Sebelum November, Menag Targetkan 100 Imam Masjid Dikirim ke UEA

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (FOTO: istimewa)

COWASJP.COM – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan bahwa kini Kemenag sedang menyeleksi ratusan imam masjid di Indonesia. 

"Seleksi imam masjid ini perlu kami laporkan. Para imam masjid yang masuk seleksi akan diberangkatkan ke Uni Emirat Arab (UEA). Hal ini merupakan bagian strategis dari kerja sama bilateral antara pemerintah Republik Indonesia dengan Uni Emirat Arab. Sekaligus akan menjadi duta Indonesia di Uni Emirat Arab. Proses seleksi terus kita kebut dan target tahun ini bisa tercapai 100 imam untuk masjid-masjid di Uni Emirat Arab dari Indonesia," papar Menag Yaqut Cholil Qoumas. 

Menag Yaqut mengejar target 100 imam masjid asal Indonesia tersebut sebelum Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke UEA.

Hal itu sampaikan oleh Menag dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Selasa 31 Agustus 2021.

Seleksi imam masjid untuk UEA ini diakui Menag Yaqut berjalan lambat. Menag Yaqut menjelaskan bahwa lambatnya seleksi karena syarat untuk menjadi imam masjid UEA cukup berat.

"Memang agak lambat, karena Uni Emirat Arab menetapkan tiga syarat utama yang menurut kami sangat berat. Ketua dan para anggota (Komisi VIII) yang saya hormati. Syarat pertama harus hafal Quran, kedua bisa berbahasa Arab, dan ketiga qori. Nah mencari perpaduan tiga hal ini sangat sulit," ujarnya.

Harapannya, sebelum Presiden Jokowi berkunjung ke UEA pada November 2021 nanti, target 100 imam sudah tercapai.

"Kita terus berusaha. Sampai hari ini telah terjaring 33 imam dari 200 target yang diminta. Tahun ini mereka minta 100, tahun depan 100.

Target 100 imam tahun ini sedang kita kejar di sisa waktu September - Oktober, supaya sebelum kunjungan Presiden Jokowi ke Uni Emirat Arab bisa dipenuhi," ucapnya.

Menag Yaqut membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi WNI yang tertarik untuk menjadi imam masjid UEA. Namun, mereka harus memenuhi tiga syarat utama yang disebutkan di atas.

"Oleh karena itu, tentu dorongan dan bantuan dari bapak-ibu sekalian sangat kami harapkan. Siapa tahu ada di antara saudara, tetangga, atau siapa kita ini yang memenuhi ketiga kriteria itu. Dan bisa kita dorong menjadi imam masjid di Uni Emirat Arab," imbuhnya.

Seleksi imam masjid Indonesia untuk UEA ini mendapatkan respons positif dari Ketua Komisi VIII DPR RI H. Yandri Susanto, S.Pt.

Menurut Yandri, imam masjid UEA ini cukup menarik untuk diikuti oleh para warga Indonesia yang berminat.(*) 

Pewarta : Imam Kusnin Ahmad
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda