Omset Cetak Alquran Naik 300 Persen!

Seorang operator cetak sedang bertugas. (foto2 Erwan W)

COWASJP.COM – Bukan di Saudi. Ini di deket sini. Di kota kelahiran saya. Klaten tercinta...

Waktu umroh/haji, umat Islam mendapat kesempatan melihat percetakan Alquran. Antre berderetan untuk kemudian bisa masuk melihat proses pembuatan kitab tersebut. Lalu bisa mendapatkan satu kitab secara gratis.

Mirip dengan di Saudi itu. Saya kemarin melihat proses pencetakan kitab suci Alquran secara besar-besaran. Masa Pandemi ternyata meningkatkan omset penerbitan Alquran.

operator-cetak-2.jpg

"Naik 300 persen!" kata Mas Andi, marketing di percetakan besar ini.

Di percetakan seluas 5 Ha ini proses pencetakan Alquran berlangsung. Mulai dari pencetakan dengan mesin web, penyusunan halaman, penjilidan, penyampulan dengan cover tebal hingga pengiriman.

Selain Alquran, ada buku-buku doa Zikir Pagi-Petang dalam beragam edisi. Terlihat dari sampul yang berbeda-beda. "Pandemi rupanya mengembalikan kita untuk memperdalam agama dan mendekat pada Sang Pencipta!" komentar Aqua Dwipayana, motivator dan penulis buku laris.

Kemana Alquran tersebut didistribusikan? Menurut Andi, sejumlah pondok pesantren di Solo dan Jawa Timur menjadi tempat penyaluran terbesar.

Peningkatan omset pencetakan Alquran ini juga membuat 500-an karyawan PT Macanan Jaya Cemerlang, Klaten bisa terus bekerja di masa pandemi. Berkah tersendiri.

operator-cetak-3.jpg

Boleh saja baca Koran beralih ke digital, tetapi membaca Quran rupanya tetap dengan media konvensional. 

Kendati era berganti, masih banyak umat Islam yang membaca Alquran dalam versi cetak ini. 

Alhamdulillah! Selalu ada hikmah di balik kejadian. Karena tidak ada satu kejadian pun yang bukan kehendakNYA. (*)

Pewarta :
Editor : Erwan Widyarto
Sumber :

Komentar Anda