COWASJP.COM – Awal tahun 2026, perguruan Global Islamic School (GIS) merilis kabar, sebanyak 99 lulusan SMA Global Islamic School Condet, Jakarta Timur tahun pelajaran 2024 - 2025 berhasil menembus perguruan tinggi bergengsi, dalam dan luar negeri. Di antara mereka bahkan ada yang sukses menembus Akademi Militer (Akmil) dan Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).
“Total alumni 2024 – 2025 adalah 118 siswa, yang lolos 99 siswa. Jadi sekitar 85 persen berhasil menembus berbagai perguruan tinggi bergengsi dalam dan luar negeri. Harusnya genap 100 siswa, tetapi satu alumni yang diterima di Singapura, tidak jadi mengambil,” ujar Direktur GIS, Nawfal A. Saleh.
Pria yang akrab disapa “Novell” itu menambahkan, persentase lulusan SMA GIS yang berhasil menembus berbagai perguruan top dalam dan luar negeri, relatif stabil dari tahun ke tahun. Tahun ajaran sebelumnya, 2023 – 2024, tercatat 118 dari 138 lulusan.
Direktur GIS, Novell Saleh pada acara kelulusan SMA GIS, Condet -Jakarta..
“Secara jumlah, tahun lalu lebih besar dari tahun ini, tetapi jumlah alumni juga lebih banyak. Karena itu saya katakan, persentasenya stabil di kisaran 85 – 90 persen,” tambah Novell.
Tahun ini menjadi terasa istimewa karena GIS memasuki usia seperempat abad.
Kunci Sukses
Novell menjelaskan, sejak berdiri 24 tahun lalu, GIS telah menetapkan standar tinggi. Konsistensi prestasi dicapai melalui evaluasi dan inovasi yang tiada henti.
Beberapa kunci sukses antara lain terletak pada faktor persiapan akademik, Try out SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes), data based students profiling (pemetaan prestasi akademik dan non akademik, dimulai dari kelas 10. “Selain itu juga faktor effective counseling dan systematic monitoring,” ujar Novell yang sebelumnya mengampu Director of International Program GIS.
Para alumni SMA GIS yang telah berhasil menembus berbagai perguruan tinggi papan atas di dalam dan luar negeri.
Novell menjelaskan maksudnya. Bahwa GIS melakukan bimbingan, pelayanan yang efektif serta pengawasan yang sistematis dalam mengarahkan jurusan dari mulai penentuan jurusan, analisis passing grade, persiapan berkas, dan pendaftaran.
Tak hanya itu, GIS juga melibatkan orangtua dalam memilih jurusan melalui edukasi seminar pendidikan. Di samping, keterlibatan alumni dalam penguatan dan motivasi yang diundang ke sekolah. “Jalinan alumni dengan almamaternya sangat kuat,” kata Novell pula.
Penguatan juga terus dilakukan terhadap karakter siswa, untuk terus bisa bersaing mencapai kampus Impian. “Kami mengasah potensi mereka lalu mengarahkan mereka menemukan jalan sukses yang mereka pilih,” tuturnya.
Berikut daftar lulusan SMA GIS Condet yang diterima di berbagai perguruan tinggi bergengsi di dalam dan luar negeri. (*)