Atasi Jantung Koroner Tak Harus Pasang Ring

Prof Dr Yahya Kisyanto.(Foto: Istimewa)

COWASJP.COM – Kini di RSCM (Rumah Sakit Cipta Mangunkusuma) Jakarta mulai dipraktikkan penyedotan plug (sumbatan) di vena/saluran darah ke jantung. Jadi tidak pakai ring atau bypass lagi.

Diharapkan, teknologi ini membawa kabar gembira. Khususnya bagi mereka yang dideteksi adanya sumbatan tersebut. Jantung koroner tidak selalu harus pasang ring atau operasi.

Sehubungan dengan banyaknya kasus penyempitan pembuluh darah terutama di jantung yang dirasakan sebagai sesak napas atau napas terengah–engah atau cepat lelah (misalnya naik tangga), diinformasikan bahwa penanganan penyempitan pembuluh darah tersebut TIDAK  SELALU  harus dilakukan dengan pemasangan ring (Stent) atau bahkan operasi by pass.

Saat ini penanganan pembuluh darah di jantung yang menyempit dapat dilakukan dengan cara diinfus. 

Cairan infus yang diimpor tersebut mampu mengikis (membersihkan) plaque (gumpalan-gumpalan yg umumnya berupa calsium) pada bagian dalam pembuluh darah yang menghambat aliran darah. Tergantung dari parah atau tidaknya penyempitan tersebut.

Ahlinya adalah Dr. Yahya Kisyanto, yang alamat prakteknya di daerah Cikini, menggunakan dua macam cairan infus. Pengobatan penyempitan pembuluh darah dgn cara diinfus ini biayanya sangat terjangkau oleh masyarakat umum dan sudah banyak pasien yang berhasil ditangani. Sebagai catatan, Dr. Yahya Kisyanto adalah dokter yang sangat senior di bidang Cardiologist & Internist. Sangat sosial dan sangat membantu pasien, bahkan pasien yang datang pada hari Minggu pun dilayani.

jantung3.jpg

Biaya yangg dibebankan juga sangat sosial. Ada dua macam cairan infus yang digunakan. Harganya sekitar Rp 600 ribu dan Rp 1,3 juta – per infus - tergantung parahnya penyempitan. Harga ini jauh lebih ringan dibanding dengan klinik Cardiologi lainnya.

 Jam praktek Dr. Yahya Kiswanto, dari jam 08.00 pagi sampai jam 14.00 WIB siang, dan sore jam 18.00 sampai jam 22.00 atau dgn perjanjian. 

Nomor telepon yang dapat dihubungi adalah (021) 319 – 25353. Klinik Abdi Medika (Cikini). 
Prof. Dr. Yahya Kisyanto, PhD, SpJP, SpPD, FACC seorang Guru Besar Emeritus dalam Bidang Kardiologi di FKUI Jakarta. Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (PERKAPI), mantan Ketua Ikatan Keseminatan Kardio-serebro-vaskular Indonesia (IKKI), anggota Indonesian Cardiovacular Society (ICS), serta Principal Investigator for Indonesia in the Multi-national Study WHO.

Demikian dikabarkan perkapi.blogspot.co.id. (*)

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda