ISNU Jatim Andil Vaksinasi 15 Ribu Warga demi Herd Immunity

Tim PW ISNU Jatim dipimpin Prof Ďr M.Mas'ud Said di lokasi vaksinasi. (FOTO: istimewa)

COWASJP.COM – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jatimi, Bank Jatim, Pemkab Banyuwangi, Polres Banyuwangi, dan IAI (Institut Agama Islam) Ibrahimy merapatkan barisan untuk mendukung Jatim Herd Immunity. 

Setelah di Ponpes Lirboyo, Kota Kediri 25 - 26 Agustus 2021, hari ini Selasa 14 - 15 September 2021 giliran Banyuwangi. Targetnya vaksinasi 5.000 santri, pelajar, mahasiswa dan warga Kabupaten Banyuwangi. 

Kegiatan ini merupakan kolaborasi besar. Yang menggandeng Banom (Badan Otonom) NU, profesional kesehatan dan Dinas Kesehatan Banyuwangi, Nakes Polresta Banyuwangi, Ponpes Bustanul Makmur, dan Bustanul Falah pimpinan Dr H Khalilurrahman. 

Vaksinasi 5.000 santri, pelajar, mahasiswa dan masyarakat Banyuwangi ini dikoordinasikan oleh ISNU Banyuwangi dan Polresta Banyuwangi.

isnu-cowas.jpg

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di berbagai kesempatan mendukung kegiatan vaksinasi masal. Melakukan koordinasi dengan Menko Marves, Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN, dan  Kemendagri. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi di Jatim berjalan sinergis dengan berbagai pihak. 

Vaksinasi dan penanganan Covid-19 di Jatim termasuk yang terbanyak dan meluas sasarannya kepada orang tua, nakes, dan masyarakat umum. Juga kalangan santri. Demi memastikan kekebalan masyarakat. 

Ketua ISNU Jatim Prof M. Mas'ud Said mengatakan bahwa ini kolaborasi besar pengabdian masyarakat yang menggandeng Banom, lembaga di bawah NU, Pemkab, RS Bhayangkara, kalangan profesional, dan media.  Di antaranya Asosiasi Rumah Sakit NU (ARSINU), Perhimpunan Dokter Nahdalatul Ulama (PDNU), dan IAI Ibrahimy Banyuwangi.

isnu-vaksin.jpg

Target totalnya vaksinasi 15.000 warga Jatim. 

Prof M. Mas'ud Said menjamin bahwa Tim ISNU Jatim bisa diterjunkan ke dalam kolaborasi di mana saja. Kapan pun nanti jika ada kegiatan semacam ini. Ini demi Jatim Herd Immunity.(*) 

Pewarta : Imam Kusnin Ahmad
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda