Menpora dan Kapolri Siapkan Kompetisi Bisa Jalan Lagi

Menpora Zainudin Amali bertemu Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Senin 8 Februari 2021. (FOTO: indosport.com)

COWASJP.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengunjungi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Senin 8 Februari 2021. 

Dalam pertemuan itu, Menpora dan Kapolri membahas perizinan kompetisi olahraga. Termasuk izin kompetisi sepakbola Liga 1 dan Liga 2. 

Bagaimana kompetisi bisa tetap terselenggara di tengah pandemi Covid-19? Sementara di Eropa, Premier League Inggris, Piala FA, Prmiership, Serie A dan B Italia, La Liga, Bundesliga terus berlangsung. Tanpa penonton dan dengan protokol kesehatan yang ketat 

"Bagaimanapun kegiatan-kegiatan itu tetap harus kami komunikasikan dan koordinasikan dengan pihak Mabes Polri. Karena sekarang kita sadari bahwa situasi kita masih di posisi mengatasi pandemi Covid-19," kata Zainudin Amali. 

Menpora Zainudin meminta saran dan masukan kepada Kapolri. Sebab, Polri dalam masa pandemi Covid-19 ini adalah salah satu institusi yang jadi garda terdepan menghadapi, menurunkan sekaligus memutus rantai penularan Covid-19. 

"Maka saya sampaikan ke Pak Kapolri untuk mencari jalan keluar yang terbaik. Penerapan prokes secara disiplin dan ketat, dan kegiatan masyarakat khususnya di bidang pemuda dan olahraga itu tetap bisa berjalan," tandas Zainudin. 

Bagaimana tanggapan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo? 

"Kami dari kepolisian membuka ruang untuk membicarakan lebih lanjut terkait dengan hal-hal yang perlu disiapkan. Baik yang bersifat administratif mengutamakan penegakan aturan terkait dengan protokol kesehatan, juga kegiatan yang terkait dengan kepemudaan dan olahraga bisa dilaksanakan," tandas Kapolri Jenderal Listyo Sigit. 

Polri selalu terlibat dalam upaya-upaya yang diambil pemerintah dalam rangka menurunkan Covid-19. Mulai dari penerapan PSBB, PPKM hingga PPKM Mikro. Polri wajib menegakkan kewajiban untuk mendisiplinkan masyarakat terhadap protokol kesehatan. 

Dalam hal ini, lanjut Kapolri, tentu diperlukan  kesepakatan-kesepakatan, bahwa kegiatan olahraga maupun kepemudaan dilaksanakan dengan tidak melanggar ketentuan protokol kesehatan. Yang melanggar prokes harus dijatuhi sanksi. 

Hal ini penting agar fokus pemerintah dalam menurunkan Covid-19 dan melakukan pemulihan ekonomi bisa berhasil.   

"Ini yang nanti tentunya akan kita bicarakan secara detil dan intensif. Jadi itu yang ke depan kita akan laksanakan dan nanti akan diinformasikan lebih lanjut bagaimana aturan mainnya," pungkas Sigit.

Rakyat Indonesia tentu sangat mengapresiasi perjuangan Menpora bersama Kapolri untuk mencari jalan terbaik. Agar kompetisi olahraga, khususnya sepakbola bisa kembali berjalan. Dengan secara mutlak menjalankan protokol kesehatan. (*) 

Pewarta : Ambari Taufik
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda