The Power Of Silaturahim

Sukses Mandiri karena Keyakinan yang Kuat

DR Aqua Dwipayana (Foto: Istimewa/Grafis: CoWasJP)

COWASJP.COM – Saran saya sih lebih baik kerja sendiri sehingga atasan satu-satunya hanya ALLAH SWT. Alhamdulillah saya pada usia 35 tahun (2005) memutuskan mandiri. Sampai sekarang atau setelah 13 tahun alhamdulillah bisa lebih maju dibandingkan jadi pegawai. Semuanya karena ALLAH SWT dan menjalaninya dengan penuh keyakinan.

Itulah salah satu isi WA yang tadi sore saya kirimkan ke seorang teman yang sedang galau. Sengaja saya tulis seperti itu sebagai motivasi untuk menyemangati teman tersebut agar segera memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan yang baru dijalaninya dan kembali menekuni bisnis pribadinya.

Sebelumnya teman itu kirim WA sebagai berikut: "Subhanallah terima kasih banyak atas masukannya Bapak. Di usia 43 tahun ini saya galau antara masih kerja atau menekuni bisnis konsultan sendiri. Saya baru 1 minggu bergabung menjadi Marcomm Manager di salah satu perusahaan. Harus menjalani masa percobaan selama 3 bulan."

roso6.jpg

Teman itu melanjutkan, _"Kemarin sudah jalan 2 tahun saya resign dan bikin konsultan. Ini mulai kerja lagi, baru seminggu. Nuansanya beda kalo kerja ya.
_Terima kasih atas sarannya segera saya eksekusi Pak Aqua."

Tetap jadi Karyawan, tidak Yakin Kemampuan Dirinya
Selama ini banyak orang yang punya potensi untuk mengembangkan dirinya - setelah sekian lama jadi pegawai - namun ragu-ragu melakukannya. Tidak yakin dengan kemampuan sendiri dan kelebihan yang dimilikinya. Akhirnya tetap jadi karyawan sampai pensiun.

Di sisi lain ada yang seperti teman saya itu. Memutuskan pensiun dini dan usaha sendiri. Setelah menjalani sekian lama tidak puas dengan hasilnya. Akhirnya cari kerja ke sana ke mari dan kembali jadi karyawan.

aqua-dan-vence.jpg

Satu hal yang harus dimiliki setiap orang agar sukses menjalani aktivitas yang ditekuninya adalah KEYAKINAN yang kuat. Yakin pilihannya benar sehingga mencapai hasil yang optimal sesuai dengan yang diharapkannya.

Sebelumnya harus yakin bahwa TUHAN telah mengatur rejeki setiap orang. Sejak dalam kandungan Ibunya, rejekinya selama hidup - mulai lahir sampai meninggal dunia - telah dicatat. 

Jadi kalau memang rejekinya, insya ALLAH bakal diperolehnya. Namun untuk mendapatkan itu harus berusaha.

Yakin Semua Rejeki dari TUHAN yang Terbaik

Terkait dengan rejeki dalam bentuk materi, ada di sekitar kita. Arahnya dari berbagai penjuru mata angin. Butuh keyakinan yang kuat dan usaha maksimal untuk memperolehnya.

Lebih bagus lagi kalau semua itu dilandasi dengan hati yang bersih, komunikasi yang baik pada semua orang, dan selalu berpikir positif. Dengan begitu maka TUHAN akan memperlancar memberikan rejeki dariNYA ke umat manusia yang melakukan itu.

Yakinlah bahwa TUHAN selalu memberikan rejeki ke setiap umatnya. Bentuk dan nilainya berbeda-beda buat setiap orang. Namun semuanya harus disyukuri. Jangan sekali-kali disesali.

Apapun rejeki yang diberikan TUHAN itu adalah yang terbaik untuk setiap individu. Selain disyukuri, jangan lupa untuk berbagi pada sesama. 

Semakin banyak berbagi utamanya materi makin bagus. Lakukanlah dengan tulus ikhlas dan konsisten. Yakinlah TUHAN akan membalasnya dengan berlipat ganda baik di dunia maupun di akhirat.

Kunci Keberhasilan Usaha Dikaitkan dengan Pemasaran
Kembali ke teman yang sedang galau tersebut saya tekankan agar segera memutuskan untuk kembali menekuni bisnis pribadinya. Harus yakin usahanya itu prospek dan kelak berkembang pesat. Amin ya robbal aalamin.

Kunci keberhasilan usaha konsultan dan bisnis-bisnis lainnya jika dikaitkan dengan pemasaran sedikitnya ada dua. Pertama menjaga, memelihara, mengembangkan, dan meningkatkan silaturahim. Semakin banyak relasinya maka potensi memajukan usahanya tambah besar. 

ramly.jpgKetika silaturahim ke kediaman Kiai Ramly Syahir di Probolinggo. Hari itu ada 4 sasaran silaturahim.

Kedua, memberikan pelayanan secara total, tidak setengah-setengah. Setiap saat selama 24 jam harus mudah diakses oleh pelanggan. Siapa pun yang minta bantuan usahakan memberikan pertolongan dengan optimal tanpa melihat latar belakangnya dan segera tuntaskan.

Semoga teman saya dan banyak orang yang sedang galau - antara tetap jadi karyawan dan pensiun dini - dengan hati yang jernih dan kepala dingin dapat segera mengambil keputusan untuk mandiri dengan atasan satu2nya hanya TUHAN. Diiringi keyakinan yang kuat untuk mandiri karena TUHAN selalu memberi pertolongan ke orang-orang yang membutuhkannya. Amin ya robbal aalamin.

Dari Bogor saya ucapkan selamat berusaha jadi orang bebas merdeka dengan atasan satu2nya hanya TUHAN. Salam hormat buat keluarga ya. (*)

Penulis adalah: Aqua Dwipayana, pakar komunikasi dan motivator nasional. Juga mantan wartawan Jawa Pos.

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda