Simulated Reality: Republik Ceko Juara

Bursa Bola Lengkap Babak 8 Besar Euro 2020

Ilustras Foto Grafis Piala eropa 2020 (Liputan6)

COWASJP.COM – Pentas akbar sepakbola 2020 menghentak kesadaran bahwa kini tidak ada lagi tim yang layak disebut sebagai tim super. Tim-tim yang selama ini diposisikan underdog (tidak diunggulkan) ternyata bisa menumbangkan tim unggulan, bahkan yang favorit juara.

Hal ini terlihat jelas di babak 16 Besar. Babak gugur atau knock out phase. Namun, sebelum mengamati lebih lanjut, sebaiknya kita sajikan dulu handicap atau voor-vooran pusat bursa Asia untuk babak 8 Besar di bawah ini:

BURSA BOLA 8 BESAR EURO 2020 

Asian Odds 

Jumat 02/Jul 23:00

Stadion St. Petersburg, Rusia

Switzerland vs Spain

3/4:0 (Swiss divoor 3/4)

Tips: Spain

Sabtu 03/Jul 02:00

Stadion Arena Munich

Belgium vs Italy

1/4:0 (Belgia divoor 1/4)

Tips: Belgium

Sabtu 03/Jul 23:00

Stadion Olympic, Baku, Azerbaijan

Czech Republic vs Denmark

1/4:0 (Rep Ceko divoor 1/4)

Tips: Czech Republic

Minggu 04/Jul 02:00

Stadion Olimpico, Roma

Ukraine vs England

1 1/4:0 (Ukraina divoor 1 1/4)

Tips: England

***

Benar sekali tulisan Dr Dhimam Abror Djuraid, judul: “Soros.” (Ditayang cowasjp.com, 1 Juli 2021). Dr Abror menuliskan: “Soros bukan sekadar spekulan biasa. Ia memahami strategi keuangan dan tahu betul kekuatan dan kelemahan semua pemain di dalamnya. Satu senjata yang tidak dipunyai spekulan lain adalah, Soros memahami filsafat yang dipelajarinya dari Karl Popper, bahwa dunia selalu berada pada kenisbian.

Abad sekarang ini disebutnya sebagai abad kenisbian, the age of fallibility. Tidak ada kekuatan yang benar-benar mapan. Semuanya ada dalam kenisbian, karena ada perbedaan antara harapan dan realitas. Dalam ruang hampa antara harapan dan realitas itulah terjadi kenisbian. Kekuatan-kekuatan yang tidak terdeteksi bisa saja setiap saat muncul menjadi kekuatan yang menghancurkan.

Soros tidak meramal sepakbola. Tapi, teorinya mengenai zaman kenisbian menjadi kenyataan dalam Euro 2020 sekarang ini. Tidak ada favorit dan tidak ada data-data statistik yang bisa menjadi dasar prediksi siapa yang bakal juara.” 

Dr Dhimam Abror Djuraid yang semasa menjadi Pemimpin Redaksi Jawa Pos 1997- 2002, jarang menulis tentang sepakbola, kini tiap hari menulis sepakbola. Dari aspek filsafat, budaya, sosial, politik. Luar biasa.

Tak hanya satu tim underdog yang sukses menumbangkan kekuatan mapan. Mari kita lihat dari babak grup.

The Analyst edisi 3 Juni 2021, 9 hari menjelang Euro 2020 dimulai, menurunkan tulisan: 

Who is going to win Euro 2020? It’s an easy question to ask. Getting to an empirical answer has a few more layers.

But it’s France, OK?

(Pertanyaan mudah yang sulit dijawab. PRANCIS diprediksikan bakal menjuarai Euro2020. Prediksi ini menggunakan data historis yang mendalam).

While we obviously can’t tell you who will absolutely win it, we can put deep historical data to use, and with the help of Stats Perform’s AI team we’re able to give you some numerical support for the most likely outcomes. Those outcomes, you will see, have a great deal to do with the difficulty of the probable paths to the title each side have.   

LIHAT TABEL ANALYST DI BAWAH INI:

Namun apa yang terjadi kemudian? Kita semua tahu, Prancis dibuat menangis di babak 16 besar oleh Swiss.

tabel.jpgTABEL ANALYST

Dari top 16 setelah babak penyisihan grup rampung, terlihat bahwa Republik Ceko dan Austria, – yang semula diletakkan di bawah urut ke-16, ternyata berhasil menembus 16 Besar. Republik Ceko dan Austria menggusur Rusia dan Polandia.

Kemudian 3 tim underdog sukses menembus babak 8 Besar, yaitu:

1.Swiss

2.Republik Ceko

3.Ukraina

Selasa dinihari 29 Juni, Swiss secara dramatis sukses menggusur tim yang semulai paling diunggulkan juara: Prancis, lewat adu penalti.

Minggu 27 Juni malam, Republik Ceko berhasil mendepak Belanda 2-0.  

Rabu 30 Juni dinihari, Ukraina menggilas Swedia 2-1.  

Kekuatan-kekuatan yang tidak terdeteksi bisa saja setiap saat muncul menjadi kekuatan yang menghancurkan, tulis Dr Abror. Betapa makin sulitnya memprediksi hasil laga Euro 2020.

**

PREDIKSI KOMPUTER SUPER CANGGIH

Menarik dibaca informasi yang disajikan okezone.com, 9 Juni 2020. Dua hari menjelang laga perdana babak pernyisihan grup Euro2020.

Komputer super canggih coba memberikan simulasi mengenai gelaran Piala Eropa 2020. Dari hasil prediksi tersebut, keluar sebuah hasil yang akan sangat mengejutkan para pecinta sepakbola.

Para pakar sepakbola di pusat data statistik Sportradar melakukan sebuah simulasi mengenai tim negara mana yang bakal merebut tahta kampiun Piala Eropa 2020. Simulasi ini mereka namakan Simulated Reality.

Ternyata hasil simulasi para pakas Sportrad menghasilkan prediksi yang mengejutkan. Bahwa REPUBLIK CEKO lah yang menurut Simulated Reality bakal sukses merebut mahkota juara Euro 2020.

Simulated Reality juga memprediksi bahwa Republik Ceko bakal menjuarai Piala Eropa 2020 dengan mengalahkan Denmark di partai final dengan skor akhir 3-2. Ingat, prediksi ini dipublikasikan sebelum Euro 2020 dimulai.

tabel1.jpg

CEO Sportradar untuk wilayah Eropa, Werner Becher, menilai bahwa sepakbola memang olahraga yang sangat sulit diprediksi. “Sepakbola itu tak bisa ditebak, itulah salah satu hal yang kami sukai dari permainan ini, tapi tak akan ada banyak fans yang memprediksi Republik Ceko dan Denmark di final,” jelas Becher, Rabu 9/6/2021.

Sekarang kita tahu, prediksi para pakar Sportradar pun sudah salah. Sebab, Republik Ceko versus Denmark tidak terjadi di laga final. Tapi di laga perempat final (8 Besar)! Sabtu 3 Juli, kick off pukul 23:00 WIB.

Andaikata Republik Ceko berhasil menyingkirkan Denmark, berarti prediksi Sportradar belum salah sepenuhnya. Di semifinal 7 Juli nanti, Republik Ceko akan menghadapi pemenang Ukraina versus Inggris. Mungkin Inggris bisa mengalahkan Ukraina.

Nah, kalau Inggris yang bakal dihadapi Republik Ceko di semifinal, di kandang Inggris, Stadion Wembley London, mampukah Republik Ceko membuat kejutan dahsyat? Kalkulasinya Republik Ceko akan kesulitan.

kene.jpgFoto: Istimewa

Dan, apabila tuan rumah Inggris berhasil menyingkirkan Republik Ceko di semifinal, maka mungkin prediksi pusat bursa tentang siapa kandidat terkuat juara Euro mendekati kebenaran.

PREDIKSI KANDIDAT JUARA

Versi Bettingexpert.

1.Inggris  15/8

2.Spanyol  3/1

3.Italia  4/1

4.Belgia  7/1

5.Denmark  10/1

6.Republik Ceko  25/1

7.Swiss  25/1

8.Ukraina  33/1

Apakah Inggris bakal membuat sejarah besar lagi? Juara di kandangnya sendiri, seperti ketika Inggris menjuarai Piala Dunia 1966? 

cowas.jpg

Yang pasti, Inggris belum pernah satu kali pun menjadi juara Euro, sejak edisi perdana Euro 1960. Dan, babak semifinal sampai final semuanya digelar diStadion Wembley, London.

DAFTAR JUARA EURO

1960: Uni Soviet 

1964: Spanyol 

1968: Italia 

1972: Jerman 

1976: Cekoslovakia 

1980: Jerman 

1984 Perancis 

1988: Belanda 

1992: Denmark 

1996: Jerman 

2000: Perancis 

2004: Yunani 

2008: Spanyol 

2012: Spanyol 

2016: Portugal.(*)

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda