KAGAMA Kutuk Teror Bom di Surabaya

Foto: Istimewa/GRAFIS: CoWasJP

COWASJP.COM – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) mengutuk keras teror bom dan aksi teror yang terjadi di beberapa Gereja di Surabaya. Menanggapi teros yang menimbulkan korban jiwa, korban luka-luka dan kerusakan tersebut, Pengurus Pusat KAGAMA menyampaikan pernyataan sebagai berikut:

1. Mengutuk dengan keras aksi teror tersebut. Tindakan teror tersebut adalah tindakan biadab, tidak berperikemanusiaan dan tidak dibenarkan oleh ajaran agama.

LAWAN-TEROR.jpg

BACA JUGA: Polda Jatim: Korban di Tiga Gereja, Delapan Meninggal, 38 Luka

2. Menyampaikan rasa duka yg mendalam bagi para korban dan juga keluarga yg ditinggalkan. 

3. Mengharapkan aparat keamanan untuk segera menangkap para pelaku dan segera mengungkap jaringannya. KAGAMA meminta aparat keamanan untuk meningkatkan upaya pencegahan agar peritiswa yg sama tdk terulang kembali di bumi Pancasila.

BACA JUGA: Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Santa Maria Surabaya Dua Orang dan Naik Motor

4. Mengajak pada setiap komponen bangsa untuk bersatu melawan terorisme. Seluruh rakyat Indonesia tidak pernah takut terhadap  para teroris yg ingin menghancurkan Negeri Pancasila.

TEROR-BOM1.jpg

5. Terakhir,  KAGAMA juga mengajak seluruh umat beragama  di seluruh pelosok tanah air untuk tetap menjaga persaudaraan, mempererat persatuan dan memperkuat kohesi sosial. Sehingga tujuan  utama dari terorisme untuk memecah belah bangsa tdk bisa terwujud.

Pernyataan yang dibuat di Jakarta, 13 Mei 2018 ini ditandatangani oleh Pengurus Pusat Kagama yakni Ganjar Pranowo (Ketua Umum), Budi Karya Sumadi (Ketua Harian) dan Ari Dwipayana (Sekretaris Jenderal). (*)

Pewarta :
Editor : Erwan Widyarto
Sumber :

Komentar Anda