Gus Karno
HIDUPNYA untuk Bung Karno –sepenuh-penuhnya. Itulah salah satu teman terkarib saya di Bali: Gus Marhaen
Selengkapnya
HIDUPNYA untuk Bung Karno –sepenuh-penuhnya. Itulah salah satu teman terkarib saya di Bali: Gus Marhaen
SelengkapnyaKerja sama ini dilakukan agar alumni Unusa bisa bekerja di Jepang, khususnya lulusan perawat dan bidan.
SelengkapnyaSetelah itu, barulah Arteria minta maaf kepada masyarakat Suku Sunda. Ia menyatakan, tidak bermaksud menistakan Suku Sunda.
SelengkapnyaSaya mesong –melayat dalam bahasa daerah Hokkian– kemarin. Kantornya hanya sepelemparan batu dari kantor saya: dulu, di Jalan Kembang Jepun –pecinannya Surabaya.
SelengkapnyaLuna Maya cerita di YouTube Venna Melinda, begini:
SelengkapnyaCEPAT ATAU LAMBAT, momentum itu pasti datang.
SelengkapnyaSAMPAI hari ini saya belum juga hafal nama ibu kota baru Myanmar. Padahal itu sudah tidak baru lagi. Sudah 15 tahun pindah dari Yangon ke situ.
SelengkapnyaINI bukan gunung kembar, tapi diberi nama Olat Maras –artinya: bukit kebahagiaan, dalam bahasa Sumbawa.
SelengkapnyaDi balik hingar bingar dan kemeriahan Baznas Award 2022 di Sultan Hotel, Jakarta Pusat, Senin 17/1/2022, saya lebih tertarik dengan outlet Z Chicken di ruang lobi.
SelengkapnyaSAYA terlambat tahu: Ny Ciputra ternyata sudah meninggal dunia. Berarti, hanya tiga tahun setelah sang suami mendahuluinyi.
Selengkapnya