PON XX Papua 2021

Pegulat Jatim Sapu Bersih Dua Medali Emas di Hari Perdana

Shintia Eka dan Candra Marimar peraih medali emas Jatim di arena gulat PON XX Papua 2021. (FOTO: istimewa)

COWASJP.COM – Tim gulat Jawa Timur (Jatim) langsung menyapu bersih dua medali emas yang diperebutjab di hari perdana arena gulat PON XX Papua 2021, di GOR Futsal Dispora, Merauke, Jumat 8 Oktober 2021. 

Dua medali emas tersebut dipersembahkan dari kelas 50 kilogram (Kg) putri dan 53 Kg putri.

Tampil sejak babak penyisihan, atlet-atlet Jatim melaju tanpa hambatan. Seluruh pertandingan berhasil dimenangkan oleh Shintia Eka yang turun di kelas 50 Kg dan Candra Marimar yang turun di kelas 53 Kg.

Di babak final, Shintia Eka yang memang ditarget emas berhasil menang telak 10-0 atas pegulat asal Kalimantan Timur Anissa Safitria (medali perak). Sedangkan medali perunggu diraih Elvi Siska Suryani atlet asal Sumatera Barat.

Pegulat putri Jatim lainnya Candra Marimar berhasil mengalahkan atlet asal Jawa Barat, Eka Setiawati dengan skor yang sama telak 10-0. Sedangkan perunggu diraih oleh Dewi Ulfah asal Kalimantan Timur.

Pelatih Kepala gulat Jatim, Rachman, mengaku terkejut dengan hasil yang ditorehkan dua anak asuhnya. Sebab, hanya Shintia Eka yang ditarget untuk mendapat medali emas.

medali-mas-cowas.jpg1.jpgShintia Eka(kaos merah) peraih emas untuk kontingen Jawa Timur. (FOTO: istimewa)

“Kalau atas nama Shintia memang target emas. Tapi Candra sebenarnya tidak ditarget medali emas. Soalnya, Candra tidak ikut bertanding di Pra-PON gak main. Dia hanya tim sparing menggantikan pemain puslatda. Sungguh, Candra menuai hasil sangat memuaskan,” ungkap Rachman usai pertandingan.

Candra baru masuk sekitar Desember 2020 lalu. Awalnya, Candra hanya untuk pendamping sparing atlet puslatda. Tapi selama sparing ia bisa mengalahkan atlet atas nama Iin dalam beberapa kali kesempatan. Padahal, Iin merupakan peraih perunggu di Pra-PON, sedangkan Candra benar-benar baru.

“Akhirnya kita sepakat untuk menggantikan posisi Iin. Ternyata keputusan kita tepat menggantikan Iin. Penggantinya: Candra bisa merebut medali emas,” kata pria yang berprofesi sebagai guru itu.

Lebih mengejutkan lagi, Candra berhasil mengalahkan atlet-atlet yang lebih berpengalaman. Terutama dua atlet nasional atas nama, Eka Setiawati dari Jabar dan Dewi Ulfah dari Kalimantan Timur.

Walau berhasil memborong dua emas di pertandingan pembuka, Rachman mengaku akan terus berjuang untuk

 memboyong lebih banyak medali emas.(*)

Pewarta : Ayatullah RK
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda