Banyumas Penuh Hiburan Selama Libur Lebaran

FOTO: Istimewa

COWASJP.COM – Menikmati libur Lebaran di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dijamin menyenangkan. Anda bisa berkunjung ke berbagai objek wisata bersama keluarga selama libur Lebaran nanti.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa menikmati suguhan pertunjukan kesenian tradisional di sejumlah destinasi wisata. Saat ini Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar ) Kabupaten Banyumas sudah menyiapkan pergelaran kesenian tradisional untuk memanjakan para pengunjung objek wisata.

kuda-lumping-2.jpg

Beberapa kesenian tradisional yang siap ditampilkan adalah lengger, ebeg atau kuda lumping, kentungan, dan siteran. Sekretaris Dinporabudpar Banyumas Suwondo mengatakan, pihaknya akan menggelar kesenian tradisional itu di Alun-Alun Purwokerto, Taman Rekreasi Andhang Pangrenan, Taman Balai Kemambang, dan Lokawisata Baturraden.

“Kami memilih tempat ini karena lokasinya strategis dan memiliki atmosfer yang kuat untuk dikunjungi masyarakat,” ujar Suwondo.

Berdasarkan jadwal yang sudah beredar, Baturraden akan menggelar kesenian kentungan pada 16-24 Juni mulai pukul 09:00 hingga 16:00 WIB. Sementara itu, lengger akan ditampilkan pada 17 Juni pukul 10:00-15:00 WIB. Ebeg atau kudang lumping akan dipentaskan pada 19 Juni pukul 10:00-15:00 WIB.

wisata-kabupaten-banyumas.jpg

Di sisi lain, Taman Rekreasi Andhang Pangrenan Purwokerto akan mementaskan kesenian kentungan pada 16-17 Juni pukul 19:30-21:00 WIB. Taman Balai Kemambang akan menghelat kesenian siteran Banyumasan pada 19-21 Juni pukul 19:30-21:00 WIB.
Kesenian kentungan juga akan dipentaskan di Alun-Alun Purwokerto pada 17 dan 19 Juni pukul 19:30-21:30 WIB. Pada 18 Juni akan ditampilkan kesenian lengger pukul 19:30-21:30 WIB.

Suwondo mengatakan, kesenian tradisional tersebut bertujuan menghibur masyarakat, khususnya para pemudik dan wisatawan.
Menurut Suwondo, para pemudik biasanya merindukan hiburan berupa kesenian tradisional. Hal itulah yang membuat pihaknya memilih menggelar pertunjukan kesenian tradisional di ruang publik.

“Selain menghibur masyarakat, tujuan penyelenggaraan juga untuk menaungi dan memberi ruang bagi seniman agar mereka terus bisa berkreasi pada seni tradisi Banyumas,” kata Suwondo. (*)

Pewarta :
Editor : Erwan Widyarto
Sumber :

Komentar Anda