Inilah Pemenang Lomba Sapta Pesona Sleman 2018

COWASJP.COM – Upaya menyosialisasikan prinsip Sapta Pesona (aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah, dan kenangan) bagi pelaku pariwisata di Kabupaten Sleman terus dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman. Salah satu cara yang ditempuh adalah melalui Lomba Sapta Pesona yang diperuntukkan bagi hotel dan restoran yang ada di Kabupaten Sleman. 

Untuk hotel dan restoran ini,  yang dinilai dalam lomba adalah kebersihan public toilet, loker karyawan dan dapur.

"Kebersihan public toilet menjadi salah satu kriteria penilaian karena kebersihan toilet umum menggambarkan tingkat keberadaban masyarakat daerah, dan berpengaruh menciptakan kota/daerah yang berkelanjutan (sustainable), accessible, dan inclusive," jelas Kepala Dinas Pariwisata Sleman Sudarningsih.

Sedangkan kebersihan loker karyawan menjadi penting karena perhatian pada karyawan akan meningkatkan semangat kerja karyawan. Sehingga akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan. 

Demikian pula dengan kebersihan dapur. Studi menunjukkan dapur merupakan lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak dan menyebar jika praktik kebersihan yang tidak baik tidak dilakukan. 

seleman-pesona.jpg

"Meminimalkan risiko kontaminasi silang dan penyebaran bakteri dengan memastikan bahwa kebersihan dan keamanan makanan yang tepat merupakan elemen penting dalam memastikan kesejahteraan staf dan pelanggan," tambah Sudarningsih.

Lomba Sapta Pesona yang diikuti 10 hotel berbintang, 10 hotel nonbintang, dan 10 restoran ini telah berakhir dengan diumumkannya penerima penganugerahan Lomba Sapta Pesona. Pemberian penghargaan dilakukan di Amartapura Ballroom The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center pada Senin, (29/10).

Sudarningsih menyampaikan pula bahwa lomba ini merupakan rangkaian kegiatan memperingati Hari Pariwisata Sedunia yang jatuh pada tanggal 27 September. Dan sekaligus sebagai apresiasi terhadap Usaha Jasa Pariwisata yang ada di Kabupaten Sleman. Penilaian terkait lomba dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari auditor, baik auditor hotel maupun restoran, perwakilan dari asosiasi terkait (PHRI dan APJI), dan unsur Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman. 

Dari total 30 hotel dan restoran yang dinilai, ditetapkan masing-masing 5 yang terbaik di tiap kategori.

sleman-pesona2.jpg

Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, MSI menyampaikan selamat bagi seluruh pemenang Anugerah Sapta Pesona, sekaligus apresiasi bagi Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman. Melalui penghargaan ini diharapkan pelayanan terbaik menjadi tujuan utama dari pengelola hotel dan restoran yang ada bagi wisatawan yag berkunjung di Kabupaten Sleman. 

Sri Purnomo juga berpesan agar produk asli Sleman seperti beras Sleman dan air mineral DAXU, dapat ikut dipromosikan dan digunakan oleh hotel dan restoran yang ada di Kabupaten Sleman.

Dari hasil penilaian yang ada, tim juri sepakat menetapkan The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center menjadi yang terbaik untuk kategori hotel berbintang. Selanjutnya secara berturut-turut adalah Hyatt Regency Yogyakarta, The Rich Jogja Hotel, The Atrium Premier Hotel Yogyakarta, dan The Jayakarta Yogyakarta Hotel & Spa. 

Untuk kategori hotel nonbintang, predikat terbaik jatuh kepada Tiger Hotel Yogyakarta. Selanjutnya secara berturut-turut adalah Sambi Resort, Front One, Mandala Bhakti Wanitatama, dan Pondok Mertua. 

Sedangkan untuk kategori restoran, predikat terbaik jatuh ke Bornga. Selanjutnya secara berturut-turut adalah Sasanti, The Westlake, Pringsewu, dan Cafe Bricks. (*)

Pewarta :
Editor : Erwan Widyarto
Sumber :

Komentar Anda