Tamu Butet Terpesona Kuliner Khas Kali Progo dan Kopi Menoreh

Tamu Butet yang diundang khusus untuk menikmati kuliner dan kopi khas Kulonprogo

COWASJP.COMRAJA Monolog Butet Kartarejasa tak henti-hentinya mempromosikan pariwisata Kulonprogo. Kali ini, Butet mengajak rekan-rekannya dari berbagai kota untuk menikmati kuliner Kulonprogo.

Ada sejumlah nama beken yang "diprovokasi" Butet seperti penulis Goenawan Muhammad, Direktur Kolaborasi Kumparan Yusuf Arifin dan istri Liza Arifin, Direktur LSI Dodi Ambardi, mantan Wakil Walikota Surabaya Arif Afandi dan lain-lain. Sebagian tamu Butet tersebut datang bersama keluarga. 

BACA JUGA: Didukung Kemenpar, Sleman Menuju Destinasi Wisata Kuliner dan Belanja Terkemuka

Oleh Butet, rombongan besar ini diajak menikmati kuliner khas Kulonprogo termasuk kopi Menoreh. Kuliner khas ini berada di pinggiran kali Progo. Selama ini Butet Kartaredjasa memang dikenal paling jago menemukan tempat makan yang hommy dan ga mainstream.

butet1.jpg

Kali ini Butet mengajak rombongan ke keluarga Pak Sukro. Mereka menyantap makan siang dengan menu ikan kali, oseng daun pepaya, bobor daun ketela dan sambel ijo plus sambel terasi yang asli ‘makanan rumah’. 

BACA JUGA: Sate Pisang dan Ronde Langganan Bung Karno dan Perwira Akmil

"Makan di sebuah kedai atau warung itu biasa. Yang tidak biasa, kita seakan-akan bertamu tapi akhirnya dijamu makan siang. Makan di teras yg mendadak jadi warung. Sensasinya beda. Apalagi menunya memang asyik tenan. Uenak pol," terang Butet memberikan alasan mengajak koleganya ke Kulonprogo. 

Maka suguhan "baceman iwak kali" pun dipilih Butet. Jenis ikan apa saja yang diperoleh di sungai Progo itulah, yang kemudian dibacem terus digoreng. "Itulah yang rame-rame diganyang para pemangsa dari beberapa kota. Dikombinasi sayur daun pepaya, sayur ndeso, sambal terasi dan krupuk kampung," urai pria yang punya kelompok Sarekat Ngobong Kalori ini.

butet2.jpg

Istri mantan Wakil Walikota Surabaya Tjahjani Retno Wilis mengakui kepakaran Butet dalam menemukan sensasi kuliner. Di akun FB-nya, Wilis menuliskan kesannya usai dijamu Butet ini. Dia bersama keluarga memang sedang liburan akhir tahun.

"Alhamdulillah, perjalanan hari ke-2 kali ini hardcore-lah. Setelah chekout hotel (di Jogja), kita diajak makan ke “rumah orang” di pinggiran kali Progo. Pak Butet Kartaredjasa paling jago menemukan tempat makan yang hommy dan ga mainstream," tulis Wilis.

BACA JUGA: Mudik ke Solo? Jangan Lupa ''Keplek Ilat'' di 10 Kuliner ini​

Alumnus Fisipol UGM ini lebih lanjut menuliskan kesaksiannya. "Lumayan juga menuju tempat makan ini. Bersyukur waze-nya bersahabat dan akurat kasih info lokasi," tambahnya.

butet4.jpg

Tak hanya menu ikan Kali Progo yang "dipromosikan" Butet. Para tamu juga diajak merasakan durian serta kopi Menoreh. Durian Kalibawang, salah satu yang nge-hits. 

BACA JUGA: Yuk! Wisata Kuliner Mak Nyus ke ''Sentra Pengasapan Ikan'' Demak

Para tamu itu pun diajak menyantap durian langsung ke penjual yang ada di pinggir jalan. "Nge-duren di pinggir jalan rame-rame...asyiiiiiiik," kesan Wilis yang menyebut makan durian sebagai desert.

Baru setelah makan durian, para tamu diajak untuk menikmati kopi Menoreh. Kopi ini dinikmati di puncak Suroloyo. Salah satu titik tertinggi di Menoreh, Kulonprogo. Dari Puncak Suroloyo ini bisa melihat Candi Borobudur.

butet3.jpg

Kedai kopi di puncak bukit Suroloyo ini termasuk nge-hits juga. Sering menjadi jujugan para wisatawan. Sensasi ngopi di ketinggian ini mengesankan istri Yusuf Arifin, jurnalis detik.com yang selama ini tinggal di Inggris.

"Ngopi di ketinggian, sambil ngobrol gayeng, merasai rasa “Summer di Inggris” kata Liza. 

"Hawa dingin dan kabut serta sepoi angin sore...sambil ngopi.... mmmmmmh heaven! Matur nuwun sudah ditrakttir ngopi di tempt tak terlupakan ini," sambung Wilis yang bersama keluarga melanjutkan liburan ke Purwokerto. (*)

butet8.jpg

butet7.jpg

butet5.jpg

Pewarta :
Editor :
Sumber :

Komentar Anda