Semangat Baru Setelah Halal bi Halal

Mansyur Effendi (tengah baju putih berkopiah) di acara Halal bi Halal Cowas JP. (FOTO: CoWasJP)

COWASJP.COM – Awal berita akan ada Halal bihalal CoWas JP wilayah Jawa Timur yang disebut tuan rumahnya Mas Arif Afandi 3 minggu yang lalu, saya tidak ada greget untuk datang. Rasanya kecil diri ini setelah menjalani amputasi beberapa kali yang akhirnya sampai 15 cm bawah lutut kaki kanan.

Betapa ngeri saya nanti melihat pandangan teman-teman Cowasers yang tentu saja pasti kelihatan masih ganteng-ganteng dan cantik-cantik setelah lama gak pernah bertemu. "Ya sudahlah gak apa-apa gak ikut datang halal bihalal," kata istri saya waktu itu.

Namun begitu baca WAG Cowas yang terus menerus daftar hadirnya bertambah banyak, batin ini tambah menangis karena tidak bisa saling bermaaf-maafan di even yang mulia pada Hari Raya Idul Fitri. 

Saat itu sudah 60 Cowasers yang mendaftar siap hadir. Saat saya melihat WAG Cowas di suatu pagi sebelum makan pagi, ada tamu yang datang di rumah saya.

"Ada tamu Mas," kata istriku. Tamu kemudian diminta masuk saja ke kamar. Saya memang jarang ke luar kamar. Kalau ingin berjemur baru ke luar kamar. 

"Assalamualaikum bro," sapa sang tamu.

Wah betapa semangat aku menyambutnya. Ternyata Abah Abdul Muis yang datang dengan pakaian gowes. Kami berangkulan erat dan mata ini tak terasa keluar air hangat yang sudah mengalir di pipi. Lama juga kami berangkulan. "Wah maaf belum ada apa pun yang bisa disajikan" kata istriku.

cowas2.jpgMansyur Effendi bersama Ibu-Ibu Cowasers. Paling kiri Surya Aka, Sekretaris Cowas JP.

Kami ngobrol cukup lama membicarakan awal mula aku sakit sampai Bang Haji sempat melihat kaki kananku tinggal separo. 

"Yah beginilah Bah Muiz." Kami memanggilnya Bah Muis. Memang gak paten, berubah-ubah asal suka aja. 

"Kita jalani aja keputusan dari Allah," kataku.

Abah Muis menanyakan apakah saya datang di acara HBH (Halal bi Halal) Cowas 23 Juni 2019? "Nggaklah," jawabku seenaknya. Memang aku gak ada niat hadir. Ternyata Abah Muis berharap saya bisa hadir. "Untuk menampilkan semangat baru Cak," kata Abdul Muis.

"Hemmm entahlah," jawabku sekenanya. 

Demikianlah akhirnya saya call Mas Slamet suhu Cowaser, apa layak kiranya si kaki satu hadir di HBH Cowas besok. Dan ternyata malah dinyatakan saya akan hadir di HBH bersama istri dan puteri saya. Ya saat itu juga saya putuskan untuk datang walau hati ini juga was-was. 

cowas1.jpgGus Amus sedang memberikan pencerahan Halal bi Halal. (FOTO: CoWasJP)

Pagi itu aku udah mandi menyiapkan diri untuk berangkat, karena selama ini aku hanya waslap badan, alias jarang mandi selama sakit, takut lukanya kena air. Pukul 10.00 mobil grab yang saya pesan datang yang akan membawa saya ke Hotel PrimeBiz Jalan Gayungan Kebonsari tempat HBH diselenggarakan. Lumayan masih sepi, aku menggumam sambil menjabat beberapa teman yang sudah hadir.

Tak terasa air hangat menetes juga di pipi. Begitu terharunya aku menjabat satu per satu teman-teman yang merangkul tubuh kurus ini. Allahu Akbar. Tak kusangka tem-teman begitu baik menerima aku di acara HBH ini. Ibu-Ibu juga begitu. Ternyata kedatanganku juga mendapat sambutan karena memang lama nggak bertemu.

Juga Bapak-Bapak yang mantan pejabat Jawa Pos pun begitu baik menyalami tanganku. Malahan aku sama beliau-beliau disuruh duduk di depan yang sedianya bukan untuk saya. Subhanallah, aku bersebelahan dengan Gus Amus (sapaan akrab Ustdaz Tasauf Agus Mustofa), gus Abror, Gus Arif Afandi, dan Gus-Gus yang lain. 

cowas3.jpgDari kiri: Gus Amus, Arif Afandi, Baharmi, Dhimam Abror (Ketua Cowas JP). (FOTO: CoWasJP)

Terima kasih dulur, ternyata kita bisa semesra ini sesama Cowas. Acara berakhir dengan tausyiah yang dibahas Gus Amus tentang pola hidup untuk orang-orang seusia Cowasers. 

Gus Amus membahas dengan gamblang pola-pola hidup bagi kita Cowasers. 

Ada 4 pola hidup. Pola makan, pola aktivitas, pola sosial dan yang terakhir pola spiritual. 

Alhamdulillah. Acara HBH Cowas benar-benar sampai di hati, yang kelak bisa membawa kebaikan Cowasers semua. Acara berakhir dengan ramah tamah makan bersama dan berfoto bersama. HBH Cowasers ternyata dihadiri 90 orang lebih. Alhamdulillah. Wallahu Akbar. (*)

Pewarta : Mansyur Efendi
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda