Sabtu 4 November 2023

Gerak Jalan Mojokerto-Surabaya Larang Atribut Partai dan Busana Perguruan Silat

Kadispora Jatim Ali Kuncoro (kiri)saat memberikan keterangan pers. (FOTO: M. Fasichullisan)

COWASJP.COM – Animo masyarakat Surabaya dan Jawa Timur untuk mengikuti Gerak Jalan Perjuangan  Mojokerto-Suroboyo ((GJP MojoSuro) 2023 diperkirakan tinggi. Pasalnya, gerak jalan tradisional itu vakum selama 3 tahun (2020, 2021, 2022), akibat pandemi Covid-19.

Terakhir kali GJP MojoSuro digebyar tahun 2019 dengan jumlah peserta mencapai 8 ribu orang. Tahun 2023 ini diprediksi lebih banyak lagi jumlah pesertanya. 

GJP 2023 MojoSuro diselenggarakan Sabtu 4 November dengan start Lapangan Surodinawan Kota Mojokerto dan finis di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya.

"Tahun ini kita harapkan animo masyarakat tinggi. Target kami diikuti 10 ribu peserta," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim Ali Kuncoro kepada wartawan di Kantor Dispora Jatim, Rabu 11/10/2023.

Menurutnya, masyarakat sudah bisa mendaftar mulai Rabu 11 November sampai Jumat 3 November lewat online gjppemprovjatim.com. 

Setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran. Namun, pihak panitia belum menentukan berapa besar biaya pendaftaran karena menyangkut asuransi.

"Biaya pendaftaran masih dikaji ulang karena ini terkait dengan asuransi. Harus tetap ada antisipasi. Seperti, musibah atlet tinju Bondowoso meninggal saat berlaga di Porprov Jatim 2023 kemarin. Semoga musibah itu tidak terjadi di MojoSuro," ungkapnya.

Kategori lomba masih mengacu pada pelaksanaan MojoSuro sebelumnya. Yakni, kategori perorangan putra dan putri, kelompok pelajar/umum dan TNI/Polri. Selain itu, ada kategori pakaian perjuangan putra/putri dan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti).

"Silakan pakai baju pocong, tengkorak dan baju apa saja. Asalkan tidak memakai atribut partai politik. Kegiatan ini murni olahraga dan tidak ada kaitannya dengan politik. Juga tidak boleh pakai baju perguruan pencak silat," jelasnya.

Mantan Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setdaprov Jatim ini juga sudah mengirim surat ke Bawaslu bahwa gerak jalan perjuangan ini murni olahraga masyarakat. Yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Jadi Provinsi Jatim dan Hari Pahlawan.

"Prinsip Bawaslu tidak ada masalah. Alhamdulillah Polda Jatim juga mendukung. Saat ini, perizinan masih dalam proses di Polda Jatim. Kalau semua mendukung, Insya Allah semua akan berjalan lancar dan sukses," tuturnya.

Mengenai hadiah GJP 2023 MojoSuro, Ali memastikan panitia menyiapkan hadiah pemenang berupa uang. Hanya saja, belum disebutkan jumlah hadiah pemenang di masing-masing kategori. "Hadiah pasti ada. Tidak disampaikan sekarang karena sebagai bagian dari strategi Markom," tandasnya.

Sesuai rencana, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa akan melepas keberangkatan peserta GJP 2023 MojoSuro di Surodinawan Kota Mojokerto. Direncanakan akan dihadiri juga oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman.(*)

Pewarta: M FasichullisanFasichullisan

Pewarta : -
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda