Kajian tentang Pelaksanaan PON XXI di Aceh dan Sumut 2024
Memandang dan mengamati pelaksanaan PON 2024.
Selengkapnya
Memandang dan mengamati pelaksanaan PON 2024.
SelengkapnyaSeorang pemimpin Machiavellian sangat manipulatif. Mampu tampil begitu humanis, menutupi segala tipu muslihat dan kebohongan.
SelengkapnyaPada bulan Juli, seluruh desa/kampung wisata peserta lomba sudah dinilai.
SelengkapnyaRekor ini tentu patut diapresiasi, meskipun lagi-lagi pasukan Indra Sjafri belum menyajikan permainan yang diharapkan.
SelengkapnyaIndonesia U-19 memang sudah pasti lolos, namun ada beberapa aspek yang perlu dikritisi. Seperti tim-tim yang ditukangi Indra Sjafri, Dony Tri Pamungkas dkk terlihat bermain monoton dalam dua laga sebelumnya.
SelengkapnyaAPBD Bojonegoro tertinggi kedua di Jawa Timur setelah APBD Kota Surabaya (Rp 11,305 triliun 2023).
SelengkapnyaKetika PTUN mengeluarkan putusannya yang memenangkan Irman Gusman, KPU seharusnya mematuhinya, bukan malah membangkang.
SelengkapnyaDalam verfak, KPU dibantu petugas di setiap kecamatan dan desa.
SelengkapnyaSyeich Afifuddin Al Jailani adalah cicit dan pendiri thoriqoh Qadiriyah yang masyhur di Asia, Timur Tengah dan di Indonesia.
SelengkapnyaSampai saat ini pula, pemerintah Australia melalui Konsulat Jenderal-nya masih meng-apresiasi keterlibatan peserta di program tersebut --melalui Australia Alumni Network.
Selengkapnya