Mendekati Bumi Kasuari dengan Hati

Aparart kepolisian bersama anak-anak Papua. (Foto: adi cupe)

COWASJP.COM – Dengan konsep “democratic policing”, Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian mengubah sama sekali paradigma penanganan Kamtibmas di tanah Papua. Pola-pola represif dijauhi, pola-pola preventif dan pre-emtif dikedepankan. Sebuah konsep mendekati bumi Kasuari dengan hati.

Program yang dijalankan untuk itu adalah pola pembinaan masyarakat (Binmas) yang diberi nama “Noken”, Binmas Noken. Satuan tugas khusus Binmas Noken ini dipimpin Kombes Pol Eko Rudi Sudarto. “Inilah metode soft approach Polri dalam membangun interaksi dengan masyarakat,” ujar Kombes Eko, di Jakarta, baru-baru ini.

Berbagai masalah di Papua, tidak bisa diselesaikan hanya dengan cara penegakan hukum atau represif (hard approach). "Bapak Kapolri punya keinginan kita menangani masalah-masalah di Papua dengan memperhatikan psikologis massa yang sangat rentan jika ditangani secara represif. Itulah alasan kami melakukan pendekatan preventif dan pre-emtif dengan soft power," lanjutnya.

Yang dilakukan kemudian adalah melakukan pendampingan di lokasi dan asistensi untuk berbagai masalah keseharian yang sangat dibutuhkan warga Papua. Jadilah, aparat kepolisian pun aktif melakukan upacara bakar batu, membantu masyarakat beternak babi, hingga ke penangan soal pendidikan anak-anak.

Bumi-Kasuari-2.jpgSatgas Binmas Noken menyerahkan alat pertanian kepada masyarakat Papua. (Foto: Cupe)

"Kan salah satu tugas pokok Polri adalah pembimbing, pelindung, pengayom dan pemecah masalah (problem solver) bagi masyarakatnya," ujar Kombes Eko.

Satu hal yang ia lihat, pesoalan mendasar masyarakat Papua adalah kesejahteraan. Sedangkan pemerintah, belum mampu menyentuh program itu hingga mendasar, karena banyak faktor. “Selain medan Papua yang berkontur pegunungan dan hutan, faktor lain adalah rendahnya kualitas SDM karena minimnya sentuhan pendidikan. Ditambah, gangguan kelompok criminal bersenjata,” tambah Eko. (*)

Pewarta : Roso Daras
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda