Dahsyat! Panahan Jatim Juara Umum di 10 Edisi PON secara Beruntun

Dua Srikandi Jatim: Bunga Arbela dan Ayu Mareta Dyasari. (FOTO: istimewa)

COWASJP.COM – Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 menjadi sangat istimewa bagi cabor panahan Jawa Timur(Jatim). 

Mengapa? 

Pasalnya tim panahan Jatim mencatat sejarah baru, yakni sukses merebut tahta juara umum selama 10 edisi PON beruntun. Selama 40 tahun berturut-turut!! 

Dahsyaaat!! 

Di Tanah Papua ini, tim panahan Jatim menjadi juara umum dengan merebut 7 medali emas plus 2 medali perak. 

3 medali emas tim panahan Jatim didapat dari nomor ronde nasional. Laga final berlangsung di arena panahan Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (9/10/2021).
Hebatnya lagi di nomor ronde nasional perorangan putri terjadi all Jatim final, antara Bunga Arbela dan Ayu Mareta Dyasari. 

Bunga berhak atas medali emas setelah mengalahkan rekannya dengan skor 6-0. Ayu Mareta pun harus puas dengan medali perak. Sedangkan medali perunggu disabet Nashwa Wibowo dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ia mengalahkan rekan sedaerahnya, Syafa Aliefsya Ramadhan dengan skor 6-0. 

Di nomor ronde nasional beregu putri, Bunga Arbela kembali mendapatkan emas bersama Wika Asnunik dan Ayu Mareta. Mereka menaklukkan wakil DIY yang perkuat Fauzia Putri Pertiwi, Nashwa Wibowo, dan Syafa Aliefsya Ramadhan. Skor akhirnya 6-2. 

Medali perunggu nomor ini diraih kontingen DKI Jakarta usai mengalahkan Bali dengan skor 6-2.

panahan-cwos.jpg Tim panahan Jatim bersyukur sukses merebut tahta juara umum dalam 10 edisi PON secara beruntun. (FOTO: istimewa)

Selanjutnya di nomor nasional campuran, Bunga Arbela dan Ardian Indra Dewantara turut menyumbangkan medali emas. Di partai final, keduanya unggul atas Nashwa Wibowo dan Lisnawanto Putra asal DIY dengan skor 6-2.
Sedangkan medali perunggu diraih tim DKI Jakarta usai mengalahkan Kalimantan Timur dengan skor 6-0. 

Sebenarnya, tim panahan Jatim berpeluang menambah satu medali emas lagi dari nomor nasional. Namun, Ardian yang turun di nomor nasional perorangan putra harus puas dengan medali perak. Ia kalah dari wakil DKI Zaki Malique Lyadin dengan skor 3-7. 

Meski satu emas dari nomor nasional lepas, tim panahan Jatim tetap menjadi juara umum.

Pelatih panahan Jatim Lilies Handayani mengaku puas dengan capaian timnya. Gelar ini merupakan yang kesepuluh kalinya beruntun di arena PON. Semuanya berkat kerja keras atlet dan ofisial. 

"Di nomor nasional, targetnya 2 emas. Tapi dapat 3 (emas). Bunga dapat 3 emas," ujar Lilies Handayani saat ditemui usai pertandingan. 

Sebelumnya, tim panahan Jatim sudah mendapatkan 4 medali emas. Yakni dari nomor recurve perorangan putri, recurve beregu putri, recurve campuran, dan compound beregu putri.(*)

Pewarta : Ayatullah RK
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda