. Dan tak lama putra tercintanya pun, Savero Karamiveta Dwipayana yang akrab dipanggil Ero menyusul datang juga. Ero didampingi dosen yang sekaligus guru besar Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Prof Deddy Mulyana PhD. Beliau adalah promotor utama Pak Aqua saat kuliah S3 di fakultas dan universitas tersebut.

Sungguh Terharu Melihat Kekompakan Keluarga

Masya ALLAH, saya pribadi sungguh terharu melihat kekompakan keluarga ini. Begitu solid dan saling mendukung untuk selalu berbuat baik kepada sesama tanpa memandang latar belakang orang yang akan dibantunya untuk bisa bersujud di Baitullah.
Meskipun terlihat capek... Mata yang terlihat menahan kantuk, tetapi mereka tetap senyum, santun menyapa, menyalami kami satu per satu dengan penuh kehangatan.

Pancaran ketulusan dari keluarga ini jelas terlihat dari bibir yang selalu tersungging, sampai acara perkenalan ini selesai dan kami dipersilahkan untuk memasuki kamar masing-masing di Mess Seskoad.

 "Ayo istirahat semua ya, hemat tenaga, istirahat yang cukup supaya besok berangkat dengan badan yang fresh," begitu pesan Bu Retno Setiasih kepada kami. 

Pukul 24.00 tepat akhirnya acara perkenalan ditutup oleh Bapak Aqua dan doa oleh ketua rombongan POS III ustad Nurcholis.
Ternyata langkah kaki saya setahun lalu ke Mess Seskoad ini, membawa kembali langkah kaki ini ke sini untuk menyusul jejak langkah POS II. Alhamdulillah...

Bila ALLAH SWT sudah berkehendak, siapa pun tidak akan mampu untuk mengubahnya, Subhanallah... (Bersambung)

Pewarta : Ita Lizamia
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda