Pilot Pertama Pesawat Sukhoi Puas Nikmati PTT

Wakil Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Marsma TNI Palito Sitorus SIP, MM bersantai bersama isteri di Pawon Teh Tudung (PTT), Magelang.

COWASJP.COM – “Hari ini, Pawon Teh buka Mas?“ 

Pesan WA masuk di nomor saya. Dari nomor yang tercatat di kontak, Palito Sitorus AAU. 

“Buka Bang! Mau ke sana jam berapa Bang Palito?“ Jawab saya singkat karena saya baru pulang dalam perjalanan dari Bandara YIA. Saya biasa memanggilnya Abang. Kendati menyandang pangkat jenderal angkatan udara, Bang Palito merupakan sosok yang sangat rendah hati.

Pria yang nama lengkapnya Marsma Palito Sitorus SIP, MM ini adalah Wakil Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Jogja. Kami bertemu pertama di kediaman motivator Aqua Dwipayana, Komplek Sawitsari, Condongcatur, Jogja, 31 Maret 2021. Setelah itu, beberapa kali silaturahim kontak lewat WA.

Baca di sini : https://m.cowasjp.com/read/5997/20210404/151501/menghubungkan-bisnis-besar-tolak-komisi-karena-bukan-makelar/

“Ini sudah berangkat. Penasaran. Saya belum pernah ke sana!“ Jawabnya. Kami pun terus berkomunikasi selama perjalanan. Dari komunikasi tersebut kemudian saya tahu Bang Palito datang berlima, termasuk dengan istrinya Imelda.

Sekitar satu jam kemudian, saya telepon, memastikan Bang Palito berjalan “ke arah yang benar“ menuju Pawon Teh Tudung (PTT). Bang Palito pun menjawab, “Aman. Mengikuti panduan Google Maps ini Mas,“ ujarnya.

Beberapa waktu kemudian, Mantan Komandan Lanud Supadio, Pontianak ini sudah sampai di PTT. Bang Palito mengirim foto kalau sudah sampai di tempat wisata kuliner yang membuatnya penasaran. 

yogyakarta.jpg

Di dalam foto itu ada empat orang. Bang Palito dan istri di satu sisi dan dua orang di depannya. Dua orang ini yang kemudian saya kenal bernama Kuntarto dan istri. Mas Kuntarto ini pemilik Toko Oleh-Oleh “Bu Tini“ di Jalan Mataram dan sejumlah lokasi di Jogja. Di hadapan mereka terhidang teh Ungu. Ini teh telang, minuman yang dibuat dari bunga telang.

Saya tiba di PTT beberapa menit kemudian. “Apa kabar Mas? Saya juga baru sampai ini Mas. Asyik ini suasananya Mas,“ sapa Bang Palito begitu melihat saya datang bersama istri.

Kami lantas ngobrol sebentar sembari nunggu pesanan Nasi Ungu dan Pecel Sayur pesanan mereka. Saat pesanan makanan datang, mereka segera menikmatinya. “Eh, foto dulu sebelum dimakan,“ ajak isteri Bang Palito.

Sambil menikmati menu andalan Pawon Teh Tudung, saya bercerita konsep usaha keluarga ini. Saya ceritakan bahwa PTT adalah wisata kuliner yang dipadu dengan wisata alam. Spot-spot foto disediakan gratis untuk pengunjung yang memesan menu di PTT. Pengunjung bisa berwisata kuliner tradisional yang disajikan secara kekinian. Dikreasi dengan nilai kebaruan.

Contohnya Nasi Ungu yang dipesan rombongan Bang Palito. Nasi Ungu menjadi salah satu atraksi kuliner unggulan yang disuguhkan di Pawon Teh Tudung (PTT), Genito, Windusari, Magelang ini. Warna ungu pada nasi diperoleh dari bunga telang. Bunga telangnya dipanen dari sekitar lokasi.  

Nasi ungu ini adalah nasi gurih yang biasa dimasak masyarakat desa sekitar. Namun, di Pawon Teh Tudung nasi gurih yang biasanya putih atau kuning itu, dikreasi menjadi warna ungu. Menjadi lebih unik dan instragramable. Selain unik juga lebih berkhasiat, Dari sejumlah referensi kesehatan, bunga telang memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan.

Penyajian Nasi Ungu pun eye catching. Tidak menggunakan piring biasa melainkan piring bambu.  Disajikan dengan serundeng kelapa, ayam suwir dan kering kentang. Nasinya dibentuk tumpeng. Jika disajikan barengan menjadi lebih unik dan menarik.

Pesona Nasi Ungu makin menjadi saat disantap dengan menikmati keindahan pemandangan alam di sekitar. Ada Gunung Giyanti dengan hutan pinusnya yang hijau. Atau kalau lagi cerah, bisa melihat deretan gunung Merapi, Merbabu, Andong, Telamaya berjejer di sisi arah Timur dari Pawon Teh Tudung. 

yogyakarta.jpg1.jpg

Selain Nasi Ungu, atraksi kuliner di Pawon Teh Tudung ada Mie Obama, Nasi Lereng Sumbing, Nasi Berkat dan sebagainya. Mie Obama adalah mie yang dibuat dari tepung tapioka. Disajikan goreng atau godhog. Dinamai Mie Obama karena mie inilah yang disukai mantan Presiden Amerika Serikat saat wisata kuliner ke Bantul, Yogyakarta. 

Menu lainnya, Nasi Lereng Sumbing. Ini kreasi dari nasi jagung yang disajikan dengan sayur lompong, oseng ikan asing, gudangan dan peyek teri. Nasi jagungnya juga dibuat bentuk tumpeng saat disajikan.

Bang Palito sangat antusias mendengar penjelasan ini. Saat makanan tuntas disantap, Bang Palito kemudian merespons penjelasan saya dengan mengajak semuanya untuk berfoto di spot-spot yang ada. “Keren Mas. Udaranya enak banget. Seger,“ ungkapnya saat berfoto di sejumlah tempat foto.

yogyakarta.jpg2.jpg

Bang Palito, Mas Kuntarto dan isteri juga merasa puas dengan sajian menu di Pawon Teh Tudung. “Enak semua Mas. Saya habiskan semua tadi. Porsinya pas,“ ujar Bang Palito yang diiyakan oleh isteri, Mas Kuntarto dan nyonya.

Alhamdulillah, sajian Pawon Teh Tudung membuat puas pilot pertama pesawat Sukhoi yang sangat rendah hati ini. Terima kasih, matur nuwun Bang Marsma TNI Palito Sitorus. 

“Mas, foto-foto yang keren di Pawon Teh saya kirim ke temen-temen ya?“ tanya Bang Palito sesaat setelah dalam perjalanan pulang. 

“Siapppp Bang. Silakan. Terima kasih Bang Palito!“ (*)

Pewarta : Erwan Widyarto
Editor : Erwan Widyarto
Sumber :

Komentar Anda