Ganjar vs Puan, Milenial versus Kolonial

Ganjar Pranowo pilih untuk tidak melawan menghadapi tudingan itu. Ia memilih untuk mengalah. (FOTO: liputan6.com/ Istimewa)

COWASJP.COM – Bambang Wuryanto, lebih dikenal dengan nickname Bambang Pacul. Jabatan resminya Ketua Bappilu (Badan Pemenangan Pemilu) DPP PDIP dan sekaligus ketua DPD PDIP Jawa Tengah. Pacul dikenal sebagai orang dekat Puan Maharani. Hampir di setiap acara Puan ada Pacul di sampingnya.

Ada yang menyebut Pacul sebagai tangan kanan Puan. Ibaratnya, kalau tidak ada Pacul berarti tangan Puan tinggal sebelah kiri saja. Bukan hanya Puan yang percaya kepada Pacul, Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP juga sangat percaya dan sering membanggakan serta memuji Pacul di beberapa acara di depan kader-kader PDIP.

Salah satu prestasi Pacul yang dipuji Mega adalah keberhasilannya meningkatkan perolehan kursi DPR RI dari Jawa Tengah, dari 18 kursi pada pemilu 2014 menjadi 26 kursi pada pemilu 2019. Dari total 77 kursi yang diperebutkan di Jawa Tengah PDIP merebut sekitar 33 persen. Di DPRD Jateng PDIP juga merajai dengan memperoleh 42 kursi.

Hebatnya lagi, selain melebihi target perolehan kursi DPR RI, PDIP juga sukses merampas seluruh delapan kursi DPR RI milik PAN. Delapan tambahan kursi baru PDIP itu diperoleh dengan merebut  kursi yang semula diduduki PAN. Partai Matahari itu dibuat nelangsa karena dari delapan kursi pada 2014 menjadi nol pada 2019. Padahal, ada nama popular di PAN, seperti petenis Yayuk Basuki dan Mumtaz Rais, putra Amien Rais.

Pada sebuah kesempatan, Megawati memuji Pacul atas suksesnya melejitkan perolehan suara dengan menelanjangi PAN itu. PAN protes ada kecurangan dan penggelembungan suara di sejumlah dapil dan membawa kasus itu ke Mahkamah Konstitusi, tetapi sia-sia.

Pacul diganjar jabatan strategis di DPP PDIPI sebagai ketua Bappilu periode 2019-2024. Ia langsung pasang target untuk membawa PDIP menang pemilu secara hattrick tiga kali berturut-turut. Pacul mewarisi jabatan Bappilu itu dari Bambang DH, mantan walikota Surabaya.

pranwowo.jpgFOTO: tribunnews.com

Bambang Pacul menjadi aktor utama dalam konflik terbuka dengan gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Pacul menuding Ganjar ‘’kemajon’’, terlalu berambisi untuk nyapres pada pilpres 2024. Ganjar yang punya aktivitas tinggi di media sosial dianggap lebih asyik bikin konten daripada menjalankan tugasnya sebagai gubernur.

Karena itu Ganjar tidak diundang pada acara konsolidasi partai menjelang pilpres 2014 di Semarang yang dihadiri Puan Maharani, dan mengundang seluruh anggota dewan dan kepala daerah Jawa Tengah.

Ganjar sebagai tuan rumah malah tidak diundang. Dan pada hari yang sama Ganjar pamer unggahan di akun medosnya lagi asyik ngebut dengan sepeda roadrace di jalanan Jakarta.

Ganjar jelas ditampol mukanya. Ia diekslusi dan menjadi persona non grata. Ia dianggap terlalu kencang ambisinya menjadi capres 2024, dan dianggap keminter alias sok pintar. Ganjar memilih untuk tidak melawan menghadapi tudingan ini. Setidaknya sekarang ini ia masih memilih mengalah.

bamabng.jpgBambang Wuryanto alias Bambang Pacul berhasil meningkatkan perolehan kursi DPR RI dari Jateng bagi PDIP. Dari 18 kursi di Pemilu 2014 jadi 26 kursi pada Pemilu 2019.(FOTO: Ari Saputra/detikcom)

Dalam konflik ini Bambang Pacul menjadi aktor utama. Ia pasang badan untuk Puan Maharani. Sudah jelas bahwa Puan jengah oleh manuver Ganjar. Dalam sambutan di acara konsolidasi itu Puan mengatakan, seorang pemimpin harus terjun langsung di tengah masyarakat dan tidak sekadar muncul di media sosial. Jelas, pernyataan ini ditujukan kepada Ganjar.

Jelas juga bahwa Megawati tidak mau kecolongan untuk ketiga kalinya dalam pilpres 2024 nanti. Pada dua pilpres sebelumnya Megawati kecolongan oleh manuver pencitraan Jokowi yang membuatnya sangat popular. Mega tidak punya pilihan selain menyerahkan rekom kepada ‘’si kurus petugas partai’’, sebutan Mega untuk mendegradasi Jokowi. Si kurus petugas partai itu terbukti bisa dua kali memenangkan kontestasi pilpres.

Sekarang Mega mempersiapkan Puan Maharani sebagai putri mahkota untuk 2024. Malah sudah ramai diberitakan bahwa sudah ada kesepakatan dengan Prabowo Subianto untuk berpasangan dengan Puan pada pilpres 2024.

Semua mafhum, ini bukan kali pertama Prabowo punya kesepakatan politik dengan Megawati. Pada 2009 sudah ada dokumen resmi Batutulis yang menyepakati PDIP akan mencalonkan Prabowo pada pilpres 2014. Tapi Prabowo gigit jari jadi korban PHP karena rekom PDIP direbut oleh Jokowi.

Mungkin kali ini Mega benar-benar ingin membayar utang politiknya kepada Prabowo dan tidak mau lagi melakukan PHP. Karena itu, skenario memajukan pasangan Prabowo-Puan tidak boleh dirusak oleh manuver seperti yang dilakukan Ganjar yang bergerak tanpa ada instruksi partai.

Ganjar memang menjadi salah satu gubernur yang paling aktif bermain medsos bersama Anies Baswedan, gubernur DKI, dan Ridwan Kamil, gubernur Jawa Barat. Ini dibuktikan dengan jumlah pengikut di Instagram yang mencapai jutaan.

prbowo.jpgSkenario pasangan calon presiden dan cawapres di Pilpres 2024 Prabowo Subianto - Puan Maharani tidak boleh dirusak oleh manuver seperti yang dilakukan Ganjar. (DESAIN GRAFIS: beritalima.com)

Adapun untuk Twitter, Ganjar di akun @ganjarpranowo punya pengikut 1,9 juta, Anies Baswedan di @aniesbaswedan punya pengikut 4,2 juta dan Ridwan Kamil di akun @ridwankamil punya pengikut 4,4 juta.

Tak ayal, ketiga orang ini selalu saling tempel dalam setiap survei calon presiden 2014, terutama antara Ganjar dan Anies. Dalam berbagai survei keduanya silih berganti saling menyalip dengan selisih yang tidak terlampau jauh. Ini bisa menjadi indikasi bahwa aktifitas di medsos menjadi faktor pendorong popularitas para gubernur itu. Dengan follower jutaan itu para gubenur bisa mengomunikasikan semua aktivitas dengan cepat dan efisien.

Itulah ciri politisi modern di era demokrasi digital sekarang ini. Media sosial menjadi sarana efektif dalam melakukan komunikasi politik. Media digital juga menjadi sarana kampanye pemenangan yang dahsyat.

Di Amerika, Barrack Obama bukan siapa-siapa. Tapi dia bisa memenangkan pilpres 2014 karena kampanye digitalnya yang bagus. Jokowi juga bukan siapa-siapa ketika masih di Solo. Tapi kampanye pencitraannya yang intensif melalui media digital membuatnya tidak terbendung dan memenangkan pilpres 2014.

Mau tidak mau, suka atau tidak suka, era demokrasi digital sudah datang, dan politisi harus mengubah cara-cara berpolitik lama yang konvensional dan menyesuaikannya dengan perkembangan digital.

digital.jpgChris Skinner dalam bukunya "Human Digital: The Fourth Revolutionary of Humanity Includes Everyone" menggambarkan kekuatan teknologi digital yang mengubah cara hidup manusia. (DESAIN GRAFIS: YouTube)

Politik digital masa depan akan banyak ditentukan oleh perkembangan teknologi artificial intelligence dan kekuatan algoritma. Jejak digital dan semua aktivitas seorang politisi akan terekam secara detail dalam algoritma digital. Data-data digital akan diolah dengan teknologi kecerdasan buatan yang kemudian akan memberi keputusan terbaik politisi mana yang harus dipilih oleh seseorang. Dalam pemilu digital seorang pemilih cukup memasukkan nama-nama calon presiden dan menekan tombol, lalu secara otomatis mesin kecerdasan buatan akan bekerja dan memberikan nama untuk dipilih.

Era ini oleh Chris Skinner  disebut sebagai era manusia digital sebagai bagian dari revolusi keempat umat manusia. Dalam buku “Human Digital: The Fourth Revolution of Humanity Includes Everyone” (2018), Skinner menggambarkan kekuatan teknologi digital yang akan mengubah seluruh cara hidup manusia, mulai dari memesan makanan, mencari jodoh, dan memilih calon presiden.

Kata Skinner sekarang kita hidup di fase revolusi keempat kemanusiaan. Fase pertama, kita menjadi manusia. Yang kedua menjadi beradab, ketika manusia menciptakan uang. Yang ketiga menjadi komersial dengan menciptakan sistem perbankan. Dan di era keempat kemanusiaan ini, kita telah mengubah diri kita menjadi Manusia Digital. Teknologi mengubah cara kita berbicara, berdagang, dan bertransaksi. Kita sekarang berinteraksi dengan teknologi setiap kali kita melakukan bisnis, berteman, dan menjalani kehidupan kita.

Di era digital ini bank sudah tidak kita butuhkan lagi, karena layanan perbankan bisa kita lakukan melalui gajet sehingga kantor-kantor bank akan ditutup. “Banking is necessary, but banks are not,” begitu ungkapan terkenal Bill Gates pada 1994.

Digital Human mengeksplorasi transformasi yang menyapu seluruh bidang kehidupan karena dominasi raksasa digital global yang memunculkan  struktur keuangan baru teknologi finansial atau tekfin yang akan mengambil alih fungsi bank.

Uang kertas konvensional akan digantikan oleh uang digital yang berlaku di seluruh dunia. Bahkan Facebook sudah menyiapkan mata uang kripto bernama  “Libra” sebagai mata uang global yang berlaku di seluruh dunia. Munculnya bitcoin akan memengaruhi model transaksi konvensional di seluruh dunia. Uang kertas tidak akan berlaku diganti oleh uang digital.

Robot akan menggantikan fungsi manusia. Jangan bayangkan robot besi yang kaku seperti Terminator. Robot digital akan lebih cantik dan ganteng dari kita. Berbicara dan bergaul lebih akrab dengan manusia, dan robot tidak akan menjadi tua seperti manusia.

Tapi robot tidak punya perasaan cinta dan kasih sayang, emosi? Siapa bilang. Artificial intelligence akan menciptakan perasaan-perasaan afektif untuk robot sehingga bisa menyamai manusia.
Tidak mustahil nanti manusia punya pasangan hidup robot. Pelayanan birokrasi digantikan oleh robot. Dan para politisi pun diganti oleh robot.

Selamat datang era politik digital. Para politisi harus menyesuaikan diri. Cara-cara lama politisi kolonial sudah bukan zamannya lagi, diganti oleh gaya politik milenial yang serba digital.

Politisi tradisional, yang hanya mengandalkan nepotisme dan primordialisme, apalagi mendompleng nama besar orang tua, sudah kuno ketinggalan zaman, dan sulit dijual kepada pemilih. (*)

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber : kempalan.com

Komentar Anda