Duta Dakwah UIN

Harus Mampu Bahasa Inggris dan Arab

10 finalis Duta Dakwah UIN. (FOTO: Aka)

COWASJP.COM – Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Ampel Surabaya Kamis 26 September menggelar Duta Dakwah 2019. 

Ajang pemilihan putra-putri dakwah ini diikuti 61 peserta. Digelar bersamaan dengan penutupan Konferensi Internasional Dakwah 22 - 26 September.

Para peserta Duta Dakwah harus bisa tampil dengan performa bak model di panggung. Juga harus mampu berbahasa Inggris dan Arab saat memperkenalkan diri dan menjawab  pertanyaan juri.

Menurut Wakil Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel, Dr Agus Santoso SAg MPd tujuan Duta Dakwah adalah menggali talenta dan potensi mahasiswa. 

ekspo-kampus1.jpgDuo dosen Surya Aka (kiri, pewarta) dan Dr Abdul Halim M.Ag mendendangkan lagu Keramat, karya Rhoma Irama. (FOTO: istimewa)

"Sekaligus sebagai penguatan ilmu mahasiswa agar siap tampil di hadapan publik," tambah Agus kepada CowasJP.com.

Talenta yang digali meliputi  public speaking (ceramah, MC, baik dengan bahasa Arab maupun Inggris), qori qoriah, musik  dan kemampuan bercerita.
 
Agus menilai selain potensi mahasiswa makin terasah juga meningkatkan keterampilan para pendukungnya. Antara lain sound and lighting man. Dakwah TV untuk broadcastingnya. 

Masih banyak inovasi yang terus berkembang. Ikut memeriahkan grandfinal tampilnya duo dosen Dr Abdul Halim MAg dan Surya Aka MH membawakan lagu Keramat karya Rhoma Irama yang mendapat sambutan meriah. (*)

Pewarta : Surya Aka
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda