Raih Sertifikat IMAA, Pacu Semangat MMF

Penerimaan Sertifikat Indonesia Military Airworthiness Authority (IMAA) di Juanda, Surabaya, Rabu 23/12/2020. (FOTO: istimewa)

COWASJP.COM – PT Merpati Maintenace Facility (MMF) terus menambah koleksi sertifikasinya sebagai perusahaan yang bergerak di bidang maintenance facility pesawat udara. 

MMF yang berdiri sebagai anak perusahaan PT MNA (Persero) sejak 27 Januari 2016 telah memiliki puluhan sertifikat. 
Tahun 2017 MMF mengawali  prestasi dengan meraih sertifikasi KAN (Komite Akreditasi Nasional). 

Oktober 2018 MMF memperoleh Status Industri Pertahanan dalam bidang perawatan  dan perbaikan pesawat udara dan komponennya.

Dalam waktu yang hampir bersamaan tahun 2018 itu juga, MMF juga mendapat sertifikasi Otorita Kelaikudaraan Sipil Filipina.Tak ayal di awal 2019, MMF meraih sertifikasi ISO: 2001. 

Puncaknya, akhir tahun 2020 ini MMF mengantongi sertifikasi dari Indonesia Military Airworthiness Authority (IMAA). Sertifikasi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Pusat Kelaikan (Kapuslaik) Kementerian Pertahanan RI, Laksma TNI Teguh Sugiono, S.E., M.M bersama Ketua IMAA dan beberapa Inspektur IMAA di fasilitas MMF Juanda, Sidoarjo, Rabu pagi 23/12/2020.

Kepala Pusat Kelaikan (Kapuslaik) Kementerian Pertahanan RI, Laksamana TNI Teguh Sugiono, S.E., M.M  menyambut baik keinginan MMF untuk mendapatkan approval. IMAA siap men-support MMF sebagai salah satu Industri Pertahanan (Indhan) bidang MRO untuk pesawat militer dan komponennya.

“Sertifikasi khususnya  approval ini sangat penting bagi MMF karena fasilitas yang dimiliki cukup layak untuk mendapatkan apresiasi. Di mana kami sendiri sangat terbatas untuk industri yang memiliki kemampuan bisa melaksanakan maintenance terhadap Alutsista TNI khususnya pesawat,” kata Kapuslaik  Laksamana TNI Teguh Sugiono. 

sertifikat1.jpgPresiden Direktur PT MMF Rowin H. Mangkoesoebroto MSAE memegang sertifikat IMAA. (FOTO: istimewa)

"Dengan pemberian sertifikasi ini juga mengurangi ketergantungan Indonesia, khususnya TNI, dari pihak luar. Ini sangat mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kemampuan industri dalam negeri," tambahnya. 

Diharapkan MMF bisa berkontribusi dalam pelayanan peralatan alutsista.

President Director PT MMF Rowin H. Mangkoesoebroto MSAE mengatakan, "Sertifikat tersebut punya peran penting bagi perusahaan kami dalam meningkatkan kinerja MMF." 

Sertifikat tersebut memberi image bagi MMF dalam mendapatkan konsumen. "Selama ini, kami sudah melayani beberapa maskapai penerbangan baik sipil maupun militer,” terangnya

Rowin berharap, raihan serifikasi Indonesia Military Airworthiness Authority (IMAA) tersebut bisa memancing banyak maskapai untuk menggunakan jasa mereka. Sebab, perbandingan tarif jasa Maintenance Repair and Overhaull (MRO) luar negeri dengan nasional sangat jauh.

Salah satu contoh, tenaga ahli luar negeri biasanya dibayar empat kali lipat dibanding tenaga ahli Indonesia. "Padahal, kualitasnya sama saja," ujarnya. (*)

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda