Harapan Pecinta Kebaya Blitar

Dr Erna Bayu Setiyaningrum D.CL (nomor 5 dari kiri) dan tokoh Komunitas Pecinta Batik Blitar. (FOTO: istimewa)

COWASJP.COM – Komunitas Pecinta Kebaya (KPKB) Blitar bernaung di bawah Komunitas Pecinta Budaya Nusantara yang berpusat di Surabaya.

Komunitas yang lahir kurang dari satu tahun ini memiliki grup Medsos Facebook yang memiliki anggota lebih dari 25.000 orang. 

Komunitas Pecinta Budaya Nusantara di ketuai Dr. Erna Setiyaningrum, SST, SE, MM, MA, MPdK, D.CL dan berada di bawah binaan Bpk Ris Handana Prawiradirja S.Ars.

BACA JUGA:  Jejak Pecinta Budaya Nusantara di Jember

"Komunitas ini berkembang sangat pesat dengan anggota di berbagai kota, jumlahnya lebih dari 500 anggota," kata Dr Erna Bayu Setiyaningrum D.CL.

Komunitas Pecinta Kebaya Blitar (KPKB) merupakan komunitas yang terdiri dari ibu-ibu dengan berbagai latar belakang. Mulai dari ibu rumah tangga, pegawai negeri, pegawai swasta, dan pengusaha yang memiliki kepedulian terhadap budaya Indonesia. Yang diapresiasikan dalam bentuk fashion, yaitu busana kebaya dan kain batik serta asesorisnya. 

erna1741a6.jpg

Kecantikan dan keluwesan adalah hal yang paling ditonjolkan untuk menunjukkan keindahan budaya Indonesia.

BACA JUGA: Alat Kontrasepsi untuk Perempuan Penderita Diabetes

KPKB digawangi oleh Soecy M Ilyas (ketua). Rina Irianti (Wakil Ketua) Mandany Monoarfa (Penasehat). Endang Kalimasada (Pembina). Bagus Putuparto (Pembina). 

KPKB memiliki visi dan misi sama dengan PBN (Pecinta Budaya Nusantara). Karena merupakan bagian dari PBN. 

erna23b913.jpg

KPKB bergerak di bidang sosial dan budaya yang bersatu padu untuk melestarikan busana kebaya di Blitar dan meningkatkan pemberdayaan perempuan dari segala aspek. 

KPKB berkumpul setiap hari Minggu untuk berlatih bagi para perempuan yang ingin berlatih menari. 

BACA JUGA: Janin dan Campak Jerman

Bagi anggota yang sudah mahir, maka mereka melatih linedance di sekolah-sekolah. "Harapan awal, tahun depan mereka bisa mengajak ribuan orang untuk melakukan linedance dengan busana KEBAYA bersama-sama," jelas Dr Erna.

Selanjutnya bisa menginspirasi seluruh perempuan di pelosok negeri. (ern@)

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda