Satkornas Banser Minta Warga Papua Tak Terpancing Hoax

Kasatkornas Banser Hasan Basri Sagala. (FOTO: nu.or.id)

COWASJP.COM – Satuan Koordinasi Nasional (Satkornas) Banser menegaskan bahwa tulisan yang beredar di medsos yang isinya nenyudutkan masyarakat Papua adalah berita bohong alias hoax. 

Apalagi mengatas namakan dari Banser.

 "Setelah ditelusuri oleh tim Banser itu adalah tulisan hoax. Pertama kali posting sebaran skrinsot itu pada 12 Oktober 2020. Alamat  asal Papua. Tapi sekarang menjelang PON XX di Papua tulisan itu beredar dan digoreng kembali," ujar Kasatkornas Banser Hasan Basri Sagala.

Tujuan postingan hoax itu untuk memancing dan memperkeruh stabilitas nasional menjelang PON XX.

"Jelas itu berita gorengan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Apalagi mengatas namakan dari Banser ," kata HBS -- panggilan akrab Hasan Basri Sagala. 

hoaks-banser.jpgScreen shot pesan hoax yang mengatasnamakan Banser. (FOTO: istimewa)

Menurut HBS, selain berita lama, akun itu fiktif dan sudah mati dan tidak bisa dihubungi. 

"Kita sudah cek yang bikin. Untuk itu kami berharap masyarakat Papua di mana pun berada tidak terpancing dan mereaksi postingan bohong itu," katanya.

Papua adalah bagian dari NKRI. Bagi Banser NKRI harga mati. "Jadi Banser tidak mungkin membuat postingan hoàx," tambahnya.  

"Anggota Banser se 

Nusantara kini sedang membantu pemerintah dalam penanganan percepatan vaksinasi dan kampanye memakai masker. Pekerjaan yang lebih mendesak dari sekadar menyebarkan berita yang nggak jelas. " lanjut HBS. 

Sesuai perintah Ketua Umum Ansor H. Yaqut Cholil Qoumas, Banser diminta untuk fokus membantu vaksinasi dan kampanye masker di masyarakat.(*)

Pewarta : Imam Kusnin Ahmad
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda