Rhoma Irama Gugat Produser Rekaman di PN Niaga Surabaya

TABIR KEPALSUAN Ciptaan Rhoma Irama dibawakan oleh Sodiq New Monata tanpa izin. Viewnya 3.8 juta. Salah satu yang digugat Rhoma Irama. (FOTO: istimewa)

COWASJP.COM – Raja Dangdut Rhoma Irama akhirnya mengajukan gugatan atas tayangan lagu-lagunya tanpa izin melalui Youtube.

"Sebagai pencipta lagu telah mendaftarkan gugatan terkait  pelanggaran hak cipta yang dilakukan PT Sandi Record Banyuwangi. Karena mengomersialkan ciptaan tanpa izin penciptanya," kata Iwan Ameroeddin, SH, pengacara Rhoma Irama dalam rilisnya kemarin.

Pendaftaran gugatan dilakukan pada 25 Januari 2021 di Pengadilan Niaga Surabaya dengan register Perkara No. 1/Pdt.Sus - HKI/Cipta/2021/PN Surabaya. 

Pasal yang dilanggar adalah Pasal 9 Ayat (2) dan (3) dan Pasal 16 Ayat (2) Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 Tentang Hak cipta. 

"Ancamannya pelaku dapat dipidana," katanya.

sodiq1.jpg

Menurut dia, sidang pertama dijadwalkan pada Rabu 10 Februari 2021. Akan dihadiri Pihak Penggugat yang diwakili oleh R. Iwan Ameeroeddien SH., MH., Ricky Tambunan SH., dan Hulvian Pratama Nugraha SH. Para Advokat dan Arbiter  pada Kantor Hukum ARTRe Law Firm dari Jakarta.

Iwan Ameeroeddien menerangkan lebih lanjut bahwa pelanggaran terhadap 30 lagu karya Rhoma Irama (terlampir) yang telah dilakukan Pihak Sandi Record.

Berupa pemanfaatan karya cipta melalui Kanal YouTube tanpa izin Pihak H. Rhoma Irama. Perbuatan ini sangat merugikan Pihak Pencipta, baik secara moril dan materil dengan nilai gugatan materil yang diajukan dalam gugatannya lebih Rp 1 milyar.

Sebelumnya Pihak Kuasa Hukum Rhoma Irama yaitu Ricky Tambunan, salah satu  tim Kuasa Hukum dari ARTRe Law Firm pernah beberapa kali menghubungi Pihak  Sandi Record, namun sampai saat gugatan diajukan belum ada jawaban terkait  pemanfaatan hak cipta Klien. Sehingga ditindaklanjuti dengan pengajuan gugatan di Pengadilan Niaga Surabaya.

Pihak Sandi Record.Banyuwangi yang dihubungi belum memberikan keterangan oerihal gugatan tersebut.(*)

Sumber: ARTRe Law Firm, Jakarta. 

Pewarta : Surya Aka
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda