Dedikasi Dahlan Iskan Demi Sukses VakNus

Dahlan Iskan dan mobil listriknya. (FOTO: ANTARA)

COWASJP.COM – Perjuangan Dahlan Iskan untuk kemajuan negeri ini tak pernah henti. Meski tantangan kadang dialaminya.

Menghadapi Civid-19, misalnya. Mantan menteri BUMN era SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) itu ikut berjuang.

Meski beliau bukan dokter. Juga bukan pejabat. Beliau ingin agar Vaksin Nusantara (VakNus), bisa sukses. 

dahlanvaknus-2.jpgTotok Aminarto, salah seorang relawan dari grup senam Dahlan Iskan Style sedang disuntik VakNus di Jakarta. (FOTO: istimewa)

Padahal, ia sering mendapat kritikan. Bahkan cemoohan.

Tak hanya menggaungkan lewat tulisan. Tapi sekaligus ikut jadi relawan VakNus. 

Teman-teman grup senam DI Style pun diajak serta suntik VakNus. Jadi relawan. Agar terhindar dari virus yang ditakuti umat manusia di dunia ini.

Pengorbanannya bukan hanya tenaga dan pikiran.Bahkan materi pun tak terhitung. Demi kepentingan bersama. Demi rakyat Indonesia.

Dahlan Iskan tak ingin. program nasional yang tengah melakukan ujicoba tahap dua ini bernasib seperti mobil listrik yang dulu diperjuangkannya. Gagal total.

Saya dapat cerita dari beliau. Bahwa jaksa yang memeriksanya dulu tak paham dengan mobil listrik.

Beliau pun marah. Bukan pada jaksa. Tapi pada dirinya sendiri. 

"Masa jaksa tidak paham mobil listrik," gumamnya.

Untuk melampiaskan kemarahannya dia pun order mobil listrik. Ia ingin tunjukkan. Kalau mobil listrik itu ada. Mobil listrik itu canggih. Dan mobil listrik itu adalah mobil masa depan di dunia ini.

Beliau pun pesan mobil mewah itu. Di Amerika sana. Harganya? Rp 3 miliar. Harga yang fantastis.

Ini bukan sombong. Bukan ingin mewah-mewahan. 

dahlanvaknus-3.jpg

Tapi, dia ingin tunjukkan kalau mobil listrik itu memang ada. Mobil listrik itu, mobil masa depan. 

"Mobil ini saya beli karena marah. Bukan ingin mewah-mewahan," ceritanya pada saya, saat mobil itu baru datang dulu.

Begitu juga dengan VakNus. Beliau ingin tunjukkan kalau VakNus itu bagus. Untuk menanggulangi pandemi yang tengah mewabah di seluruh dunia.

VakNus itu ilmiah. Karena itu, relawan terus diuji keberhasilan dan kegagalannya. Di laboraturium.

VakNus itu bermanfaat untuk umat manusia.

Sebagai salah satu upaya untuk mencegah penularan Covid-19.

Ketika awal beliau menceritakan VakNus di kelompok senam, saya pun mendukung semangatnya itu.

Tanpa bercerita. Dan minta izin, saya pun umumkan di kelompok senam. Yang dirintis ketika beliau terbelenggu dengan kasus mobil listrik itu dulu.

Tanpa diduga, 83 orang daftar untuk menjadi relawan.

Sayang, saat beliau ajak untuk vaksin di Jakarta, sebagian besar calon relawan sudah dapat vaksin di Surabaya. Termasuk saya.

Hanya 30 orang yang ikut ke Jakarta. Itu pun, setelah diseleksi, hanya tinggal 13 orang yang memenuhi syarat.

Mereka lima kali mondar mandir ke Jakarta. Dengan bus. Termasuk beliau. Untuk VakNus dan pemeriksaan laboraturium.

Semua akomodasi ditanggung oleh Dahlan Iskan. Termasuk hotel.

Suatu perjuangan yang luar biasa.

Pekan lalu para relawan itu juga diambil darahnya. Di lokasi senam. Untuk pemeriksaan laboratirium, Surabaya.

Semoga perjuangannya berhasil. Dan VakNus pun bisa dinikmati dan bermanfaat bagi masyarakat umum. Yang tengah menantinya.

Aamiin. (*)

Penulis adalah Wartawan Senior di Surabaya.

Pewarta : M Nasaruddin Ismail
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda