Perpanjangan SIM di Sidoarjo Bertele-tele

Gerbang Mall Pelayanan Publik Kabupaten Sidoarjo. (FOTO: CoWasJP)

COWASJP.COM – Ribuan warga harus bolak-balik ke MPP (Mall Pelayanan Publik), Lingkar Timur, Sidoarjo. Mereka mengurus perpanjangan SIM, tapi molor terus. Bertele-tele.

Awalnya, seperti biasa. Foto, melengkapi surat kesehatan, foto sidik jari. Kemudian diumumkan sebulan lagi bisa diambil SIM (surat izin mengemudi)-nya. Ada yang harus menunggu dua bulan. Mengambilnya malam, pukul 19.00 - 21.00.

Mengapa? Kartu SIM-nya habis. Menunggu suplai dari pusat.

Kebetulan kami juga mengurus perpanjangan SIM A dan C. Pada 5 Oktober 2019 lalu.

Apa yang terjadi saat mengambil SIM sebulan kemudian? Tepat sebulan, sesuai janji petugas, Selasa 5 November 2019, kami datang malam di MPP Sidoarjo.

suhu1.jpg

Banyak orang kecele. Ternyata diberitahukan bahwa mengambil SIM-nya bukan malam, tapi siang.

Pada jam kerja. Pukul 08.00 - 15.00. Aduh.

Hari itu, kata petugas 700 orang mengambil SIM. Mereka menunggu sejak siang sampai malam baru selesai.

 Maka, untuk menghindari antrean panjang, kami ke MPP lagi 12 November 2019 pagi. Jam 08.00.

Ternyata belum jadi juga. Hanya menumpuk tanda pengurusan SIM.

"Belum jadi Pak. Nanti baru bisa diambil jam 15.00 - 17.00," kata petugas.

Terpaksa ratusan warga harus pulang dulu. Baru sorenya kembali lagi ke MPP untuk mengambil SIM-nya. 

Apakah 12 November sore ini sudah jadi? Belum jelas.

Banyak warga Kabupaten Sidoarjo mengeluh. Harus bolak-balik. Izin kantor dan lain-lain.

Berarti dalam waktu sebulan tidak rampung-rampung juga. Padahal tinggal nge-print.

Di bagian pengurusan SIM hanya tersedia satu komputer untuk foto. Komputernya kuno pula. Beda jauh dengan yang di Supermarket Sun City. Ketika perpanjangan SIM 2014 lalu. Sangat cepat. Tidak sampai 30 menit jadi. Komputernya lebih dari satu dan lebih canggih. Foto sidik jarinya cepat.

Petugasnya sabar. Tidak membentak-bentak menyuruh orang supaya cepat tanda tangannya seperti yang di MPP.

Apakah pelayanan SIM di Sidoarjo di era serba digital dan cepat ini masih bertele-tele terus? Semoga tidak.

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda