Rapat Pleno PBNU 29 Januari 2026: Gus Yahya Dipulihkan sebagai Ketum
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menyelesaikan konflik internal melalui Rapat Pleno yang digelar Kamis (29/1/2026) di Jakarta Pusat.
Selengkapnya
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menyelesaikan konflik internal melalui Rapat Pleno yang digelar Kamis (29/1/2026) di Jakarta Pusat.
SelengkapnyaDi tengah dinamika internal yang berkembang, Nahdlatul Ulama (NU) kembali menunjukkan kedewasaannya.
SelengkapnyaKetua Umum PBNU, Gus Yahya Cholil Staquf, menghadapi tantangan berat terkait tuduhan afiliasi dengan zionisme internasional.
SelengkapnyaIsu pemakzulan mengguncang PBNU. Ketua Umum Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dengan tegas menolak desakan untuk mundur dari jajaran Syuriah. Mundur dari jabatan Ketua Umum PBNU.
SelengkapnyaDinamika internal tengah menggoyang Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Rapat Harian Syuriyah PBNU pada Kamis, (20/11/2025), menghasilkan seruan agar Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, mengundurkan diri dari jabatannya.
SelengkapnyaRilis terbaru dari lembaga riset independen, The Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC), yang berjudul The Muslim 500: The World's 500 Most Influential Muslims 2025, yang dilihat pada Rabu (9/10/2024).
SelengkapnyaPertemuan tersebut bertujuan untuk mengundang presiden berkenan hadir di acara puncak peringatan Harlah 1 Abad NU yang akan digelar di Stadiun Delta Sidoarjo Jawa Timur.
SelengkapnyaKetua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) berkunjung ke Markas Besar Angkatan Darat (Mabes TNI AD) pada Rabu (2/3/2022).
SelengkapnyaSURABAYA. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menjelaskan dengan tegas, mengapa dua wanita tokoh NU didaulat mengemban jabatan Ketua PBNU.
SelengkapnyaKedatangannya diterima langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan beberapa pengurus lainnya.
Selengkapnya