Magelang Utara Potensial Jadi Magnet Wisata Pendukung Borobudur

Tamu yang menginap di D'Lengkong bisa menikmati hasil bumi warga yang sedang dipanen seperti ketela, ubi atau jagung, untuk kegiatan api unggun seperti ini.

COWASJP.COM – Komponen Pentahelix pariwisata Magelang diminta untuk terus meningkatkan sinergi guna pengembangan wisata Kabupaten Magelang wilayah Utara. Potensi wisata di kawasan ini sangat luar biasa. Wilayah Lereng Sumbing, Telamoyo, memiliki saujana yang sangat indah. 

"Potensi wisata Magelang Utara menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Magelang. Ke depan wilayah ini harus menjadi daerah yang ikut menyumbang wisatawan ke Magelang. Karena Magelang tidak hanya Borobudur," tegas Gunawan Andi Prihananta.

DLengkongHomestay-2.jpgAktivitas tamu di D'Lengkong Homestay.​

Kepala Bidang Pemasaran dan Kelembagaan Pariwisata Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang tersebut menyampaikan hal itu saat grand opening D'Lengkong Homestay dan Pawon Teh Tudung, Jumat (19/3).

Magelang Utara, lanjut Andi, sapaan akrab Gunawan Andi Prihananta, punya Nepal van Java, Silancur, Mangli di Kaliangkrik. Ada kolam air hangat di Grabag. Ada Candi Selogriyo, Gunung Giyanti di Windusari.

Andi berharap Pawon Teh Tudung dan D'Lengkong Homestay yang masuk wilayah kecamatan Windusari menjadi bagian dari gerbong penarik wisatawan ke Magelang (Utara). Pemandangan indah dari Pawon Teh Tudung dan D'Lengkong Homestay, kata Andi, sangat menarik wisatawan.

DLengkongHomestay-3.jpgKamar bambu dan tenda di DLengkong.

Andi sangat mengapresiasi upaya Keluarga Suprapto Hadiatmojo membuat usaha jasa pariwisata berupa rumah makan dan penginapan. Apalagi rumah makan menyajikan menu lokal  yang dipadu dengan atraksi wisata alam. 

Usai mendengarkan paparan yang mendasari nama Pawon Teh Tudung, Andi mendukung upaya menawarkan atraksi wisata dengan story telling seperti itu. 

Saat melaunching penginapan baru ini, Andi diminta memukul kentongan, menanam teh di depan pintu masuk dan
meninjau kamar serta fasilitas di D'Lengkong Homestay. "Ini bisa diperkuat dengan paket mengeksplorasi destinasi sekitar. Setidaknya bikin tamu menginap dua hari di sini. Nggak cukup kalau hanya semalam," sarannya.

Andi lantas membagi strategi menarik tamu. Salah satunya dengan strategi exit toll. Hal itulah yang dilakukan Disparpora Kabupaten Magelang selama ini. 

Menurut Andi, pihaknya menerapkan strategi pintu tol sebagai acuan. Ia lalu mencontohkan misalnya menawarkan destinasi dengan kalimat "20 menit dari exit toll X Anda bisa menikmati eksotisme Gunung Sumbing."

DLengkongHomestay-4.jpgCamat Windusari Subiyanto saat membubuhkan tanda tangan dalam grand opening penginapan dan tempat makan instagramable di wilayahnya.

Selain Andi, hadir dalam grand opening penginapan dan tempat makan instagramable tersebut antara lain Camat Windusari Subiyanto, Kapolsek Windusari, Danramil Windusari, Kepala KUA Windusari, Kepala Desa Genito dan para tokoh masyarakat di Lereng Sumbing sisi Timur.

Camat Windusari Subiyanto mendukung dan mengapresiasi kehadiran Pawon Teh Tudung dan D'Lengkong Homestay. Ini menjadi yang pertama di Windusari. Tempat kuliner tradisional yang unik dengan keindahan alam yang luar biasa.

Subiyanto juga menyambut baik serta siap melaksanakan rencana pemerintah Kabupaten yang ingin wilayahnya menjadi destinasi wisata unggulan di wilayah Magelang Utara. 

Subiyanto mengatakan pihaknya  telah menyiapkan Windusari ke depan sebagai satu destinasi wisata. Bahkan Komplek Pemerintahan Kecamatan yang baru dirancang, disetting tidak hanya menjadi kantor administratif melainkan juga pendukung pariwisata dan industri kreatif.

"Nanti kita bisa bikin Festival-Festival seni budaya atau UMKM yang melibatkan desa-desa se-kecamatan Windusari. Festival rutin ini akan menggerakkan ekonomi masyarakat. Semoga pandemi segera berakhir," katanya.

Pawon Teh Tudung dengan ruang terbuka, Limasan maupun area outdoor, bisa menampung 60-75 tamu. Dengan protokol kesehatan jaga jarak. Sejumlah instansi dan kelompok masyarakat sudah memanfaatkan Pawon Teh Tudung sebagai acara rapat, gathering dan pelatihan.

Sedangkan penginapan D'Lengkong terdiri atas dua kamar bambu dan enam kamar tenda. Ada pula area outdoor yang bisa dipakai untuk aktivitas olahraga, senam maupun fun games. (*)

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda