Prestasi gemilang ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan karirnya yang penuh dedikasi. Sekaligus membuktikan bahwa potensi anak-anak Indonesia memang luar biasa. Mampu bersaing dan unggul di kancah dunia.
SORE itu, Rabu (7/1/26), Kampung Purbayan tidak sekadar menjadi kampung wisata. Ia berubah menjadi panggung kecil tempat mimpi, tradisi, dan masa depan seni bertemu dalam satu tarikan napas.
Sapto merasa bingung waktu menerima pesa singkat di ponselnya. Dia bergumam sendiri "Waahh...besok hari Kartini, anakku harus pakai kebaya," gumamnya sambil menunjukkan wajah gelisahnya.